Huawei Kembali Gugat FCC ke Pengadilan Amerika Serikat

Dythia Novianty, Dicky Prastya

Kamis, 11 Februari 2021 | 15:30 WIB
Huawei Kembali Gugat FCC ke Pengadilan Amerika Serikat
Logo Huawei. [Shutterstock]

Suara.com - Huawei mengajukan gugatan ke pengadilan Amerika Serikat untuk membatalkan penetapan Federal Communications Commission (FCC), di mana Huawei dituduh sebagai ancaman keamanan nasional.

Perusahaan telekomunikasi asal China tersebut berpendapat bahwa keputusan FCC pada Desember 2020 lalu telah melampaui otoritas hukum.

"Hal ini berpotensi memengaruhi kepentingan keuangan industri telekomunikasi secara keseluruhan," kata Huawei, dikutip dari The Verge, Kamis (11/2/2021).

Setelah Trump lengser, tampaknya FCC masih belum mengubah ketetapan tersebut. FCC pemerintahan Biden menegaskan bahwa mereka tetap mendukung keputusan tersebut.

Ilustrasi Amerika Serikat vs China. [Shutterstock]
Ilustrasi Amerika Serikat vs China. [Shutterstock]

“Tahun lalu FCC mengeluarkan keputusan akhir yang mengidentifikasi Huawei sebagai ancaman keamanan nasional berdasarkan bukti substansial yang dikembangkan oleh FCC dan sejumlah badan keamanan nasional AS. Kami akan terus mempertahankan keputusan itu,” kata Juru Bicara FCC.

Sebagai informasi, Huawei dianggap sebagai ancaman sejak zaman pemerintahan Trump. Ia telah menggunakan berbagai cara untuk memutuskan hubungan antara perusahaan AS dengan Huawei.

Pemerintahan Trump berpendapat bahwa perangkat telekomunikasi Huawei akan menimbulkan risiko keamanan yang tidak bisa dimaafkan.

Mereka juga mengatakan bahwa alat Huawei memungkinkan perusahaan bisa memata-matai orang Amerika.

Pada 2019, FCC memutuskan pelarangan penggunaan dana federal untuk membeli produk Huawei dan perusahaan China lainnya, ZTE, sekaligus mencegah perusahaan AS dalam menggunakan teknologi untuk pengembangan jaringan nirkabel. Keputusan ini mulai berlaku pada Juni 2020 lalu.

baca juga

FCC kemudian bertindak lebih jauh. Desember 2020, mereka memutuskan agar perusahaan AS mengganti peralatan Huawei yang saat itu masih digunakan.

Selain Huawei, Pemerintah Trump juga telah berseteru dengan perusahaan teknologi China lainnya. Saat berkuasa, ia telah melarang aplikasi seluler TikTok dan WeChat.

Setelah digantikan Biden, pemerintah AS masih belum memutuskan langkah selanjutnya terhadap TikTok. Namun pemerintahan Biden mengindikasikan bahwa mereka akan tetap memblokir Huawei.

Joe Biden menandatangani surat perintah eksekutif setelah dilantik.[ANTARA/REUTERS/Tom Brenner]
Joe Biden menandatangani surat perintah eksekutif setelah dilantik.[ANTARA/REUTERS/Tom Brenner]

"Tidak ada alasan untuk menghapusnya (Huawei) dari Daftar Entitas," ujar Calon Sekretaris Departemen Perdagangan AS era Biden.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ponsel Lipat Huawei Mate X2 Meluncur 22 Februari

Ponsel Lipat Huawei Mate X2 Meluncur 22 Februari

Tekno | Rabu, 03 Februari 2021 | 13:52 WIB

Dilarang Trump, Xiaomi Serang Balik dengan Ajukan Gugatan ke Pengadilan AS

Dilarang Trump, Xiaomi Serang Balik dengan Ajukan Gugatan ke Pengadilan AS

Tekno | Minggu, 31 Januari 2021 | 12:30 WIB

Huawei Berikan 1000 Akun Cloud E-Learning untuk 500 Kampus di Indonesia

Huawei Berikan 1000 Akun Cloud E-Learning untuk 500 Kampus di Indonesia

Tekno | Jum'at, 29 Januari 2021 | 22:27 WIB

CEO Honor Konfirmasi Bakal Kembali Hadirkan Layanan Google

CEO Honor Konfirmasi Bakal Kembali Hadirkan Layanan Google

Tekno | Jum'at, 29 Januari 2021 | 10:30 WIB

Bocoran Teranyar Huawei Mate 40E, Tidak Jadi Pakai Sensor Sony?

Bocoran Teranyar Huawei Mate 40E, Tidak Jadi Pakai Sensor Sony?

Tekno | Kamis, 28 Januari 2021 | 16:15 WIB

Samsung Galaxy A72 Bawa Pengisian Cepat 25W?

Samsung Galaxy A72 Bawa Pengisian Cepat 25W?

Tekno | Kamis, 28 Januari 2021 | 07:00 WIB

Terkini

Daftar Atribut Pramuka SD Lengkap untuk 14 Agustus 2026, Apa Saja yang Wajib Dipakai?

Daftar Atribut Pramuka SD Lengkap untuk 14 Agustus 2026, Apa Saja yang Wajib Dipakai?

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:53 WIB

5 Langkah Membersihkan Mesin Cuci agar Baju Bebas Apek, Tanpa Perlu Dibongkar

5 Langkah Membersihkan Mesin Cuci agar Baju Bebas Apek, Tanpa Perlu Dibongkar

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:53 WIB

BNI Tingkatkan Kualitas Tata Kelola SDM dengan LSP dan Standar Sertifikasi ISO

BNI Tingkatkan Kualitas Tata Kelola SDM dengan LSP dan Standar Sertifikasi ISO

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:52 WIB

3 Rekomendasi HP Samsung RAM 8 GB Murah Harga Mulai Rp2 Jutaan, Pilihan Menarik untuk Dipinang

3 Rekomendasi HP Samsung RAM 8 GB Murah Harga Mulai Rp2 Jutaan, Pilihan Menarik untuk Dipinang

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:52 WIB

Reward Pemda Berprestasi, Mendagri Tekankan Pentingnya Keseimbangan dengan Pembinaan Daerah

Reward Pemda Berprestasi, Mendagri Tekankan Pentingnya Keseimbangan dengan Pembinaan Daerah

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:47 WIB

Pengumuman Baru MSCI Bikin Rupiah Terus Tertekan

Pengumuman Baru MSCI Bikin Rupiah Terus Tertekan

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:44 WIB

Perintah Balik ke Jakarta dan Munculnya Dua Sosok Tak Dikenal Sebelum Kematian Sutrimo

Perintah Balik ke Jakarta dan Munculnya Dua Sosok Tak Dikenal Sebelum Kematian Sutrimo

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:43 WIB

Mendagri Ajak Kementerian dan Lembaga Beri Apresiasi bagi Pemda Berprestasi

Mendagri Ajak Kementerian dan Lembaga Beri Apresiasi bagi Pemda Berprestasi

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:41 WIB

Marc Klok Sebut Laga Lawan Sabah FC dan Bali United Penting untuk Persib

Marc Klok Sebut Laga Lawan Sabah FC dan Bali United Penting untuk Persib

Bola | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:35 WIB

Desil Berapa yang Nggak Boleh Beli Pertalite? Begini Cara Ceknya!

Desil Berapa yang Nggak Boleh Beli Pertalite? Begini Cara Ceknya!

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:35 WIB

×