alexametrics

Xiaomi Siapkan Paten Pemblokiran Panggilan Masuk?

Dythia Novianty
Xiaomi Siapkan Paten Pemblokiran Panggilan Masuk?
Ilustrasi logo Xiaomi. [Greg Baker/AFP]

Xiaomi menerbitkan paten penemuan yang disebut "Metode dan Perangkat untuk Memblokir Panggilan".

Suara.com - Menurut laporan terbaru dari China, Xiaomi Technology Co., Ltd. menerbitkan paten penemuan yang disebut "Metode dan Perangkat untuk Memblokir Panggilan".

Tanggal aplikasi adalah 29 Oktober 2014, nomor aplikasi CN201410594119.6 sedangkan nomor publikasi CN105635414B. Menurut penjelasannya, ini tentang metode dan perangkat untuk memblokir panggilan masuk.

Dimana ada panggilan masuk dengan tanda oleh pengguna, itu mengingatkan pengguna bahwa mereka tidak perlu menjawab panggilan tersebut.

Deskripsi metode ini meliputi, menerima panggilan masuk dan memperoleh identifikasi telepon dari panggilan masuk. Ini juga menilai apakah panggilan masuk adalah panggilan berbahaya menurut identifikasi telepon panggilan masuk itu.

Baca Juga: Redmi 9C Akhirnya Diluncurkan di Indonesia pada 9 September

Ilustrasi panggilan telepon. [Shutterstock]
Ilustrasi panggilan telepon. [Shutterstock]

Jika panggilan masuk berbahaya, itu melindungi panggilan masuk dan mengingatkan pengguna. Publikasi ini digunakan untuk memblokir telepon yang ditandai sebagai pengenal telepon berbahaya.

Xiaomi cukup inovatif dan telah mengembangkan teknologi baru. Sebagaimana melansir laman Gizchina, Minggu (6/9/2020), menurut pabrikannya, teknologi kamera bawah layar generasi ketiga akan menjadi solusi terbaik untuk pendekatan kamera bawah layar.

Muncul dengan tampilan yang sempurna dan efek selfie. Dan itu benar-benar memasuki tahap produksi massal.

Teknologi kamera di bawah layar generasi ketiga Xiaomi, dapat membuat semua piksel fisik menyala 100 persen. Inovasi ini memecahkan masalah dari dua generasi sebelumnya dari teknologi kamera di bawah layar.

Pertama, mengadopsi pengaturan piksel baru yang dikembangkan sendiri. Ini memungkinkan layar untuk melewatkan cahaya melalui area celah sub-piksel tanpa mengorbankan kerapatan piksel.

Baca Juga: Review Redmi 9A, HP Termurah Xiaomi di Indonesia

Ada dua kali lebih banyak piksel horizontal / vertikal di area tampilan. Dan pencitraan selfie sebanding dengan kamera depan tradisional.

Komentar