Terungkap! Bukan Perusahaan Besar tapi Mampu Membobol iPhone 5C

Dythia Novianty

Kamis, 15 April 2021 | 09:30 WIB
Terungkap! Bukan Perusahaan Besar tapi Mampu Membobol iPhone 5C
Ilustrasi iPhone 5C (Shutterstock).

Suara.com - Salah satu kelebihan perangkat Apple adalah tingkat keamanannya yang diklaim sulit dibobol. Seperti iPhone 5C yang diduga milik Syed Farook, yang merupakan salah satu tersangka diduga teroris setelah menembak 14 orang di sebuah perkantoran, San Bernardino pada Desember 2015 lalu.

Kala itu, CEO Apple Tim Cook menolak untuk mengikuti perintah pengadilan karena hal itu akan mengharuskan pabrikan membuat versi khusus iOS untuk digunakan pemerintah.

Pihak eksekutif khawatir, software khusus yang dijuluki Govt.OS ini bisa bocor begitu berada di tangan institusi seperti FBI yang mengakibatkan hilangnya privasi bagi setiap pengguna iPhone.

Akhirnya, FBI membayar perusahaan ekstraksi data untuk membuka kunci ponsel Farook meskipun identitas perusahaan itu baru bisa ditebak sekarang.

Sebelum kita membahas nama itu, mari kita mundur dan melihat masalahnya. FBI merasa bahwa di dalam ponsel tersangka pembunuh itu mungkin menemukan bukti yang berkaitan dengan serangan San Bernardino bersama dengan daftar tempat-tempat yang mungkin telah dicari oleh Farook untuk serangan di masa depan.

Mereka yang setuju dengan keputusan Apple untuk tidak mematuhi putusan pengadilan khawatir bahwa pemerintah menetapkan untuk membuka kunci handset, sementara yang lain merasa bahwa Apple mendukung terorisme.

Logo Apple di iPhone. [Shutterstock]
Logo Apple di iPhone. [Shutterstock]

Sebagaimana melansir laman Phonearena, Kamis (15/4/2021), ini adalah cerita yang sangat besar di awal 2016 sehingga kandidat presiden merasa harus mempertimbangkan keputusan Apple untuk tidak mengikuti perintah pengadilan.

"Kenyataannya adalah waktu adalah inti ketika Anda berbicara tentang kemungkinan serangan teroris," kata Donald Trump, saat itu.

FBI akhirnya membayar perusahaan untuk membuka perangkat tersebut dan ada banyak rumor tentang perusahaan mana yang biasa melakukan akta tersebut.

baca juga

Rumor pertama mengatakan bahwa perusahaan Israel Cellebrite dibayar sedikit lebih dari 15.000 dolar AS untuk melakukan pekerjaan itu.

Kemudian, kepala FBI James Comey mengatakan bahwa harga sebenarnya untuk membuka kunci handset mencapai 1,4 juta dolar AS. Kemudian dilaporkan bahwa tidak ada informasi berguna yang digali oleh FBI.

Menurut Washington Post, Cellebrite tidak ada hubungannya dengan pembukaan kunci iPhone 5c Farook.

Sebaliknya, perusahaan yang kurang dikenal bernama Azimuth adalah perusahaan yang memecahkan perangkat tersebut.

Azimuth sekarang dimiliki oleh L3Harris Technologies dan dilaporkan dibayar 900.000 dolar AS untuk melakukan pekerjaan itu bagi pemerintah federal.

Apple menemukan kebenaran dalam proses menggugat perusahaan bernama Corellium yang menciptakan iPhone online virtual yang dapat digunakan untuk meneliti peretasan untuk iOS. Pengadilan menolak kasus yang diajukan oleh Apple.

Sementara Apple dikecam di media karena mengambil tindakan yang dianggap mendukung teroris, Tim Cook mengatakan kepada karyawan dalam sebuah memo bahwa sebagai individu dan sebagai perusahaan, tidak memiliki toleransi atau simpati terhadap teroris.

Ilustrasi terorisme. [Shutterstock]
Ilustrasi terorisme. [Shutterstock]

"Kami bekerja membantu pihak berwenang mengejar keadilan bagi para korban. Dan itulah yang kami lakukan. Dimulai dengan iOS 8, kami mulai mengenkripsi data dengan cara yang bahkan iPhone sendiri tidak dapat membaca tanpanya, termasuk kode sandi pengguna. Jadi jika hilang atau dicuri, data pribadi, percakapan, informasi keuangan dan kesehatan kami jauh lebih aman," beber Tim Cook.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Giliran Tim Cook Bersuara soal Rasisme

Giliran Tim Cook Bersuara soal Rasisme

Tekno | Jum'at, 05 Juni 2020 | 07:30 WIB

Akibat Pandemi Virus Corona, Tim Cook Sebut Masa Depan Apple Belum Jelas

Akibat Pandemi Virus Corona, Tim Cook Sebut Masa Depan Apple Belum Jelas

Tekno | Senin, 04 Mei 2020 | 06:47 WIB

Covid-19, Apple Produksi Jutaan Pelindung Wajah untuk Pekerja Medis

Covid-19, Apple Produksi Jutaan Pelindung Wajah untuk Pekerja Medis

Tekno | Senin, 06 April 2020 | 22:52 WIB

Perangi Virus Corona, Apple Menyumbangkan Jutaan Masker untuk Tenaga Medis

Perangi Virus Corona, Apple Menyumbangkan Jutaan Masker untuk Tenaga Medis

Tekno | Selasa, 24 Maret 2020 | 08:00 WIB

Bos Apple Kritik Mata Uang Digital Libra

Bos Apple Kritik Mata Uang Digital Libra

Tekno | Senin, 07 Oktober 2019 | 16:20 WIB

Jony Ive Hengkang dari Apple karena Berselisih dengan Tim Cook ?

Jony Ive Hengkang dari Apple karena Berselisih dengan Tim Cook ?

Tekno | Selasa, 02 Juli 2019 | 12:20 WIB

Terkini

Bos Bali United Bongkar Alasan Gelontorkan Dana Segini Demi Rekrut Anak John Herdman

Bos Bali United Bongkar Alasan Gelontorkan Dana Segini Demi Rekrut Anak John Herdman

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:50 WIB

UPH Festival 2026 Ditutup, Mahasiswa Baru Diajak Menemukan Panggilan dan Membawa Dampak

UPH Festival 2026 Ditutup, Mahasiswa Baru Diajak Menemukan Panggilan dan Membawa Dampak

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:48 WIB

BRImo Beri Cashback 30 Persen Pembelian Tiket JCO Run 2026, Segera Klaim Sekarang!

BRImo Beri Cashback 30 Persen Pembelian Tiket JCO Run 2026, Segera Klaim Sekarang!

Bri | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:48 WIB

Selamat! Dikta eks Yovie And Nuno Resmi Menikah

Selamat! Dikta eks Yovie And Nuno Resmi Menikah

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:47 WIB

Duduk Seharian di Depan Layar? Ini Cara agar Tetap Aktif Tanpa Harus ke Gym

Duduk Seharian di Depan Layar? Ini Cara agar Tetap Aktif Tanpa Harus ke Gym

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:45 WIB

Fathimah Azzahra Semprot Polisi di Plaza UOB: Jangan Provokasi Massa dengan Mobil Komando!

Fathimah Azzahra Semprot Polisi di Plaza UOB: Jangan Provokasi Massa dengan Mobil Komando!

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:45 WIB

Anggaran Subsidi Energi Naik di RAPBN 2027, