Semakin Agresif, Call of Duty Warzone Berantas Gelombang Cheater

Dinar Surya Oktarini, Rezza Dwi Rachmanta

Rabu, 17 Maret 2021 | 21:49 WIB
Semakin Agresif, Call of Duty Warzone Berantas Gelombang Cheater
Logo Call of Duty. (YouTube/ Call of Duty)

Suara.com - Developer Call of Duty Warzone, Raven Software mengungkapkan bahwa pihaknya telah memberantas gelombang cheater. Raven Software juga menjelaskan pemberantasan cheater akan semakin masif dan agresif di masa mendatang.

Sistem anti-cheat yang dikembangkan oleh developer diklaim dapat memfilter player curang atau cheater. Ini merupakan pengumuman kedua di tahun 2021. Sebelumnya mereka telah memblokir sebanyak 60 ribu akun.

Masih belum diketahui terkait jumlah secara spesifik "gelombang cheater" yang disebutkan Raven Software.

Namun di lain pihak, sang publisher, Activision, mengatakan kepada PC Gamer bahwa mereka sudah memberikan penalti terbaru kepada setidaknya 30 ribu akun. Itu berarti Warzone sudah memberantas hampir 100 ribu akun hanya pada 2021 saja.

Tahun lalu, Raven Software pernah mengatakan bahwa mereka sudah memblokir lebih dari 200 ribu akun yang terdeteksi cheater.

Sistem anti-cheat yang diperbarui diklaim memberantas cheater di Warzone. (Twitter/ RavenSoftware)
Sistem anti-cheat yang diperbarui diklaim memberantas cheater di Warzone. (Twitter/ RavenSoftware)

Melalui blog resminya Raven Software juga menjelaskan beberapa jenis kecurangan sehingga memaksa mereka untuk memblokir akun cheater.

Beberapa kecurangan yang berhasil mereka deteksi termasuk "aimbots, wallhacks, trainer, stat hacks, texture hacks, leaderboard hacks, injector, dan hex editor".

Dikutip dari Games Radar, cheater juga menggunakan aplikasi pihak ketiga dan software untuk mendukung kecurangan sehingga terdeteksi oleh sistem.

Developer dari Call of Duty Warzone tersebut berjanji akan terus memperkuat sistem pendeteksian sehingga platform game terbebas dari cheater.

baca juga
Karakter di Call of Duty Warzone. (Callofduty.com)
Karakter di Call of Duty Warzone. (Callofduty.com)

Janji yang mereka ucapkan pada awal 2021 ternyata diwujudkan pada sistem anti-cheat terbaru. Akun yang terdeteksi sebagai cheater dengan pelanggaran berat akan dilakukan "ban permanent". Itu berarti player tidak bisa menggunakan akun mereka untuk memainkan Call of Duty Warzone lagi. Setidaknya sistem anti-cheat bisa memberantas sedikit gangguan yang ada pada game.

Dengan dimulainya Warzone dan Black Ops Cold War Season 2, hadirnya kumpulan glitch juga membuat pemain tak nyaman. Bahkan baru-baru ini terdapat glitch aneh yang membuat pertandingan berakhir lebih awal.

Terkait ratusan ribu akun yang sudah diblokir karena terdeteksi cheater, cukup menarik melihat perkembangan sistem anti-cheat dari Raven Software di Call of Duty Warzone. Semoga saja sistem mereka akurat sehingga player yang tidak bersalah juga tak terkena blokir.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertama, Sharp Gandeng Telkom Luncurkan TV Game Streaming

Pertama, Sharp Gandeng Telkom Luncurkan TV Game Streaming

Tekno | Rabu, 17 Maret 2021 | 15:00 WIB

Mengerikan! Anak Ini Gila Akibat Kecanduan Game Online, Hingga Masuk RSJ

Mengerikan! Anak Ini Gila Akibat Kecanduan Game Online, Hingga Masuk RSJ

Bogor | Selasa, 16 Maret 2021 | 16:30 WIB

PUBG Mobile Jadi Game Terlaris Februari, Raup Rp 3,6 Triliun

PUBG Mobile Jadi Game Terlaris Februari, Raup Rp 3,6 Triliun

Tekno | Senin, 15 Maret 2021 | 21:46 WIB

Terkini

Amnesty Minta Pelaku Pembubaran Ibadah GKPI Tangerang Diproses Hukum

Amnesty Minta Pelaku Pembubaran Ibadah GKPI Tangerang Diproses Hukum

News | Senin, 21 September 2026 | 21:41 WIB

Ahli Soroti Kerugian Negara Rp2 Triliun di Kasus TPL: Harus Diaudit BPK

Ahli Soroti Kerugian Negara Rp2 Triliun di Kasus TPL: Harus Diaudit BPK

News | Senin, 21 September 2026 | 21:36 WIB

Dari Jakarta hingga Sukabumi, Belasan Aset Mewah Ipda Yayat Dibidik KPK

Dari Jakarta hingga Sukabumi, Belasan Aset Mewah Ipda Yayat Dibidik KPK

News | Senin, 21 September 2026 | 21:35 WIB

Dari Garmin Run 2026, Gaya Hidup Aktif Bertemu Solusi Finansial

Dari Garmin Run 2026, Gaya Hidup Aktif Bertemu Solusi Finansial

Sport | Senin, 21 September 2026 | 21:24 WIB

Kondisi Doddy Katamsi Memprihatinkan Akibat Penyakit Jantung, Keluarga Meminta Doa

Kondisi Doddy Katamsi Memprihatinkan Akibat Penyakit Jantung, Keluarga Meminta Doa

Entertainment | Senin, 21 September 2026 | 21:21 WIB

Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, KIKA Beri Kritik Pedas ke Prabowo

Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, KIKA Beri Kritik Pedas ke Prabowo

News | Senin, 21 September 2026 | 21:13 WIB

Tuntutan 8,5 Tahun Bikin Suasana Sidang Sudewo Memanas, Pendukung Ricuh

Tuntutan 8,5 Tahun Bikin Suasana Sidang Sudewo Memanas, Pendukung Ricuh

Jawa Tengah | Senin, 21 September 2026 | 21:03 WIB

vivo X500 Series Resmi Meluncur, Bawa Kamera 17EV dan Video 4K 240fps

vivo X500 Series Resmi Meluncur, Bawa Kamera 17EV dan Video 4K 240fps

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 21:02 WIB

Target E50 di Depan Mata, Impor Bensin Bakal Dihentikan?

Target E50 di Depan Mata, Impor Bensin Bakal Dihentikan?

Video | Senin, 21 September 2026 | 21:00 WIB

Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026

Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026

News | Senin, 21 September 2026 | 20:57 WIB

×