alexametrics

Vivo Siapkan Smartphone Baru, Kacamata AR/VR, dan Robot Berteknogi 6G?

Dythia Novianty
Vivo Siapkan Smartphone Baru, Kacamata AR/VR, dan Robot Berteknogi 6G?
Logo Vivo. [Twitter]

Perusahaan China justru mulai membuka jalan jaringan 6G, seperti Vivo.

Suara.com - Sementara negara-negara seperti AS memprediksi jaringan 6G masih dalam jangka waktu yang lama, sepertinya perusahaan China justru mulai membuka jalan, seperti Vivo.

Qin Fei, yang merupakan Pemimpin Vivo Communications Research Institute, mengatakan jaringan 6G membutuhkan smartphone, AR, VR, dan Robotika untuk membangun jaringan nirkabel yang lebih baik.

Pada pertemuan jaringnan 6G yang diadakan Vivo, dia mengatakan (melalui ITHome), Vivo telah memulai penelitian 6G dan skenario selanjutnya. Dia merasa 6G akan lebih menekankan pada AR (Augmented Reality), VR (Virtual Reality), dan teknologi lain yang berdekatan.

Dilansir laman Gizmochina, Minggu (25/10/2020), menurutnya, kacamata AR / VR masa depan akan jauh lebih tipis dan nyaman. Dan akan sinkron dengan otak komputer untuk membaca pikiran orang.

Baca Juga: Punya RAM 8 GB, Harga Vivo Y20s Mulai Rp 3,1 Juta

Ilustrasi teknologi jaringan internet 6G. [Shutterstock]
Ilustrasi teknologi jaringan internet 6G. [Shutterstock]

Qin Fei memprediksi setelah 2030, robot multi-fungsi akan menggantikan robot utama saat ini dengan kecerdasan AI yang diperbarui. Namun, dia mengatakan Smartphone cenderung tidak tergantikan di era 6G. Kompleksitas layar sentuh, modul komunikasi khusus, unit komputasi, inti ARM, menjadi alasannya.

Lebih lanjut, dia mengatakan, Vivo suka mengembangkan lebih banyak terminal 2C (To C) di masa depan. Ketika ditanya tentang perbedaan antara 5G dan 6G, dia mengatakan, 6G akan fokus memperkuat pendahulunya seperti 5G, 4G.

Selain itu, 6G akan menggabungkan AI menjadi layanan lengkap dengan mengintegrasikan komunikasi, komputasi, dan penyimpanan. Namun, dia mengatakan 6G ≠ 5G + AI.

Meski begitu, Vivo bukan satu-satunya perusahaan yang merangkul teknologi komunikasi nirkabel generasi berikutnya. Raksasa Korea Selatan LG, dan Samsung telah memulai R&D.

Samsung berharap jaringan 6G akan diluncurkan secara komersial pada 2028. Namun, 6G mungkin akan memiliki peningkatan seperti kecepatan 1 terabyte per detik (1 Tbps), MEC (multi-access edge computing), laju pengambilan sampel yang lebih cepat, kombinasi sub-mmWave, dan Selektivitas Frekuensi untuk tingkat penyerapan EM yang lebih baik.

Baca Juga: Varian RAM 12GB iQOO Z1 Resmi Diluncurkan di China

Komentar