Misterius! Ribuan Gurita, Bintang Laut, dan Makhluk Laut Lain Mati di Rusia

Dythia Novianty

Kamis, 08 Oktober 2020 | 13:45 WIB
Misterius! Ribuan Gurita, Bintang Laut, dan Makhluk Laut Lain Mati di Rusia
Hewan laut mati misterius. [Instagram/@greenpeaceru]

Suara.com - Ribuan gurita mati, bintang laut, dan makhluk laut lainnya baru-baru ini terdampar di pantai semenanjung Rusia yang terpencil di Kamchatka.

Perairan yang biasanya murni di sekitar Kamchatka telah berubah warna dan menimbulkan bau aneh, kata penduduk setempat. Para peselancar mengatakan, air membuat mata mereka sedikit terbakar.

Ternyata terjadi polusi tak dikenal mungkin telah menumpahkan banyak bahan kimia beracun ke dalam air, menurut laporan berita terbaru, dilansir dari Live Science, Kamis (8/10/2020).

Setelah laporan dari peselancar dan penduduk setempat muncul, penyelam mengonfirmasi kematian massal yang meluas, dan Greenpeace Rusia menyebutnya sebagai "bencana ekologi," menurut The Guardian.

Hewan laut mati misterius. [Instagram/@greenpeaceru]
Hewan laut mati misterius. [Instagram/@greenpeaceru]

Foto dan video yang beredar luas dari makhluk yang mati itu, memicu protes dari publik dan spekulasi dari outlet berita lokal tentang apa yang bisa menyebabkannya, Live Science mengutip CBS News. Polusi tersebut tampaknya sangat berdampak pada makhluk laut yang hidup di dasar laut, memusnahkan sebanyak 95 persen dari mereka di Teluk Avacha Kamchatka, Ivan Usatov, seorang peneliti di Kronotsky Reserve dan Institut Geografi Pasifik Kamchatka Gov Vladimir Solodov, menurut situs web pemerintah Kamchatka.

Usatov dan peneliti lain mempelajari daerah sekitar Teluk Avacha dengan mengambil sampel dan menyelam ke dasar laut.

"Beberapa ikan besar, udang, kepiting bertahan hidup, tetapi dalam jumlah yang sangat kecil. Namun kondisi mamalia laut dan burung normal. Di pantai juga tidak ditemukan emisi hewan laut besar mati, burung," kata Usatov.

Kemungkinan kejadian ini sangat mengganggu rantai makanan karena hewan yang memakan makhluk yang tinggal di bawah juga akan mati, kata para peneliti.

Pekan lalu, para pejabat menyalahkan sejumlah hewan yang mati karena cuaca badai. Tetapi analisis sampel air baru-baru ini mengungkapkan bahwa air itu terkontaminasi dengan sejumlah zat yang berpotensi berbahaya. Sampel tersebut mengandung produk minyak bumi, beberapa di antaranya berada pada level empat kali di atas normal, Aleksei Kumarkov, penjabat Menteri Sumber Daya Alam dan Ekologi kawasan itu mengatakan, menurut CBS News.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nyentrik! Begini Perayaan Hari Batik Nasional di Rusia dan Inggris

Nyentrik! Begini Perayaan Hari Batik Nasional di Rusia dan Inggris

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 16:14 WIB

Warga Suriah Demonstrasi 5 Tahun Intervensi Rusia

Warga Suriah Demonstrasi 5 Tahun Intervensi Rusia

Video | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 06:00 WIB

Diganjar Penalti F1 GP Rusia, Lewis Hamilton Mohon Maaf  Tersamar

Diganjar Penalti F1 GP Rusia, Lewis Hamilton Mohon Maaf Tersamar

Sport | Rabu, 30 September 2020 | 06:35 WIB

Gantikan Kotak Kosong, Cewek Petugas Kebersihan Malah Menang Pilkada

Gantikan Kotak Kosong, Cewek Petugas Kebersihan Malah Menang Pilkada

News | Selasa, 29 September 2020 | 13:23 WIB

Steward Batalkan Penalti Poin Lewis Hamilton di F1 GP Rusia

Steward Batalkan Penalti Poin Lewis Hamilton di F1 GP Rusia

Sport | Senin, 28 September 2020 | 09:50 WIB

Hiu Pun Terancam Dibantai, Dibedah dan Diambil Hatinya Demi Vaksin Covid-19

Hiu Pun Terancam Dibantai, Dibedah dan Diambil Hatinya Demi Vaksin Covid-19

Jatim | Senin, 28 September 2020 | 09:33 WIB

Terkini

Dikurung sebab Berbahaya, Dicintai sebab Berbeda: Juliette dalam Shatter Me

Dikurung sebab Berbahaya, Dicintai sebab Berbeda: Juliette dalam Shatter Me

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:30 WIB

Melebihi Target, 4.000 Orang Registrasi Festival Yacht Gratis di Benoa

Melebihi Target, 4.000 Orang Registrasi Festival Yacht Gratis di Benoa

Bali | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:26 WIB

Baru Debut Langsung Nyekor, Aksi Striker Timnas Garuda Bikin Juara Belanda Gigit Jari

Baru Debut Langsung Nyekor, Aksi Striker Timnas Garuda Bikin Juara Belanda Gigit Jari

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:10 WIB

Wamenpar Ni Luh Puspa Sebut Perilaku Wisatawan Berubah, Incar Taman Rekreasi hingga Atraksi Wisata

Wamenpar Ni Luh Puspa Sebut Perilaku Wisatawan Berubah, Incar Taman Rekreasi hingga Atraksi Wisata

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:10 WIB

7 Kebiasaan yang Bikin AC Boros Listrik, Sering Menyalakan dan Mematikan Salah Satunya

7 Kebiasaan yang Bikin AC Boros Listrik, Sering Menyalakan dan Mematikan Salah Satunya

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:07 WIB

Ulasan Seasons of Blossom: Mengurai Luka, Duka, dan Tekanan Masa Remaja

Ulasan Seasons of Blossom: Mengurai Luka, Duka, dan Tekanan Masa Remaja

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Dari Balap Karung ke Mobile Legends, Transformasi Tradisi di Tangan Gen Z

Dari Balap Karung ke Mobile Legends, Transformasi Tradisi di Tangan Gen Z

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:59 WIB

Gubernur Khofifah: Jatim Jaga Daya Beli, Masyarakat Pasuruan Serbu Pasar Murah & Bendera Merah Putih

Gubernur Khofifah: Jatim Jaga Daya Beli, Masyarakat Pasuruan Serbu Pasar Murah & Bendera Merah Putih

Jatim | Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:53 WIB

Tabrakan Kereta Barang vs Kereta Penumpang 19 Orang Jadi Korban di Kroasia

Tabrakan Kereta Barang vs Kereta Penumpang 19 Orang Jadi Korban di Kroasia

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:45 WIB

Moga Bunda Disayang Allah: Kisah Haru tentang Kasih Sayang dan Perjuangan

Moga Bunda Disayang Allah: Kisah Haru tentang Kasih Sayang dan Perjuangan

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:30 WIB

×