DNA Manusia Ditemukan di Karya Seni Leonardo da Vinci

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 23 November 2020 | 14:05 WIB
DNA Manusia Ditemukan di Karya Seni Leonardo da Vinci
Lukisan Leonardo da Vinci. [Eurekalert]

Suara.com - Leonardo da Vinci dikenal sebagai salah satu pelukis terbesar sepanjang masa, dengan Mona Lisa sebagai karyanya yang paling populer. Dalam penelitian terbaru, para ilmuwan menemukan DNA manusia, bakteri, dan jamur dalam karya seni Leonardo da Vinci.

Para ahli mengumpulkan sampel bakteri dari salah satu karya da Vinci yang berjudul Portrait of a Man in Red Chalk. Menurut para ilmuwan, penemuan ini dapat membantu membangun "katalog" mikrobioma untuk karya seni.

Masing-masing potongan memiliki koleksi mikroba yang cukup unik sehingga para ilmuwan dapat mengidentifikasinya secara murni, dari bidang studi biologi mikroskopisnya.

Mikrobioma karya seni memiliki cukup elemen kunci yang sama untuk membantu ilmuwan menemukan barang palsu, berdasarkan perbedaan mikrobiomnya atau karya seni asli yang telah disimpan dalam kondisi berbeda selama berabad-abad.

Lukisan Leonardo da Vinci. [Frontiers in Microbiolog]
Lukisan Leonardo da Vinci. [Frontiers in Microbiolog]

Para ilmuwan juga menunjukkan bahwa karya da Vinci memiliki mikrobioma sangat berbeda dari yang diharapkan, dengan banyak kandungan bakteri dan DNA manusia.

Mikroba yang diketahui dapat membuat kertas terdegradasi dari waktu ke waktu dan ini menunjukkan, mengapa upaya restorasi karya seni diperlukan.

Penelitian ini merupakan latihan pembuktian konsep yang menunjukkan, bagaimana mikrobiom mungkin mengungkapkan sejarah tak terduga dari karya seni tertentu atau membantu mendeteksi pemalsuan karya di masa depan.

Para ahli memeriksa materi biologis mikroskopis, baik hidup dan mati, dalam tujuh karya seni populer da Vinci dan menemukan keragaman tak terduga dari bakteri, jamur, dan DNA manusia.

Sebagian besar itu mungkin berada di karya seni setelah kematian da Vinci pada 501 tahun lalu, sehingga DNA kemungkinan besar berasal dari orang lain yang telah menangani karya seninya selama berabad-abad.

baca juga

Namun, para ilmuwan menemukan bahwa konsentrasi bakteri lebih tinggi dibandingkan dengan jamur dalam karya seni da Vinci.

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa jamur cenderung mendominasi mikrobiom objek kertas seperti karya seni, tetapi dalam kasus ini, jumlah bakteri luar biasa tinggi.

"Secara keseluruhan, serangga, pekerja restorasi, dan lokasi geografis tampaknya telah meninggalkan jejak yang tidak terlihat oleh mata pada karya seni. Tapi sulit untuk mengatakan, apakah salah satu kontaminan ini berasal dari masa ketika Leonardo da Vinci masih membuat sketsa gambarnya," kata para ilmuwan dalam pernyataan, seperti dikutip Science Alert, Senin (23/11/2020).

Dalam penelitian yang dipublikasikan pada 20 November di jurnal Frontiers in Microbiology, sebagian besar DNA tersebut kemungkinan berasal dari orang-orang yang telah melakukan pemulihan atau pemeliharaan terhadap karya seni mulai abad ke-15.

Tim ilmuwan belum menganalisis materi genetik dalam tingkat detail untuk melihat siapa yang secara spesifik mungkin meninggalkan DNA tersebut.

Ilustrasi DNA manusia. [Shutterstock]

Para ahli menggunakan alat baru yang disebut Nanopore, sebuah metode pengurutan genetik yang dengan cepat memecah dan menganalisis materi genetik, untuk membuat studi terperinci dari bahan biologis yang berbeda.

