Kominfo: Waspada dan Lebih Kritis saat Ditanya Data Pribadi

Dythia Novianty

Minggu, 13 September 2020 | 06:45 WIB
Kominfo: Waspada dan Lebih Kritis saat Ditanya Data Pribadi
Ilustrasi data pribadi. [Shutterstock]

Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengingatkan masyarakat, untuk selalu waspada dan berpikir kritis saat ada pihak lain meminta data pribadi.

Pasalnya, data tersebut bisa sebagai pintu masuk untuk mengungkap informasi penting lainnya. Hal ini melihat pada kurangnya masyarakat Indonesia yang belum sepenuhnya menyadari pentingnya perlindungan data pribadi.

"Kalau kita pakai ponsel, kadang kita tidak memahami apa implikasi dari persetujuan," kata Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kominfo, Widodo Muktiyo, dalam webinar "RUU PDP Sebagai Perlindungan Pribadi di Dunia Digital", dilansir laman Antara, Minggu (13/9/2020).

Padahal, lanjut Widodo, data pribadi bisa menjadi pintu masuk mengungkap informasi lainnya. Jika data tersebut saling terhubung atau bisa digunakan untuk mengidentifikasi seseorang.

Ilustrasi perlindungan data pribadi. [Shutterstock]
Ilustrasi perlindungan data pribadi. [Shutterstock]

Masyarakat diminat untuk menanyakan untuk apa data tersebut, saat diminta oleh pihak-pihak tertentu. Jika sudah mengetahui tujuan penggunaan data, berikan data yang diperlukan untuk kepentingan tersebut dan tidak sembarangan memberikan informasi pribadi ke orang lain.

Masyarakat diminta untuk hati-hati menyebarkan data di media apa pun, yang memungkinkan dilihat dan diakses orang lain. Ketika mengakses sebuah layanan, cermati apa saja syarat dan ketentuan yang diberlakukan. Perhatikan juga apakah penyedia layanan memberikan perlindungan yang memadai terhadap data-data yang diberikan pengguna.

Masyarakat juga perlu melindungi gawai yang mereka gunakan, misalnya dengan memasang antivirus versi terbaru dan menggunakan perangkat lunak (software) yang asli. Buatlah cadangan untuk data-data yang penting dan perbarui kata sandi secara berkala. Jika mendapatkan kiriman dari orang tidak dikenal, abaikan lampiran atau tautan yang diberikan.

Kominfo menyatakan, penting bagi Indonesia untuk melindungi Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) demi melindungi hak masyarakat.

UU PDP nanti juga akan mengatur soal pengumpulan data yang saat ini masih bersifat sektoral, misalnya sektor kesehatan dan kependudukan yang memiliki aturan masing-masing. RUU PDP saat ini akan masuk ke tahap pembahasan, ditargetkan selesai pada November 2020.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Situasi Pandemi Covid-19, Kebutuhan RUU PDP Semakin Mendesak

Situasi Pandemi Covid-19, Kebutuhan RUU PDP Semakin Mendesak

Tekno | Selasa, 25 Agustus 2020 | 15:30 WIB

Ini 4 Langkah Mengatasi dan Menghindari Peretasan

Ini 4 Langkah Mengatasi dan Menghindari Peretasan

Tekno | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 13:50 WIB

Kreditplus Akui Data Nasabahnya Telah Dicuri

Kreditplus Akui Data Nasabahnya Telah Dicuri

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2020 | 21:41 WIB

Data Nasabah Kreditplus Bocor, UU Perlindungan Data Pribadi Kian Penting

Data Nasabah Kreditplus Bocor, UU Perlindungan Data Pribadi Kian Penting

Tekno | Selasa, 04 Agustus 2020 | 21:01 WIB

Desak Polisi, Kubu Ravio Ingin Diperlakukan Sama Seperti Denny Siregar

Desak Polisi, Kubu Ravio Ingin Diperlakukan Sama Seperti Denny Siregar

News | Selasa, 14 Juli 2020 | 16:34 WIB

Data Pribadi Pengguna Tokopedia Bocor, Polisi Periksa Petugas Keamanan IT

Data Pribadi Pengguna Tokopedia Bocor, Polisi Periksa Petugas Keamanan IT

News | Selasa, 14 Juli 2020 | 16:03 WIB

Terkini

Dari Ruang Belajar Hingga Potensi Lokal, PNM Dukung Perempuan Pontianak Kembangkan Usaha

Dari Ruang Belajar Hingga Potensi Lokal, PNM Dukung Perempuan Pontianak Kembangkan Usaha

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:03 WIB

Saat Gen Z Bertemu 'Polisi Bahasa': Butuh Ruang Diskusi, Bukan Penghakiman

Saat Gen Z Bertemu 'Polisi Bahasa': Butuh Ruang Diskusi, Bukan Penghakiman

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Rekomendasi HP yang Sudah Support eSIM Terbaru: Praktis dan Bebas Repot Tanpa Kartu Fisik

Rekomendasi HP yang Sudah Support eSIM Terbaru: Praktis dan Bebas Repot Tanpa Kartu Fisik

Tekno | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:58 WIB

Gebrakan Mbah Condro! Polresta Solo Ungkap Jaringan Eksploitasi Anak, 14 Tersangka Diciduk

Gebrakan Mbah Condro! Polresta Solo Ungkap Jaringan Eksploitasi Anak, 14 Tersangka Diciduk

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:57 WIB

Sulawesi Selatan Jadi Sorotan: Kasus Kusta Tinggi, 10.000 Orang Diberi Obat

Sulawesi Selatan Jadi Sorotan: Kasus Kusta Tinggi, 10.000 Orang Diberi Obat

Sulsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:57 WIB

Ekspor Gas ke Singapura Dipangkas, Industri RI Ditantang Lebih Produktif

Ekspor Gas ke Singapura Dipangkas, Industri RI Ditantang Lebih Produktif

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:55 WIB

JAMAK Beri Masukan RUU Perampasan Aset: Negara Tak Boleh Suuzon ke Pejabat Kaya Mendadak

JAMAK Beri Masukan RUU Perampasan Aset: Negara Tak Boleh Suuzon ke Pejabat Kaya Mendadak

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:55 WIB

Karhutla Sulawesi Ancam Lukisan Tertua di Dunia, Usianya Hampir 68.000 Tahun

Karhutla Sulawesi Ancam Lukisan Tertua di Dunia, Usianya Hampir 68.000 Tahun

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:51 WIB

Geger di Siak, Wanita Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dengan Luka di Leher

Geger di Siak, Wanita Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dengan Luka di Leher

Riau | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:51 WIB

Peternak Ayam Petelur Ngeluh Harga Jual Anjlok, Mentan Amran Tawarkan Kasih ke MBG

Peternak Ayam Petelur Ngeluh Harga Jual Anjlok, Mentan Amran Tawarkan Kasih ke MBG

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:48 WIB

×