Ilmuwan Ciptakan Keyboard Kertas, Tanpa Listrik dan Tahan Air

Liberty Jemadu, Lintang Siltya Utami

Sabtu, 05 September 2020 | 21:35 WIB
Ilmuwan Ciptakan Keyboard Kertas, Tanpa Listrik dan Tahan Air
Ilustrasi keyboard. [Shutterstock]

Suara.com - Para ilmuwan berhasil menemukan cara yang dapat mengubah hampir semua kertas atau karton menjadi keyboard tahan air yang dapat dilipat ke dalam saku dan tidak memerlukan sumber listrik dengan menggunakan proses pencetakan baru.

Teknologi ini menggunakan lapisan khusus yang antiair dan debu, sehingga memungkinkan beberapa lapisan sirkuit dicetak di atas kertas tanpa noda atau degradasi di antara lapisan tersebut.

Di sisi lain kertas atau karton, pencetakan tinta standar dapat digunakan untuk menunjukkan di mana titik-titik tekanan atau tombol dan apa yang mewakilinya. Lapisan ini dapat dicetak dalam desain yang diinginkan, mulai dari keypad numerik hingga kontrol volume.

Menariknya, tidak ada baterai atau colokan listrik yang diperlukan untuk mengoperasikan keyboard. Teknologi ini dikenal sebagai triboelectric nanogenerator atau TENG, yang mampu diberdayakan sepenuhnya dari sentuhan operator dan energi mekanik yang dihasilkan.

"Ini adalah pertama kalinya perangkat elektronik self-powered berbasis kertas didemonstrasikan," kata Ramses Martinez, insinyur biomedis dari Purdue University, seperti dikutip Science Alert pada Sabtu (5/9/2020).

Martinez menambahkan bahwa tim ahli mengembangkan metode untuk membuat kertas anti air, minyak, dan debu dengan melapisinya dengan molekul yang sangat berfluorinasi.

"Lapisan omniphobic ini memungkinkan kami untuk mencetak beberapa lapisan sirkuit ke atas kertas tanpa membuat tinta berlepotan dari satu lapisan ke lapisan berikutnya," tambah Martinez.

Saat bagian cetakan dari kertas ditekan, itu dapat mengirimkan sinyal melalui Bluetooth ke perangkat lain, seperti laptop. Dengan temuan ini, pengguna mendapatkan keyboard ringan yang dapat dilipat dan dapat dibawa ke mana saja serta mudah dibersihkan saat diperlukan.

Perangkat kertas ini juga berbiaya rendah untuk diproduksi dengan biaya kurang dari 0,25 dolar AS atau sekitar Rp 3.700. Potensi penggunaan termasuk smart packaging atau di mana perangkat input sementara diperlukan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera

Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera

Riau | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:17 WIB

Sudahi Kebiasaan Doomscrolling! Tak Semua Hal di Internet Perlu Diikuti

Sudahi Kebiasaan Doomscrolling! Tak Semua Hal di Internet Perlu Diikuti

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Ikan Sungai Batanghari Makin Hilang, dari 300 Spesies Kini Tinggal 135

Ikan Sungai Batanghari Makin Hilang, dari 300 Spesies Kini Tinggal 135

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14 WIB

Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran

Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:08 WIB

6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya

6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun

Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Cara Dapat Cashback Tiket Whoosh Pakai BRImo

Cara Dapat Cashback Tiket Whoosh Pakai BRImo

Bri | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo

Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 909 Kejadian, Indikasi Luas Terdampak 664,87 Hektare

Karhutla Sumsel Tembus 909 Kejadian, Indikasi Luas Terdampak 664,87 Hektare

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Aneh, Wamenkop Farida Farichah Ungkap Alasannya

Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Aneh, Wamenkop Farida Farichah Ungkap Alasannya

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:50 WIB

×