M2 World Championship Tak Diadakan di Indonesia, Ini Alasan Moonton

Agung Pratnyawan, Rezza Dwi Rachmanta

Jum'at, 04 Desember 2020 | 20:15 WIB
M2 World Championship Tak Diadakan di Indonesia, Ini Alasan Moonton
Logo Mobile Legends yang baru. (Moonton)

Suara.com - Moonton telah memberikan pernyataan resmi yang menyatakan bahwa kejuaraan bergengsi eSports Mobile Legends tingkat dunia, M2 World Championship akan digelar di Singapura. Sebelumnya sempat beredar spekulasi dan pernyataan bahwa M2 bakal digelar di Indonesia.

Rumor tersebut beredar kuat di kuartal ketiga 2020, di mana Bali menjadi salah satu kandidat tuan rumah yang dijagokan.

Banyak penggemar juga menantikan M2 di Jakarta mengingat hype game MOBA ini cukup tinggi di Indonesia.

Sebagai informasi, M2 World Championship diharapkan menarik animo 400 juta penonton penggemar esports yang tersebar di berbagai penjuru dunia.

Tim-tim rencananya bakal bertanding di Hotel Shangri-La Singapura untuk menjadi tim nomor satu dan memperebutkan hadiah senilai USD 300 ribu atau setara dengan Rp 4,5 miliar.

EVOS Esports juarai Mobile Legends M1. (instagram/evosesports)
EVOS Esports juarai Mobile Legends M1. (instagram/evosesports)

Terkait mengapa mereka tidak memilih Indonesia sebagai tuan rumah M2, petinggi Moonton akhirnya memberikan pernyataan.

Lucas Mao selaku Esports Managing Director dari Moonton mengungkapkan bahwa pandemi menjadi faktor mengapa Jakarta tidak dipilih menjadi tuan rumah M2 World Championship. Meski tidak terpilih saat M2, namun Moonton memberikan kabar gembira mengenai peluang Jakarta menjadi tuan rumah M3 World Championship.

"Ya, kami pernah menyebutkan bahwa kami ingin mengadakan M2 di Jakarta, tetapi karena situasi covid-19 saat ini, melakukan acara offline tidaklah mudah dengan berbagai pembatasan perjalanan. Namun kami berharap bahwa Jakarta bisa menjadi tuan rumah saat M3 dalam waktu dekat," kata Lucas Mao melalui keterangan resmi tertulis yang diterima tim HiTekno.com.

Dalam waktu dekat, mereka juga akan mengumumkan roster dan juga setiap tim yang bergabung di M2 World Championship.

baca juga

Terkait apakah EVOS Legends yang berstatus juara M1 World Championship akan ikut M2 atau tidak, pihak Moonton masih belum memberikan jawaban secara pasti.

"Akan ada informasi lebih lanjut tentang peserta, nantikan di hari-hari menjelang acara," kata Lucas Mao ketika ditanya mengenai status EVOS Legends di M2. Mengingat RRQ Hoshi dan Alter Ego menjadi juara serta runner-up MPL ID Season 6, kedua tim ini berpeluang mengikuti M2, apabila sistem yang sama seperti M1 lalu masih diterapkan.

Sayangnya, Moonton masih belum memberikan daftar tim yang akan mengikuti kejuaraan bergengsi eSports Mobile Legends tingkat dunia M2 World Championship.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sakit Banget, Ini 5 Hero Mobile Legends Sering Kena Ban November 2020

Sakit Banget, Ini 5 Hero Mobile Legends Sering Kena Ban November 2020

Tekno | Rabu, 25 November 2020 | 15:58 WIB

Kolaborasi dengan Manny Pacquiao, Mobile Legends Hadirkan Hero Baru Ini

Kolaborasi dengan Manny Pacquiao, Mobile Legends Hadirkan Hero Baru Ini

Tekno | Senin, 23 November 2020 | 16:50 WIB

Skill-nya Jadi OP, Argus Mobile Legends Dapat Revamp

Skill-nya Jadi OP, Argus Mobile Legends Dapat Revamp

Tekno | Minggu, 22 November 2020 | 19:20 WIB

Terkini

Cek Aktivitas BIM di Area PT KEL, Satgas PKH: Jika Tanpa Izin Wajib Berhenti!

Cek Aktivitas BIM di Area PT KEL, Satgas PKH: Jika Tanpa Izin Wajib Berhenti!

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:05 WIB

Daftar Peningkatan Fitur New Xforce ICE Pilihan Relevan Pengendara Perkotaan

Daftar Peningkatan Fitur New Xforce ICE Pilihan Relevan Pengendara Perkotaan

Otomotif | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:05 WIB

Belanja Elektronik, Dapat Diskon Langsung Rp300.000 dari BRI

Belanja Elektronik, Dapat Diskon Langsung Rp300.000 dari BRI

Bri | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:04 WIB

Teken SEB dengan Mentan, Mendagri Minta Daerah Sukseskan Swasembada Pangan

Teken SEB dengan Mentan, Mendagri Minta Daerah Sukseskan Swasembada Pangan

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:04 WIB

Tak Harus Selalu Upgrade Skill: Kita Juga Butuh Waktu Menjadi Diri Sendiri

Tak Harus Selalu Upgrade Skill: Kita Juga Butuh Waktu Menjadi Diri Sendiri

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Siswa SD Pemalang Meninggal Usai Diduga Dirundung, KPAI Soroti Kelalaian Sekolah

Siswa SD Pemalang Meninggal Usai Diduga Dirundung, KPAI Soroti Kelalaian Sekolah

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:58 WIB

Wakil PM Malaysia: Kami Tawarkan 1 Pesawat dan 3 Helikopter Atasi Karhutla tapi Dicuekin Indonesia

Wakil PM Malaysia: Kami Tawarkan 1 Pesawat dan 3 Helikopter Atasi Karhutla tapi Dicuekin Indonesia

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:57 WIB

UU Cipta Kerja Diuji di MK, Komnas Perempuan Beberkan Dampak PSN ke Nelayan dan Petani Perempuan

UU Cipta Kerja Diuji di MK, Komnas Perempuan Beberkan Dampak PSN ke Nelayan dan Petani Perempuan

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:54 WIB

Rudal Houthi Mengincar Khamis Mushait Sebelum Mampu Menembus Pertahanan Udara Arab Saudi

Rudal Houthi Mengincar Khamis Mushait Sebelum Mampu Menembus Pertahanan Udara Arab Saudi

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Sensasi "India" di Honda Kian Kental di 2028: Potong Biaya Pengembangan, Gandeng Tata Technologies

Sensasi "India" di Honda Kian Kental di 2028: Potong Biaya Pengembangan, Gandeng Tata Technologies

Otomotif | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:52 WIB

×