Kabar Baik, Obat Radang Sendi Diklaim Kurangi Risiko Kematian Covid-19

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 16 Februari 2021 | 10:30 WIB
Kabar Baik, Obat Radang Sendi Diklaim Kurangi Risiko Kematian Covid-19
Ilustrasi obat virus corona. [Shutterstock]

Suara.com - Penelitian terbaru menemukan bahwa obat untuk mengobati artritis reumatoid (peradangan sendi akibat sistem kekebalan tubuh yang menyerang jaringannya sendiri), dapat mengurangi risiko kematian akibat virus Corona (Covid-19) dan mempercepat pemulihan.

Obat yang disebut tocilizumab, diklaim dapat menyelamatkan nyawa satu dari 25 pasien Covid-19 di rumah sakit dan mengurangi penggunaan ventilator dalam perawatan intensif.

Para peneliti mengatakan, sekitar setengah dari pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit dapat memperoleh manfaat dari perawatan tersebut.

Ilmuwan dari uji coba Pemulihan nasional mengatakan, ketika tocilizumab diberikan bersama steroid deksametason, itu dapat mengurangi risiko kematian absolut sebesar empat poin persentase.

Ilustrasi radang sendi. [Shutterstock]

Obat tersebut sudah digunakan NHS untuk merawat beberapa pasien Covid-19 setelah hasil awal bulan lalu menunjukkan, obat itu mengurangi risiko kematian serta waktu yang dihabiskan di rumah sakit hingga 10 hari.

Sebagai hasil dari temuan terbaru, sekretaris kesehatan mengatakan obat tersebut akan tersedia lebih luas di NHS untuk membantu merawat pasien Covid-19.

Para ahli menemukan obat tersebut dapat mengurangi risiko relatif kematian sebesar 14 persen dan mempersingkat waktu yang dihabiskan di rumah sakit, hingga lima hari ketika digunakan untuk pasien yang menggunakan oksigen dan sebagai tambahan deksametason.

"Hasilnya jelas menunjukkan manfaat tocilizumab dan deksametason dalam mengatasi konsekuensi terburuk Covid-19. Itu meningkatkan kelangsungan hidup, memperpendek rawat inap di rumah sakit, dan mengurangi kebutuhan akan ventilator mekanis," kata Martin Landray, profesor kedokteran dan epidemiologi di Universitas Oxford, seperti dikutip dari Independent, Selasa (16/2/2021).

Tercatat lebih dari 4.000 pasien dilibatkan dalam uji coba Pemulihan, dengan 2.022 pasien secara acak dialokasikan untuk menerima tocilizumab, sedangkan sisanya menerima perawatan standar.

baca juga

Mayoritas 82 persen pasien menggunakan steroid seperti deksametason sebagai bagian dari perawatan standar.

Para peneliti menemukan bahwa kematian pada kelompok yang menggunakan tocilizumab sebesar 29 persen (596 pasien) pada 28 hari, dibandingkan dengan 33 persen atau 694 pasien pada kelompok perawatan standar.

Tocilizumab juga secara signifikan mengurangi kemungkinan pasien membutuhkan ventilasi atau kematian dari 38 persen menjadi 33 persen di antara pasien yang tidak menggunakan ventilasi invasif, ketika mereka memulai percobaan.

Menurut tim, hasil juga menunjukkan bahwa untuk pasien yang mengalami peradangan signifikan dan membutuhkan oksigen, kombinasi steroid seperti deksametason dan tocilizumab mengurangi kematian sekitar sepertiga, untuk pasien yang membutuhkan oksigen sederhana dan hampir setengahnya untuk pasien membutuhkan ventilasi.

"Kami sekarang tahu bahwa manfaat tocilizumab meluas ke semua pasien Covid-19 dengan kadar oksigen rendah dan peradangan yang signifikan," ucap Peter Horby, profesor penyakit menular di Universitas Oxford.

Medical ventilator yang sangat dibutuhkan para pasien Covid-19. Pabrikan otomotif juga akan menggarap ketersediaannya. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].
Medical ventilator yang sangat dibutuhkan para pasien Covid-19. Pabrikan otomotif juga akan menggarap ketersediaannya. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Tahun lalu, percobaan juga menemukan bahwa deksametason mengurangi risiko kematian sepertiga untuk pasien yang menggunakan ventilator dan seperlima untuk pasien yang menggunakan oksigen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Samakan Long Covid-19 dengan Gejala yang Dirasakan Penyintas Ebola

Ilmuwan Samakan Long Covid-19 dengan Gejala yang Dirasakan Penyintas Ebola

Health | Sabtu, 30 Januari 2021 | 15:08 WIB

CEK FAKTA: Qusthul Hindi Bermanfaat Sembuhkan Covid-19?