Para ilmuwan yang sama telah mempelajari mikrobioma artistik di masa lalu, untuk menentukan bagaimana patung yang ditemukan dari penyelundup disimpan. Di masa mendatang, para ahli mengatakan, teknik ini bisa mengungkap detail baru dari sejarah bahkan karya seni yang dipelajari dengan baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingin Tenar, Pria Ini Nekat Merusak Lukisan Picasso Senilai Rp 386 Miliar

Ingin Tenar, Pria Ini Nekat Merusak Lukisan Picasso Senilai Rp 386 Miliar

News | Rabu, 26 Agustus 2020 | 16:22 WIB

Wadah Baru Bagi Komunitas Perupa Jakarta di Pasar Gembrong Baru

Wadah Baru Bagi Komunitas Perupa Jakarta di Pasar Gembrong Baru

Foto | Rabu, 12 Agustus 2020 | 17:59 WIB

Tanpa Kuas, Ajaibnya Wanita Ini Gunakan Roti Tawar untuk Melukis

Tanpa Kuas, Ajaibnya Wanita Ini Gunakan Roti Tawar untuk Melukis

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2020 | 15:25 WIB

Keren! Jalan Ini Digambar Lukisan 3D Meriahkan HUT 75 Republik Indonesia

Keren! Jalan Ini Digambar Lukisan 3D Meriahkan HUT 75 Republik Indonesia

Jawa Tengah | Selasa, 11 Agustus 2020 | 19:21 WIB

China Promosikan Pertempuran Heroik Lawan Corona Lewat Pameran

China Promosikan Pertempuran Heroik Lawan Corona Lewat Pameran

News | Selasa, 11 Agustus 2020 | 15:03 WIB

Lewat Kartupos Kuno, Pakar Ungkap  Lokasi Van Gogh Melukis Karya Terakhir

Lewat Kartupos Kuno, Pakar Ungkap Lokasi Van Gogh Melukis Karya Terakhir

Tekno | Senin, 03 Agustus 2020 | 10:58 WIB

Terkini

DPR Dukung Perpres Timah Rakyat, Biar PT Timah Bisa Beli 3.000 Ton Hasil Warga

DPR Dukung Perpres Timah Rakyat, Biar PT Timah Bisa Beli 3.000 Ton Hasil Warga

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 20:02 WIB

Serbaguna! 5 Pelembap Wajah dan Tubuh Ampuh Mengunci Kelembapan Kulit

Serbaguna! 5 Pelembap Wajah dan Tubuh Ampuh Mengunci Kelembapan Kulit

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Menhub: Sejumlah Penerbangan di Kalimantan Batal Imbas Asap Karhutla

Menhub: Sejumlah Penerbangan di Kalimantan Batal Imbas Asap Karhutla

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gedung Bapenda DKI Terbakar Lagi! Ruang Arsip Lantai 11 Hangus, Petugas Masih Siaga Pendinginan

Gedung Bapenda DKI Terbakar Lagi! Ruang Arsip Lantai 11 Hangus, Petugas Masih Siaga Pendinginan

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:52 WIB

Gelombang Panas Laut Makin Sering Terjadi, Apa Dampaknya bagi Ekosistem dan Masyarakat Pesisir?

Gelombang Panas Laut Makin Sering Terjadi, Apa Dampaknya bagi Ekosistem dan Masyarakat Pesisir?

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Gagal ke Final Piala AFF 2026, Singapura Tetap Bangga Bisa Pulangkan Timnas Indonesia

Gagal ke Final Piala AFF 2026, Singapura Tetap Bangga Bisa Pulangkan Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Senator Arya Wedakarna Serahkan Tongkat Ganesha, Tegaskan Bali di 2029 Dukung Perintah Jokowi

Senator Arya Wedakarna Serahkan Tongkat Ganesha, Tegaskan Bali di 2029 Dukung Perintah Jokowi

Surakarta | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Batas Pengajuan Kompensasi Korban Terorisme Diperpanjang Jadi 10 Tahun

Batas Pengajuan Kompensasi Korban Terorisme Diperpanjang Jadi 10 Tahun

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:38 WIB

Sidang Korupsi Fadia Arafiq: Eks Ajudan Bongkar Titipan Uang OPD untuk THR dan Ribuan Parsel

Sidang Korupsi Fadia Arafiq: Eks Ajudan Bongkar Titipan Uang OPD untuk THR dan Ribuan Parsel

Jawa Tengah | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Shin Tae-yong Disebut Keras, Hokky Caraka Ungkap Fakta soal Debat Taktik

Shin Tae-yong Disebut Keras, Hokky Caraka Ungkap Fakta soal Debat Taktik

Bola | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:36 WIB

×