alexametrics

Jelaskan Mekanika Kuantum Sederhana, Remaja 17 Tahun Ini Menangkan Rp 3,5 M

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami
Jelaskan Mekanika Kuantum Sederhana, Remaja 17 Tahun Ini Menangkan Rp 3,5 M
Ilustrasi mekanika kuantum. [Gerd Altmann/Pixabay]

Seorang remaja perempuan berumur 17 tahun asal Fort McMurray, Kanada, memenangkan kompetisi ilmiah besar.

Suara.com - Seorang remaja perempuan berumur 17 tahun asal Fort McMurray, Kanada, memenangkan kompetisi ilmiah besar. Ia berhasil menyederhanakan konsep mekanika kuantum yang rumit dalam sebuah video di YouTube berdurasi 2 menit 58 detik.

Bernama Maryam Tsegaye, siswi yang bersekolah di Ecole McTavish Public High School itu membawa pulang hadiah utama sebesar 250.000 dolar AS atau sekitar Rp 3,5 miliar dari kompetisi tahunan Breakthrough Junior Challenge keenam.

Maryam menyamakan mekanika kuantum dengan bagaimana saudaranya berbuat curang saat bermain video game. Terowongan kuantum mengacu pada fenomena mekanika kuantum, di mana elektron dapat "menerobos" melalui penghalang yang secara teoritis tidak akan dapat dilintasi dari perspektif fisika klasik.

Di benak Maryam, saudara lelakinya menggunakan kode curang dalam game yang memungkinkan karakternya melewati dinding dalam game, dan pada dasarnya itu adalah hal yang sama dengan mekanika kuantum.

Baca Juga: Heboh Undangan Pernikahan Ala Jurnal Ilmiah, Publik: Ini Revisi Ya!

Untuk memperebutkan hadiah utama, karya Maryam harus dinilai oleh Sal Khan, pendiri Khan Academy, dan mantan astronot NASA Scott Kelly. Hadiah uang yang diterimanya tersebut merupakan beasiswa untuk kuliahnya.

Tak hanya itu, guru sainsnya juga akan mendapatkan hadiah sebesar 50.000 dolar AS atau sekitar Rp 705 juta dan sekolahnya akan menerima laboratorium sains baru senilai 100.000 dolar AS atau sekitar Rp 1,4 miliar.

"Selamat kepada Maryam, yang benar-benar bersinar sebagai komunikator sains yang patut diteladani. Maryam membuat video unik yang menjelaskan teori ilmiah yang rumit menggunakan istilah dan humor yang dapat diterima secara luas," kata Julia Milner, salah satu pendiri Breakthrough Junior Challenge, seperti dikutip Science Alert, Rabu (9/12/2020).

Kompetisi tahun ini diikuti oleh lebih dari 5.600 siswa berusia 13 hingga 18 tahun yang tersebar di 124 negara.

Baca Juga: 4 Poin Isi Riset Tsunami 20 Meter dari Jurnal Ilmiah Nature

Komentar