alexametrics

Lawan Hoaks Covid-19, Facebook Luncurkan Fitur Notifikasi Peringatan

Liberty Jemadu
Lawan Hoaks Covid-19, Facebook Luncurkan Fitur Notifikasi Peringatan
Ilustrasi aplikasi Facebook. [Shutterstock]

Upaya Facebook ini bisa dinilai sedikit terlambat karena baru dilakukan setahun selama pandemi.

Suara.com - Facebook luncurkan fitur baru yang bertujuan memerangi informasi yang salah terkait Covid-19. Aplikasi akan mengirimkan pemberitahuan langsung kepada pengguna yang menyukai, membagikan, atau mengomentari unggahan keliru Covid-19.

Dikutip dari The Verge, Rabu (16/12/2020), fitur ini bekerja apabila pengguna melakukan interaksi mengenai unggahan yang menyalahi standar komunitas Facebook tersebut. Kemudian, Facebook akan langsung menghapus unggahan dan mengirimkan alasannya melalui notifikasi.

Jika pengguna membuka notifikasi tersebut, maka mereka akan diarahkan ke unggahan yang dihapus dalam bentuk screenshot. Selain itu, aplikasi juga akan memberikan penjelasan singkat mengenai alasan penghapusan tersebut.

Selain itu, Facebook juga memberikan rekomendasi kepada pengguna untuk menindaklanjuti informasi yang salah. Pengguna akan diberikan opsi apakah mereka mau melihat fakta sesungguhnya mengenai Covid-19, meninggalkan, atau berhenti mengikuti halaman dan grup terkait.

Baca Juga: Kenal Lewat Facebook, Pelajar di Padang Diajak Jalan dan Dicabuli

Meski begitu, upaya Facebook ini bisa dinilai sedikit terlambat karena baru dilakukan setahun selama pandemi. Selain itu, peringatan notifikasi ini juga tidak menghilangkan prasangka klaim dalam postingan yang dihapus.

Notifikasi ini juga tidak berlaku pada unggahan yang diberi label 'fact-check'. Itu artinya, disinformasi Covid-19 yang tidak terlalu berbahaya masih memiliki peluang untuk disebarkan.

Upaya ini menjadi tindakan lanjutan dari Facebook untuk memerangi disinformasi terkait Covid-19. Sebelumnya, perusahaan juga menampilkan banner di beranda berita sebagai peringatan kepada penggunanya.

Sayangnya, banner tersebut justru membuat bingung bagi para pengguna Facebook. Dengan fitur notifikasi ini, pihak Facebook berharap dapat mengatasi masalah disinformasi Covid-19 yang beredar di platformnya.

Baca Juga: 6 Laskar FPI Tewas, Rachland: Buzzer Bikin Hoaks, Saya Kena Sanksi Facebook

Komentar