CEK FAKTA: Qusthul Hindi Bermanfaat Sembuhkan Covid-19?

Health | Jum'at, 29 Januari 2021 | 16:43 WIB

Uji Klinis Obat Covid-19 Buatan Sendiri, Uganda Jamin Keamanan dan Manfaat

Uji Klinis Obat Covid-19 Buatan Sendiri, Uganda Jamin Keamanan dan Manfaat

Health | Jum'at, 29 Januari 2021 | 15:30 WIB

Perhatian! Ini Faktor Risiko Tertinggi Kedua Kematian Akibat Covid-19

Perhatian! Ini Faktor Risiko Tertinggi Kedua Kematian Akibat Covid-19

Tekno | Jum'at, 29 Januari 2021 | 11:30 WIB

Kerja Sama, Ilmuwan Turki dan China Mulai Penelitian Obat Virus Corona

Kerja Sama, Ilmuwan Turki dan China Mulai Penelitian Obat Virus Corona

Health | Kamis, 28 Januari 2021 | 15:30 WIB

Perlu Diketahui, Ini Gejala Paling Umum dari Strain Covid-19 Baru

Perlu Diketahui, Ini Gejala Paling Umum dari Strain Covid-19 Baru

Tekno | Kamis, 28 Januari 2021 | 13:30 WIB

Terkini

Pernah Jadi Kapolda hingga Wakapolri! Rekam Jejak Dedi Prasetyo yang Dipercaya Prabowo Pimpin BRAN

Pernah Jadi Kapolda hingga Wakapolri! Rekam Jejak Dedi Prasetyo yang Dipercaya Prabowo Pimpin BRAN

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:23 WIB

Jemaah Bayar USD4 Ribu untuk Kuota Tambahan Haji, Uang Disimpan di Apartemen

Jemaah Bayar USD4 Ribu untuk Kuota Tambahan Haji, Uang Disimpan di Apartemen

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:22 WIB

Prabowo Lantik 2 Wamenkeu Baru: Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Alfirman

Prabowo Lantik 2 Wamenkeu Baru: Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Alfirman

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:21 WIB

Dari Dubai Chocolate hingga Crookie, Alasan Tren Dessert Cokelat Terus Berubah

Dari Dubai Chocolate hingga Crookie, Alasan Tren Dessert Cokelat Terus Berubah

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:21 WIB

5 Rekomendasi Pembersih Wajah untuk Kulit Sensitif dan Sering Memerah, Aman Tidak Bikin Ketarik

5 Rekomendasi Pembersih Wajah untuk Kulit Sensitif dan Sering Memerah, Aman Tidak Bikin Ketarik

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:21 WIB

Bukan Avanza, Deretan 6 Mobil Ini Berpeluang Jadi Ancaman untuk Mitsubishi Xpander: Kenapa?

Bukan Avanza, Deretan 6 Mobil Ini Berpeluang Jadi Ancaman untuk Mitsubishi Xpander: Kenapa?

Otomotif | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Erna dan Ari, Pasangan Atlet Disabilitas yang Tumbuh Bersama Lewat Warung Kelontong

Erna dan Ari, Pasangan Atlet Disabilitas yang Tumbuh Bersama Lewat Warung Kelontong

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Bermodal Barcode Sakti Online dan Truk Siluman, Penimbun Solar Subsidi di Balam Diciduk di SPBU

Bermodal Barcode Sakti Online dan Truk Siluman, Penimbun Solar Subsidi di Balam Diciduk di SPBU

Lampung | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Kenapa Weton Pahing Tidak Boleh ke Gunung Kawi?

Kenapa Weton Pahing Tidak Boleh ke Gunung Kawi?

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Review Lagu 'Sederhana' Sheila On 7: Sindiran Buat si Paling Hobi Pamer

Review Lagu 'Sederhana' Sheila On 7: Sindiran Buat si Paling Hobi Pamer

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:15 WIB

×