Kontroversial, Para Ahli Usulkan Cara Baru Alokasi Vaksin Covid-19 Pertama

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 08 September 2020 | 12:30 WIB
Kontroversial, Para Ahli Usulkan Cara Baru Alokasi Vaksin Covid-19 Pertama
Peneliti berupaya menciptakan vaksin virus corona. (ANTARA/Shutterstock/am.)
Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]
Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]

Penelitian baru-baru ini menemukan bahwa sedikitnya 10 persen dari pasien yang terinfeksi menyebabkan 80 persen kasus infeksi. Hal yang membuatnya semakin sulit adalah hingga 40 persen dari orang yang membawa virus tidak menunjukkan gejala sama sekali.

Sangat sedikit penyebar Covid-19 berusia lanjut. Orang-orang lebih muda memiliki kecenderungan lebih besar untuk melanjutkan kehidupan sosial di sekolah dan di tempat lain.

Lingkaran sosial itu menjadi tempat paling subur untuk penyebaran Covid-19. Orang-orang muda ini juga memiliki risiko kematian jauh lebih rendah atau gejala yang parah.

Kasus tercatat meningkat pada kelompok usia 15 hingga 25 tahun, kemungkinan tanda lain bahwa orang-orang tersebut mendorong penyebaran virus.

American Academy of Pediatrics and the Children's Hospital Association melaporkan, setidaknya 338.000 anak-anak telah dites positif terkena virus hingga 30 Juli, dengan lebih dari seperempat dari jumlah dites positif hanya dalam dua minggu terakhir.

Tak hanya itu, Los Angeles County menjadi hot spot bagi virus dengan ditemukannya banyak kasus baru. Di California, kaum muda berusia antara 18 hingga 34 tahun juga menyumbang lebih dari sepertiga kasus.

Dengan atau tanpa vaksin, strategi untuk orang yang lebih tua terutama bagi orang tua yang memiliki kondisi medis adalah menghindari kontak dengan calon pembawa virus.

Secara optimal, orang tua akan menurunkan kematian dengan tinggal di rumah dan orang yang lebih muda akan menurunkan infeksi dengan mendapatkan vaksinasi dalam jumlah yang lebih besar.

Ilustrasi manula mengenakan masker. [Shutterstock]
Ilustrasi manula mengenakan masker. [Shutterstock]

Dilansir dari Science Alert, Selasa (8/9/2020), para ahli memperkirakan tekanan dan politik seputar memprioritaskan distribusi vaksin akan semakin kuat. Meskipun strategi semacam itu mungkin tampak berlawanan dengan intuisi, banyak bukti menunjukkan bahwa ini akan menjadi pendekatan yang tepat.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Klaim Aman, Sinovac: 90% Pegawai dan Keluarganya Sudah Divaksin Covid-19

Klaim Aman, Sinovac: 90% Pegawai dan Keluarganya Sudah Divaksin Covid-19

Jatim | Senin, 07 September 2020 | 08:40 WIB

Percaya Teori Konspirasi, 25 Persen Warga Brasil Menolak Vaksin Covid-19

Percaya Teori Konspirasi, 25 Persen Warga Brasil Menolak Vaksin Covid-19

Health | Senin, 07 September 2020 | 08:00 WIB

Bos Sinovac Sebut 90% Pegawai dan Keluarganya Telah Peroleh Vaksin Covid-19

Bos Sinovac Sebut 90% Pegawai dan Keluarganya Telah Peroleh Vaksin Covid-19

Tekno | Senin, 07 September 2020 | 07:05 WIB

Ilmuwan: Pemimpin Negara Umbar Harapan Palsu Perihal Vaksin Covid-19

Ilmuwan: Pemimpin Negara Umbar Harapan Palsu Perihal Vaksin Covid-19

News | Minggu, 06 September 2020 | 17:30 WIB

Jika Vaksin Covid-19 Ditemukan, Masih Perlukah Terapkan Protokol Kesehatan?

Jika Vaksin Covid-19 Ditemukan, Masih Perlukah Terapkan Protokol Kesehatan?

Health | Kamis, 03 September 2020 | 17:05 WIB

Selain Eijkman, 4 Lembaga Ini Juga Kembangkan Vaksin Merah Putih

Selain Eijkman, 4 Lembaga Ini Juga Kembangkan Vaksin Merah Putih

Health | Kamis, 03 September 2020 | 07:56 WIB

Terkini

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:50 WIB

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:24 WIB

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Lampung | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

Jakarta | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

×