Siklon Tropis Seroja Mungkin Terjadi Tiap Tahun, Pemerintah Belum Siap

Liberty Jemadu

Selasa, 13 April 2021 | 06:15 WIB
Siklon Tropis Seroja Mungkin Terjadi Tiap Tahun, Pemerintah Belum Siap
Petugas BMKG mengamati pergerakan Siklon Tropis Seroja berdasarkan citra satelit Himawari di Stasiun Klimatologi BMKG Karangploso, Malang, Jawa Timur, Selasa (6/4/2021). [Antara/Ari Bowo Sucipto]

Suara.com - Jonatan A Lassa, pakar manajemen bencana yang mengajar di Charles Darwin University, Australia mewanti-wanti bahwa Indonesia perlu mempersiapkan sistem peringatan dini siklon tropis setelah Seroja menyapu NTT pada awal April ini. Berikut artikel Lassa seperti yang dilansir dari The Conversation:

Siklon tropis Seroja yang menghantam wilayah Nusa Tenggara Timur dan perairan sekitarnya pada 4 April telah menyebabkan topan, banjir bandang, dan longsor di sejumlah kabupaten di sana.

Setidaknya, hingga 8 April, siklon atau angin puting beliung kencang itu secara tidak langsung menyebabkan 163 orang meninggal dan puluhan ribu rumah dan bangunan rusak berat. Jaringan listrik dan komunikasi terputus hingga saat ini.

Atap SPBU roboh akibat badai Siklon tropis Seroja di Kota Kupang, NTT, Kamis (8/4/2021). [ANTARA FOTO/Kornelis Kaha]
Atap SPBU roboh akibat badai Siklon tropis Seroja di Kota Kupang, NTT, Kamis (8/4/2021). [ANTARA FOTO/Kornelis Kaha]

Walau Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Indonesia sudah mengenal siklon tropis dalam layanan peringatan dini berbasis prediksi setidaknya dalam 5-10 tahun terakhir, dalam sistem formal peringatan dini BMKG, siklon tropis belum mendapatkan porsi memadai.

Link website BMKG yang konsisten dan stabil terkait siklon tropis juga belum terlihat. Dalam database bencana Indonesia (DIBI), siklon tropis tidak dikenal. Semua database kerusakan akibat bencana siklon tropis tidak terindentifkasi.

Belum ada sistem peringatan dini yang efektif terkait siklon tropis di Indonesia.

Dampaknya, pemerintah daerah, masyarakat di pesisir dan media tidak memiliki informasi yang cukup memadai untuk mengetahui risiko datangnya siklon.

Pemerintah perlu segera memasukkan siklon tropis dalam kategori bencana dan memperbarui standar bangunan rumah dan bangunan yang tahan terhadap kecepatan angin siklon. Sistem peringatan dini juga sangat dibutuhkan masyarakat.

Karakter siklon tropis

baca juga

Siklon tropis terbentuk dari segumpulan badai petir yang dapat berkembang di atas lautan tropis yang hangat. Dengan kondisi yang tepat, gugusan awan dan badai dapat berkembang menjadi siklon.

Manakala suhu lautan makin hangat, ia bertindak sebagai bahan bakarnya, menghasilkan energi dalam jumlah besar saat awan terbentuk.

Prediksi posisi Siklon Tropis Seroja pada 6 April 2021. [BMKG]
Prediksi posisi Siklon Tropis Seroja pada 6 April 2021. [BMKG]

Salah satu ancaman utama dari siklon tropis adalah kecepatan aliran angin yang mengalir atau berputar.

Siklon Kategori 1, kecepatan aliran angin di mata siklonnya bisa melebihi 125 km per jam. Kekuatan ini, dengan diameter mata siklon mencapai 40 km, dengan gampang merobohkan sebagian besar pohon dan dapat mencelakai orang, menghancurkan rumah dan harta benda dalam skala besar.

Kerusakan lebih parah bisa terjadi jika kecepatan aliran angin masuk kategori 2 (antara 125-164 km per jam) dan kategori 3 (165-224 km per jam).

Selain kekuatan angin, siklon tropis akan datang dengan curah hujan ekstrem yang mengakibatkan banjir bandang dan longsor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu Siklon Tropis Narelle? Ini Dampaknya di Indonesia

Apa Itu Siklon Tropis Narelle? Ini Dampaknya di Indonesia

Tekno | Jum'at, 27 Maret 2026 | 11:50 WIB

Siklon Menguat, 6 Wilayah Indonesia Terkena Dampak 26-27 Maret: Waspada Hujan Lebat!

Siklon Menguat, 6 Wilayah Indonesia Terkena Dampak 26-27 Maret: Waspada Hujan Lebat!

Tekno | Kamis, 26 Maret 2026 | 13:34 WIB

BMKG Ungkap Peran 3 Bibit Siklon Tropis, Hujan Lebat dan Angin Kencang Masih Berlanjut

BMKG Ungkap Peran 3 Bibit Siklon Tropis, Hujan Lebat dan Angin Kencang Masih Berlanjut

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 13:33 WIB

Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG

Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG

News | Sabtu, 24 Januari 2026 | 08:02 WIB

Siklon Tropis Grant BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat

Siklon Tropis Grant BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat

Video | Jum'at, 26 Desember 2025 | 17:00 WIB

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat Akibat Siklon Tropis Grant

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat Akibat Siklon Tropis Grant

News | Jum'at, 26 Desember 2025 | 12:34 WIB

BMKG Ingatkan Potensi Tinggi Gelombang di Pesisir Selatan Indonesia, Apa Penyebabnya?

BMKG Ingatkan Potensi Tinggi Gelombang di Pesisir Selatan Indonesia, Apa Penyebabnya?

News | Selasa, 23 Desember 2025 | 14:33 WIB

Apa Itu Siklon Tropis? Simak 3 Fenomena yang Perlu Diwaspadai di Indonesia

Apa Itu Siklon Tropis? Simak 3 Fenomena yang Perlu Diwaspadai di Indonesia

Lifestyle | Selasa, 16 Desember 2025 | 15:32 WIB

DPR Minta Pemerintah Jangan Remehkan Peringatan BMKG soal Bibit Siklon 93S

DPR Minta Pemerintah Jangan Remehkan Peringatan BMKG soal Bibit Siklon 93S

News | Senin, 15 Desember 2025 | 14:04 WIB

Curah Hujan Ekstrem Picu Banjir dan Longsor di Sumatera, BMKG Sebut Siklon Tropis Jadi Ancaman Baru

Curah Hujan Ekstrem Picu Banjir dan Longsor di Sumatera, BMKG Sebut Siklon Tropis Jadi Ancaman Baru

News | Senin, 01 Desember 2025 | 17:56 WIB

Terkini

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

×