alexametrics

Gempa Bengkulu Magnitudo 5,5 Masih Bagian dari Gempa Kembar 19 Agustus

Liberty Jemadu
Gempa Bengkulu Magnitudo 5,5 Masih Bagian dari Gempa Kembar 19 Agustus
Peta gempa bumi magnitudo 6,9 di Bengkulu pada Rabu (19/8/2020) [Antara/BMKG]

Gempa Bengkulu bermagnitudo 5,7 merupakan gempa susulan dari dua gempa utama berkekuatan magnitudo 6,6 dan 6,7 pada 19 Agustus lalu.

Suara.com - Gempa Bengkulu bermagnitudo 5,5 pada Sabtu pagi (22/8/2020) masih merupakan bagian dari gempa kembar yang terjadi pada 19 Agustus kemarin, demikian dikatakan Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono.

Daryono mengatakan bahwa gempa magnitudo 5,7 di Bengkulu merupakan gempa susulan dari dua gempa utama berkekuatan magnitudo 6,6 dan 6,7 pada 19 Agustus lalu.

"Gempa Bengkulu pagi ini masih merupakan rangkaian gempa susulan (aftershocks) dari Gempa Doublet pada 19 Agustus 2020. Hingga hari ini, Sabtu, 22 Agustus 2020 pukul 12.00 WIB telah tercatat 17 kali gempa susulan," jelas Daryono.

Gempa Bengkulu pada Sabtu berpusat di titik yang berjarak 136 kilometer arah barat Kota Bengkulu sekitar pukul 07.39.36 WIB. Lindu ini termasuk jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas zona subduksi.

Baca Juga: BMKG: Waspada Banjir Rob Akibat Fenomena Perigee

"Gempa tidak berpotensi tsunami," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono seperti disitat dari Antara.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa tersebut berpusat di laut pada koordinat 3,98 Lintang Selatan dan 101,04 Bujur Timur, pada kedalaman 21 kilometer (km).

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa Bengkulu tersebut merupakan jenis gempa dangkal akibat aktifitas subduksi lempeng di zona megathrust dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa Bengkulu tersebut.

Baca Juga: 3 Fakta Gempa Laut Banda - Laut Flores yang Terasa Hingga Kalimantan Utara

Komentar