Kenapa Jalan Pegunungan Berkelok? Ini Tips Melintasi Jalan di Gunung

Rifan Aditya

Sabtu, 15 Agustus 2020 | 16:39 WIB
Kenapa Jalan Pegunungan Berkelok? Ini Tips Melintasi Jalan di Gunung
Kawasan atau destinasi wisata Puncak, Bogor, Jawa Barat. (Shutterstock)

Suara.com - Jika Anda berwisata ke daerah pegunungan tentu akan melewati jalan yang berkelok-kelok. Lalu terlintas pertanyaan kenapa jalan pegunungan berkelok? Bagaimana pula tips aman melintasi jalan di gunung?

Jalan pegunungan yang berkelok membuat waktu tempuh menjadi lebih lama dibandingkan dengan jalan lurus seperti jalan tol. Tapi ada alasan khusus yang membuat perancang jalan membuat rute jalan pegunungan dengan berliku-liku.

Fakta di Balik Jalan di Pegunungan Berkelok

Jalan di pegunungan memang sengaja dibuat berkelok-kelok, tujuannya adalah untuk membantu kendaraan yang naik maupun turun menjadi lebih mudah untuk melaju.

Kendaraan bermotor baik mobil maupun motor pada umumnya tidak cukup kuat jika harus melewati tanjakan yang terjal dengan jarak yang cukup panjang dan waktu yang sama.

Sehingga tenaga kendaraan akan terkuras cukup banyak. Pada saat kendaraan melewati jalan yang berkelok, tingkat keamanannya akan menjadi lebih tinggi daripada jalanan yang cukup curam dan terjal.

Alasan lain kenapa jalan di pegunungan berkelok adalah dengan menerapkan prinsip bidang miring. Bidang miring merupakan salah satu jenis prinsip atau alat yang dapat memudahkan pekerjaan manusia.

Ketika landasan atau sebuah bidang yang dilewati tersebut landai, maka tenaga yang dibutuhkan untuk menuju puncak menjadi lebih kecil, begitupun akan terjadi pada sebaliknya.

Itulah mengapa, seorang perancang jalan pasti memperhatikan faktor ini. Sehingga ketika jalan terlihat terlalu curam, akan dirancang lebih berkelok untuk memperkecil tenaga.

baca juga

Selain untuk memudahkan laju kendaraan Anda, tentu saja hal ini akan membuat Anda menjadi jauh lebih aman.

Tips Aman Melintasi Jalan di Gunung yang Berkelok

  1. Pastikan tubuh Anda dalam keadaan sehat dan bugar, karena mengemudi di jalan berkelok memerlukan  banyak energi dan  konsentrasi tinggi. Jangan lupa mengecek kendaraan Anda khususnya  kondisi cairan rem dan transmisi, periksa juga ketebalan kampas rem, tekanan angin ban, dan jangan lupa mengisi  penuh tangki bahan bakar.
  2. Jika Anda menggunakan mobil, Anda bisa menggunakan sedikit putaran mesin dan manfaatkan gravitasi untuk membuat mobil menggelinding ke bawah. Untuk mengatur kecepatan mobil turun, jangan banyak mengandalkan rem, namun manfaatkan juga engine brake dengan memindahkan gigi ke posisi lebih rendah.
  3. Prinsip utama untuk menyalip adalah Anda sebagai pengemudi harus memastikan dulu kondisi aman jika menyalip.
  4. Jangan menikung terlalu kencang. Posisi terbaik saat menikung adalah di sisi paling luar jalur, tujuannya adalah untuk memberi ruang menghindar jika ada kendaraan dari arah berlawanan masuk tikungan dengan terlalu cepat dan kehilangan kontrol.
  5. Jika menemukan blind spot di jalan pegunungan berkelok, Anda harus segera mengurangi kecepatan dan membunyikan klakson atau menyalakan lampu untuk memberi tahu kehadiran Anda kepada pengguna jalan lainnya.

Selain beberapa tips di atas, saat melintasi jalan di gunung yang berkelok sebaiknya Anda menanjak dengan gigi rendah.

