alexametrics

Huawei Kembali Gugat FCC ke Pengadilan Amerika Serikat

Dythia Novianty | Dicky Prastya
Huawei Kembali Gugat FCC ke Pengadilan Amerika Serikat
Logo Huawei. [Shutterstock]

Huawei mengajukan gugatan ke pengadilan Amerika Serikat untuk membatalkan penetapan Federal Communications Commission (FCC).

Suara.com - Huawei mengajukan gugatan ke pengadilan Amerika Serikat untuk membatalkan penetapan Federal Communications Commission (FCC), di mana Huawei dituduh sebagai ancaman keamanan nasional.

Perusahaan telekomunikasi asal China tersebut berpendapat bahwa keputusan FCC pada Desember 2020 lalu telah melampaui otoritas hukum.

"Hal ini berpotensi memengaruhi kepentingan keuangan industri telekomunikasi secara keseluruhan," kata Huawei, dikutip dari The Verge, Kamis (11/2/2021).

Setelah Trump lengser, tampaknya FCC masih belum mengubah ketetapan tersebut. FCC pemerintahan Biden menegaskan bahwa mereka tetap mendukung keputusan tersebut.

Baca Juga: Pendiri Huawei Sebut iPhone 12 Smartphone Terbaik di Dunia?

Ilustrasi Amerika Serikat vs China. [Shutterstock]
Ilustrasi Amerika Serikat vs China. [Shutterstock]

“Tahun lalu FCC mengeluarkan keputusan akhir yang mengidentifikasi Huawei sebagai ancaman keamanan nasional berdasarkan bukti substansial yang dikembangkan oleh FCC dan sejumlah badan keamanan nasional AS. Kami akan terus mempertahankan keputusan itu,” kata Juru Bicara FCC.

Sebagai informasi, Huawei dianggap sebagai ancaman sejak zaman pemerintahan Trump. Ia telah menggunakan berbagai cara untuk memutuskan hubungan antara perusahaan AS dengan Huawei.

Pemerintahan Trump berpendapat bahwa perangkat telekomunikasi Huawei akan menimbulkan risiko keamanan yang tidak bisa dimaafkan.

Mereka juga mengatakan bahwa alat Huawei memungkinkan perusahaan bisa memata-matai orang Amerika.

Pada 2019, FCC memutuskan pelarangan penggunaan dana federal untuk membeli produk Huawei dan perusahaan China lainnya, ZTE, sekaligus mencegah perusahaan AS dalam menggunakan teknologi untuk pengembangan jaringan nirkabel. Keputusan ini mulai berlaku pada Juni 2020 lalu.

Baca Juga: Rumor! Huawei Siap Kembangkan Konsol Game Mirip PlayStation dan Xbox

FCC kemudian bertindak lebih jauh. Desember 2020, mereka memutuskan agar perusahaan AS mengganti peralatan Huawei yang saat itu masih digunakan.

Komentar