Terkubur Es Selama 57.000 Tahun, Ilmuwan Temukan Mumi Anak Serigala

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 24 Desember 2020 | 09:26 WIB
Terkubur Es Selama 57.000 Tahun, Ilmuwan Temukan Mumi Anak Serigala
Mumi anak serigala. [Livescience]

Suara.com - Para ilmuwan menemukan mumi anak serigala betina yang terkubur di bawah permafrost (lapisan bawah permukaan tanah tebal yang tetap membeku sepanjang tahun), selama 57.000 tahun.

Mumi serigala abu-abu (Canis lupus) ini pertama kali ditemukan seorang penambang emas, yang sedang menggali lapisan es di Yukon, Kanada, pada Juli 2016.

Baru sekarang para ahli merinci tentang anak serigala tersebut. Meskipun telah tertimbun selama puluhan ribu tahun, tapi serigala itu terawetkan secara alami dengan kondisi baik.

"Ini adalah spesimen serigala paling lengkap yang pernah ditemukan dari zaman es. Semua jaringan lembutnya, rambutnya, kulitnya, bahkan hidung kecilnya masih ada. Kondisi ini sangat langka," kata Julie Meachen, profesor anatomi di Des Moines University, seperti dikutip Live Science, Kamis (24/12/2020).

Mumi anak serigala. [Current Biology]
Mumi anak serigala. [Current Biology]

Studi ini telah diterbitkan di jurnal Current Biology pada 21 Desember, analisis sinar-X pada kerangka dan gigi mengungkapkan bahwa anak serigala itu baru berusia tujuh minggu sebelum mati.

Selain sebagai serigala zaman es terlengkap yang pernah ditemukan, mumi ini juga sangat penting bagi para peneliti karena ditemukan di Amerika Utara.

"Jenis spesimen ini cukup umum di Siberia, tetapi jauh lebih sulit untuk didapatkan daripada yang ditemukan di Yukon. Dengan temuan ini, kami lebih mudah mempelajarinya dan memberikan kesempatan langka untuk melihat dari mana serigala Amerika Utara berasal," tambah Meachen.

Meachen dan tim ilmuwan merekonstruksi genom mitokondria serigala dan menemukan kesamaan dengan serigala Beringian, kelompok serigala punah yang hidup di Yukon dan Alaska kuno, serta serigala abu-abu Rusia.

Mumi ini juga memberi para ilmuwan kesempatan untuk mengetahui apa yang dimakan serigala zaman es. Tim menemukan anak serigala ini lebih sering memangsa hewan yang hidup di air, seperti salmon Chinook.

baca juga

Salah satu yang masih menjadi misteri adalah bagaimana anak serigala itu menjadi mumi dan mati sendirian.

Para ilmuwan berhipotesis bahwa anak serigala itu mungkin terbunuh ketika sarangnya runtuh dan menguburnya. Ini akan menjelaskan mengapa fosilnya diawetkan dengan sempurna.

Mumi anak serigala. [Livescience]
Mumi anak serigala. [Livescience]

Penemuan seperti ini menjadi lebih umum ketika suhu Bumi semakin menghangat dan permafrost padat mulai mencair.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beri Akses Ilmuwan Internasional, China Buka Teleskop Radio Terbesar Dunia

Beri Akses Ilmuwan Internasional, China Buka Teleskop Radio Terbesar Dunia

Tekno | Senin, 21 Desember 2020 | 16:50 WIB

Spesies Baru, Ilmuwan Temukan Fosil Piton Tertua di Dunia

Spesies Baru, Ilmuwan Temukan Fosil Piton Tertua di Dunia

Tekno | Senin, 21 Desember 2020 | 09:30 WIB

Seorang Ilmuwan Rusia yang Kembangkan Vaksin Covid-19, Ditemukan Tewas

Seorang Ilmuwan Rusia yang Kembangkan Vaksin Covid-19, Ditemukan Tewas

News | Senin, 21 Desember 2020 | 09:54 WIB

Ditemukan Kerangka Berusia 3.000 Tahun Berpelukan, Romeo dan Juliet?

Ditemukan Kerangka Berusia 3.000 Tahun Berpelukan, Romeo dan Juliet?

Tekno | Minggu, 20 Desember 2020 | 05:30 WIB

Artefak Piramida Berusia 5.000 Tahun Ditemukan di Kaleng Rokok

Artefak Piramida Berusia 5.000 Tahun Ditemukan di Kaleng Rokok

Tekno | Jum'at, 18 Desember 2020 | 16:26 WIB

Sst... Ilmuwan Deteksi Sinyal Radio Pertama dari Eksoplanet

Sst... Ilmuwan Deteksi Sinyal Radio Pertama dari Eksoplanet

Tekno | Jum'at, 18 Desember 2020 | 13:30 WIB

Terkini

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:50 WIB

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:28 WIB

×