Anda juga harus memperhatikan temperatur mesin, karena mesin yang bekerja di putaran tinggi dengan posisi gigi rendah akan membuat mesin menjadi lebih cepat panas.

Jika indikator suhu mulai mendekati batas bahaya, maka segera berhenti di tempat yang aman.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Cara Mengemudi Mobil, Bila Ketemu Rombongan Pesepeda di Jalan Raya

Ini Cara Mengemudi Mobil, Bila Ketemu Rombongan Pesepeda di Jalan Raya

Otomotif | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 21:05 WIB

Aksi Nyeleneh Orang Tambal Jalan Pakai Mie, Tahan Dilindas Mobil?

Aksi Nyeleneh Orang Tambal Jalan Pakai Mie, Tahan Dilindas Mobil?

Otomotif | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 16:21 WIB

Mulai 17 Agustus, Pemotor Lewat Jalur Cepat Jalan Margonda Bakal Ditilang

Mulai 17 Agustus, Pemotor Lewat Jalur Cepat Jalan Margonda Bakal Ditilang

Otomotif | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 13:15 WIB

Terkini

Gus Yahya soal Muktamar NU ke-35 Ricuh: Saya Janji Cari Jalan Keluar yang Bijaksana

Gus Yahya soal Muktamar NU ke-35 Ricuh: Saya Janji Cari Jalan Keluar yang Bijaksana

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 18:40 WIB

Mahasiswa Ngebut Bawa Mobil Tabrak Motor di Medan, IRT Tewas

Mahasiswa Ngebut Bawa Mobil Tabrak Motor di Medan, IRT Tewas

Sumut | Minggu, 30 Agustus 2026 | 18:32 WIB

Cuma 99 Ribu, Bawa Pulang 2 Produk Salon Ternama Johnny Andrean Pakai BRImo

Cuma 99 Ribu, Bawa Pulang 2 Produk Salon Ternama Johnny Andrean Pakai BRImo

Bri | Minggu, 30 Agustus 2026 | 18:30 WIB

5 Sepatu Lokal Wanita Kronikel Project Paling Laris, Model Stylish Wajib Masuk Wishlist

5 Sepatu Lokal Wanita Kronikel Project Paling Laris, Model Stylish Wajib Masuk Wishlist

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 18:25 WIB

BNPB Jelaskan Alasan Ambil Air Kolam Warga untuk Padamkan Karhutla

BNPB Jelaskan Alasan Ambil Air Kolam Warga untuk Padamkan Karhutla

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 18:18 WIB

4 Rekomendasi Sepatu Lari Stylish untuk Tren Run to Coffee, Sporty tapi Tetap Trendi

4 Rekomendasi Sepatu Lari Stylish untuk Tren Run to Coffee, Sporty tapi Tetap Trendi

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 18:15 WIB

Saatnya Aliansi Sawit Melindungi Petani Swadaya, Bukan Cuma Korporasi

Saatnya Aliansi Sawit Melindungi Petani Swadaya, Bukan Cuma Korporasi

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 18:15 WIB

Besok, Siswa di Pekanbaru Masuk Sekolah usai Diliburkan Gegara Kabut Asap

Besok, Siswa di Pekanbaru Masuk Sekolah usai Diliburkan Gegara Kabut Asap

Riau | Minggu, 30 Agustus 2026 | 18:11 WIB

3 Emiten yang Dicap Sebagai Saham Berbasis Hijau

3 Emiten yang Dicap Sebagai Saham Berbasis Hijau

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 18:11 WIB

Pendukung Gus Yusuf Nyatakan Muktamar NU ke-35 Tak Legitimate, Mosi Tak Percaya ke Pimpinan Sidang

Pendukung Gus Yusuf Nyatakan Muktamar NU ke-35 Tak Legitimate, Mosi Tak Percaya ke Pimpinan Sidang

Jawa Tengah | Minggu, 30 Agustus 2026 | 18:07 WIB

×