Sebelum 2025, Indonesia Punya Layanan Kargo Gunakan UAV

RR Ukirsari Manggalani
Sebelum 2025, Indonesia Punya Layanan Kargo Gunakan UAV
UAV karya NPC LAB [NPC LAB].

Unmanned Aerial Vehicle (UAV) adalah pesawat tanpa awak atau drone.

Suara.com - PT Agung Anugrah Investama, salah satu perusahaan investasi dan afiliasi dari AAA Properties Group sepakat  mendirikan perusahaan JV dengan PT NPC Laboratorium Indonesia (NPC LAB). Tujuannya adalah menawarkan layanan produk dan jasa pengiriman barang atau kargo memakai UAV sebelum 2025, melalui salah satu anak perusahaannya, PT Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk (BBSS).

UAV atau Unmanned Aerial Vehicle bisa disebut pesawat tanpa awak ataupun drone, merupakan wahana langit yang bisa dikendalikan dari jarak jauh. Baik oleh pilot ataupun sistem autonomous.

Dengan investasi strategis ini, AAA Properties Group memiliki akses untuk masuk ke pasar UAV yang masih tergolong baru dan memiliki potensi luar biasa.

Sebelumnya, AAA Properties Group telah menjalin kerja sama dengan perusahaan asal Mongolia, yaitu Bars Motors LLC dalam pembangunan pabrik perakitan kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) di Surabaya.

Baca Juga: Awas! Penggunaan Drone di Kota Batam Kini Wajib Berizin

Saat ini teknologi UAV berkembang sangat pesat. Awalnya UAV digunakan hanya sebagai alat pengintaian, namun dengan adanya perkembangan teknologi, UAV dapat dimanfaatkan di berbagai bidang. Antara lain pemetaan udara, inspeksi bangunan, pertanian hingga untuk entertainment. Perkembangan teknologi UAV yang pesat ini mendorong NPC LAB menampilkan diri sebagai penyedia barang dan jasa UAV terlengkap di Indonesia.

Direktur NPC LAB, Yosa Rosario menyatakan, bergabungnya PT Agung Anugrah Investama sebagai investor menunjukkan bahwa NPC LAB siap bersaing dengan perusahaan asing dalam mengambil pangsa pasar domestik yang bernilai triliunan.

"Langkah ini akan semakin memperkuat struktur permodalan dan akses pendanaan perusahaan, sekaligus mendukung usaha perusahaan untuk mengejar proyek-proyek besar dan secara konsisten meningkatkan layanan NPC LAB terhadap konsumen lama maupun baru," ujar Yosa.

Felix Soesanto, Direktur PT Agung Anugrah Investama mengatakan lewat rilisan pers, "Kami berkomitmen untuk senantiasa memberikan layanan terbaik kepada semua stakeholder yang akan segera menikmati keuntungan dari transaksi ini. Dengan akuisisi ini, diharapkan AAA Properties akan mengukuhkan posisinya sebagai salah satu yang terdepan di industri penyedia jasa logistik sekaligus memperkuat posisi BBSS di layanan penyimpanan barang."

"Kami yakin seluruh pemain di industri logistik sepakat bahwa cepat atau lambat UAV akan mengakibatkan disrupsi. Hal ini akan dapat terwujud dengan adanya inisiatif perusahaan seperti NPC LAB yang memilliki kemauan dan kemampuan untuk mempercepat perkembangan layanan UAV yang berkualitas di Indonesia," lanjutnya.

Baca Juga: FAA Setujui Amazon Uji Coba Kirim Barang Pakai Drone

Tentang NPC LAB sendiri, awalnya sekumpulan anak muda yang memiliki ketertarikan sama di dunia riset dan teknologi membentuk badan ini.

Bidang usaha yang ditekuni NPC LAB sangat lebar, di bidang riset dan teknologi. Hingga akkhirnya, karena dengan maraknya permintaan pasar khususnya di bidang UAV, NPC LAB mengembangkan usaha yang lebih fokus untuk bidang pengembangan UAV.

Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa perusahaan nasional swasta dan BUMN serta instansi pemerintah telah menjadi konsumen NPC LAB.

Komentar