Gumpalan Meteorit Seberat 14 Kilogram Ditemukan di Swedia

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 25 Februari 2021 | 13:56 WIB
Gumpalan Meteorit Seberat 14 Kilogram Ditemukan di Swedia
Penemuan meteorit di Swedia. [Swedish Museum of Natural History]

Suara.com - Meteorit yang jatuh di Swedia pada November 2020, kini telah ditemukan di Uppsala dalam bentuk gumpalan batuan kaya besi.

Menurut Museum Sejarah Alam Swedia, gumpalan meteorit itu seukuran sepotong roti namun memiliki berat sekitar 14 kilogram.

Meteorit itu pernah menjadi bagian dari batuan luar angkasa yang lebih besar, mungkin beratnya lebih dari 8,1 metrik ton.

Setelah benturan terjadi pada 7 November lalu, para ilmuwan di Museum Sejarah Alam Swedia, menghitung kemungkinan lokasi pendaratan dan menemukan beberapa pecahan kecil meteorit besi di dekat desa Adalen.

Fragmen tersebut panjangnya hanya sekitar 0,1 inci, tetapi penyelidikan juga menemukan sebuah batu besar dan akar pohon yang jelas-jelas terkena sesuatu yang berat.

Tak menyerah, Andreas Forsberg dan Anders Zetterqvist, ahli geologi Stockholm, kembali ke situs tersebut dan menemukan bagian yang jauh lebih besar.

Penemuan meteorit di Swedia. [Swedish Museum of Natural History]
Penemuan meteorit di Swedia. [Swedish Museum of Natural History]

Potongan itu berada sekitar 70 meter dari area di mana pecahan itu ditemukan dan sebagian terkubur dalam lumut. Salah satu sisinya rata dan retak, kemungkinan besar akibat tabrakan.

Tak hanya itu, meteorit tersebut juga ditandai dengan cekungan melingkar. Menurut museum, hal ini biasa terjadi pada meteorit besi dan terbentuk ketika batuan luar angkasa sebagian meleleh saat melewati atmosfer.

"Itu adalah contoh pasti pertama dari meteorit besi yang baru jatuh di negara kami. Ini juga pertama kalinya fragmen meteorit yang terkait dengan bola api yang diamati ditemukan di Swedia selama 66 tahun," kata Dan Holtstam, kurator Museum Sejarah Alam Swedia, seperti dikutip dari Live Science, Kamis (25/2/2021).

baca juga

Menurut para ahli, dikarenakan meteorit kaya akan besi maka sangat mungkin untuk menyempurnakan simulasi jatuhnya meteorit.

Meteorit besi adalah jenis meteorit paling umum kedua yang mendarat di Bumi, setelah meteorit berbatu. Itu berasal dari inti planet dan asteroid. Dengan kata lain, meteorit besi dapat menyimpan petunjuk pembentukan tata surya.

Beberapa meteorit kaya besi telah ditemukan mengandung mineral yang tidak tersedia di Bumi. Jenis meteorit lainnya mengandung senyawa organik yang kompleks, kemungkinan mengisyaratkan bagaimana bahan penyusun kehidupan awalnya mendarat di Bumi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Italia Lockdown Jelang Natal dan Tahun Baru, Bar dan Restoran Tutup

Italia Lockdown Jelang Natal dan Tahun Baru, Bar dan Restoran Tutup

Health | Senin, 21 Desember 2020 | 13:54 WIB

Jelang Liburan Natal dan Tahun Baru, Italia Kembali Berlakukan Lockdown

Jelang Liburan Natal dan Tahun Baru, Italia Kembali Berlakukan Lockdown

News | Senin, 21 Desember 2020 | 09:18 WIB

Covid-19: Swedia Gagal Lindungi Lansia

Covid-19: Swedia Gagal Lindungi Lansia

Video | Jum'at, 18 Desember 2020 | 06:05 WIB

Kotoran Dimana-mana, Seorang Ibu di Swedia Kurung Anaknya selama 28 Tahun

Kotoran Dimana-mana, Seorang Ibu di Swedia Kurung Anaknya selama 28 Tahun

News | Rabu, 02 Desember 2020 | 19:43 WIB

Pangeran Swedia,  Carl Philip dan Putri Sofia Positif Corona

Pangeran Swedia, Carl Philip dan Putri Sofia Positif Corona

News | Kamis, 26 November 2020 | 21:10 WIB

Wow! Meteorit Mars yang Jatuh Jutaan Tahun Lalu Mengandung Kristal

Wow! Meteorit Mars yang Jatuh Jutaan Tahun Lalu Mengandung Kristal

Jatim | Senin, 23 November 2020 | 10:09 WIB

Terkini

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

×