Marak Hoaks Selama Pandemi, WhatsApp Hapus 2 Juta Akun Tiap Bulan

Dythia Novianty, Dicky Prastya

Rabu, 17 Maret 2021 | 13:24 WIB
Marak Hoaks Selama Pandemi, WhatsApp Hapus 2 Juta Akun Tiap Bulan
Ilustrasi WhatsApp. [iGlobalWeb/Pixabay]

Suara.com - WhatsApp mengungkap telah menghapus 2 juta akun pengguna setiap bulan. Hal ini dilakukan demi mencegah penyebaran hoaks terkait pandemi Covid-19 yang muncul di aplikasinya.

"Whatsapp sudah menonaktifkan rata-rata 2 juta akun setiap bulan. Sebanyak 75 persen di antaranya tidak ada komplain dari pengguna," ungkap Esther Samboh selaku Manajer Kebijakan Publik WhatsApp Indonesia dalam konferensi pers virtual, Rabu (17/3/2021).

Menurut Esther, dari total 2 juta akun yang diblokir, hanya 25 persen pengguna yang komplain ke WhatsApp dan meminta pemulihan akun.

Artinya, 75 persen akun tersebut memang sengaja dibuat untuk menyebarkan hoaks dan berita bohong.

Tak hanya disinformasi, WhatsApp juga sering menemukan bentuk penipuan yang tersebar di aplikasi.

Esther mengatakan, kejahatan digital yang saat ini terpantau adalah pemalsuan identitas dengan menggunakan foto profil orang lain demi menipu korban.

Esther Samboh selaku Manajer Kebijakan Publik WhatsApp Indonesia dalam konferensi pers virtual, Rabu (17/3/2021). [Screenshot/Dicky Prastya]
Esther Samboh selaku Manajer Kebijakan Publik WhatsApp Indonesia dalam konferensi pers virtual, Rabu (17/3/2021). [Screenshot/Dicky Prastya]

Untuk mencegahnya, WhatsApp kini memiliki beberapa fitur yang bisa melindungi privasi pengguna.

Dia mencontohkan, pengguna bisa mengubah opsi pengaturan yang sudah disediakan WhatsApp.

"Misalnya, di pengaturan WhatsApp kalian bisa klik kolom Akun dan pilih Privasi. Di sana pengguna bisa mengutak-atik beberapa pilihan seperti opsi last seen, laporan dibaca atau centang biru, hingga invite grup," katanya.

baca juga

Kemudian, Esther juga menyarankan agar pengguna lebih jeli dalam melihat informasi yang disebarkan di grup atau chat pribadi.

Jika mereka menemukan tanda panah 'Diteruskan' atau "Diteruskan hingga berkali-kali", maka pengguna mesti kembali mengecek kebenaran informasi tersebut.

"Artinya, pesan dengan logo ini berarti disebarkan bukan dari orang terdekat pengguna. Nyatanya, upaya ini terbukti cukup efektif karena bisa menekan penyebaran pesan hingga 75 persen," pungkasnya.

Selain itu, WhatsApp juga telah memberikan fitur blokir akun atau laporkan.

Ilustrasi WhatsApp. [Tumisu/Pixabay]
Ilustrasi WhatsApp. [Tumisu/Pixabay]

Menurut Esther, jika pengguna memang mendapatkan pesan dari seseorang tak dikenal dan kemungkinan menyebar berita hoaks, mereka bisa memanfaatkan fitur tersebut.

"Dengan fitur ini, diharapkan pengguna tetap nyaman saat menggunakan WhatsApp dan menghindari penyebaran berita hoaks," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Cek Diblokir di WhatsApp: Gunakan versi Web

Cara Cek Diblokir di WhatsApp: Gunakan versi Web

Tekno | Rabu, 10 Maret 2021 | 19:08 WIB

Kemenkes dan Facebook Bermitra untuk Sebar Informasi Vaksin Covid-19

Kemenkes dan Facebook Bermitra untuk Sebar Informasi Vaksin Covid-19

Tekno | Selasa, 09 Maret 2021 | 18:39 WIB

Viral Kabar Duka Diumumkan di Grup WA Keluarga, Bukan Manusia

Viral Kabar Duka Diumumkan di Grup WA Keluarga, Bukan Manusia

Hits | Selasa, 09 Maret 2021 | 15:29 WIB

Update! WhatsApp Tingkatkan Fitur Keamanannya

Update! WhatsApp Tingkatkan Fitur Keamanannya

Tekno | Selasa, 09 Maret 2021 | 07:05 WIB

WhatsApp Kembali Ingatkan Pengguna soal Aturan Privasi Baru

WhatsApp Kembali Ingatkan Pengguna soal Aturan Privasi Baru

Tekno | Senin, 08 Maret 2021 | 22:54 WIB

Kumpulan Ucapan Selamat Isra Miraj Paling Populer, Sebarkan Lewat WhatsApp

Kumpulan Ucapan Selamat Isra Miraj Paling Populer, Sebarkan Lewat WhatsApp

Bali | Selasa, 09 Maret 2021 | 08:10 WIB

Terkini

Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah

Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah

Jabar | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi

Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak

Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak

Banten | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:23 WIB

Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA

Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA

Jawa Tengah | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35

Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen

Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen

Jabar | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting

Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan

Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang

Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang

Banten | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil

Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil

Bogor | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 22:51 WIB

×