Saingi TSMC, Samsung Siapkan Rp 140 Triliun untuk Produksi Chipset

Senin, 25 Januari 2021 | 14:00 WIB
Saingi TSMC, Samsung Siapkan Rp 140 Triliun untuk Produksi Chipset
Logo Samsung. [Shutterstock]

Suara.com - Samsung makin serius dalam mengembangkan produksi chipsetnya. Perusahaan asal Korea Selatan ini dilaporkan tengah mempertimbangkan investasi besar-besaran dalam pembuatan chip baru.

Diwartakan Sammobile, Senin (25/1/2021), Samsung siap merogoh kocek hingga 10 miliar dolar AS atau Rp 140 triliun, dalam mengembangkan produksi chipset yang berlokasi di Texas, Amerika Serikat.

Investasi tersebut juga dikatakan sebagai perlawanan untuk bersaing dengan produsen chipset terbesar di dunia saat ini, Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC).

Sebagaimana diketahui, TSMC merupakan produsen chipset yang didesain beberapa produk seperti Qualcomm, Apple, hingga Samsung. Beberapa produsen ini hanya mendesain chip, namun proses produksi tetap diserahkan ke TSMC.

Ilustrasi chipset. [Shutterstock]
Ilustrasi chipset. [Shutterstock]

Saat ini, Samsung tengah berdiskusi untuk membangun pabrik baru di Austin, Texas. Proses ini akan bermuara pada menghasilkan chip dengan fabrikasi 3nm yang sangat canggih.

Rencananya sekarang adalah memulai pekerjaan konstruksi tahun ini dengan peralatan utama dipasang pada 2022 sebelum operasi dimulai pada 2023.

Hal tersebut akan menjadi pabrik pembuat chip pertama di AS yang menggunakan litografi ultraviolet ekstrim, teknologi sangat canggih yang digunakan Samsung untuk memproduksi chip generasi berikutnya.

Upaya ini dinilai sebagai momentum tepat bagi Samsung dalam mempertimbangkan investasi di sana. Sebab, Pemerintah AS ingin mengembalikan pekerjaan manufaktur maju yang sebagian besar telah bergeser ke Asia selama beberapa dekade terakhir.

Perusahaan teknologi terbesar di dunia seperti Microsoft, Google, dan Amazon juga semakin banyak merancang chipset mereka sendiri untuk pusat data.

Baca Juga: Deretan Fitur Ini Dihapus dari Smartphone Samsung

Dikarenakan mereka tidak memiliki produksi sendiri, mereka perlu bekerja sama dengan mitra seperti TSMC atau Samsung.

Basis manufaktur di AS akan menempatkan Samsung pada posisi yang lebih baik untuk mencoba dan memenangkan pesanan dari raksasa industri ini.

Samsung juga bukan satu-satunya perusahaan yang memiliki ide ini. TSMC juga tengah bersiap membangun pabrik pembuatan chipnya sendiri senilai 12 miliar dolar AS atau Rp 168 triliun di Arizona, AS. Pabrik ini diharapkan bisa muncul pada 2024.

Samsung saat ini memiliki fasilitas di Austin, tetapi hanya mampu menjalankan proses yang lebih lama. Perlu fasilitas baru untuk jalur EUV.

Samsung hanya memiliki dua pabrik EUV saat ini. Satu terletak di fasilitas chip utamanya di Hwaseong sementara yang lain sedang dibangun di Pyeongtaek, Korea Selatan.

Kantor Samsung di Korea Selatan. {Shutterstock]
Kantor Samsung di Korea Selatan. {Shutterstock]

Pabrik baru akan berlokasi tepat di sebelah Fab Austin. Divisi Samsung AS telah membeli tanah di sebelah pabrik pada Oktober tahun lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI