alexametrics

Agar Tak Ditunda Lagi, Developer Cyberpunk 2077 Lakukan Hal Ini

Agung Pratnyawan | Rezza Dwi Rachmanta
Agar Tak Ditunda Lagi, Developer Cyberpunk 2077 Lakukan Hal Ini
Cyberpunk 2077 [Ubergizmo].

Karyawan CD Projekt Red bekerja ekstra keras agar Cyberpunk 2077 meluncur tepat waktu.

Suara.com - Salah satu game action role playing sekaligus FPS yang cukup dinanti pada 2020 adalah Cyberpunk 2077. Sang developer mengaku bekerja ekstra keras agar penggemar bisa menikmati game pada November mendatang.   

Sebelumnya, Cyberpunk 2077 sudah mengalami penundaan sebanyak dua kali. Game yang diharapkan meluncur pada April 2020 harus dimundurkan hingga 17 September.

Pada Juni 2020 diumumkan bahwa game harus diundur lagi, sehingga Cyberpunk 2077 dikonfirmasi akan meluncur pada 19 November 2020.

Developer game asal Polandia ini memastikan kalau game baru mereka telah 'Gold' alias sudah rampung dalam proses penggarapannya.

Baca Juga: Hanya 10 Game PS4 yang Tak Bisa Dimainkan di PS5, Ini Daftarnya

Kabar gembira ini diposting langsung oleh CD Projekt Red melalui akun Twitter resmi Cyberpunk 2077 pada Senin (5/10/2020). "Cyberpunk 2077 has gone gold!," tulis akun Twitter @CyberpunkGame.

Cyberpunk 2077 rampung. (CD Projekt Red)
Cyberpunk 2077 rampung. (CD Projekt Red)

Dikutip dari Games Radar, untuk memastikan bahwa game bakal meluncur pada 19 November, ternyata membuat developer harus berjuang lebih keras.

Di Game Informer Show, sebuah komentar datang (tepat di menit 58) dan menjelaskan bahwa bos dari CD Projekt memberlakukan wajib kerja enam hari seminggu agar game rilis tepat waktu.

Liana Ruppert dari Game Informer menjelaskan secara detail klaim sebelumnya mengenai bos CD Projekt yang meminta bahwa orang-orang mereka harus bekerja ekstra keras.

Baca Juga: 60 Tahun SEGA, Diramaikan Diskon Game PC Besar-besaran

"Dari apa yang saya pahami dari berbicara dengan orang-orang di sana (CD Projekt), ada diskusi tentang apakah kita ingin menunda permainan atau apakah kita ingin melakukan ini. Dari apa yang saya pahami, mayoritas massa menyetujui enam hari kerja dalam seminggu," kata Liana Ruppert.

Komentar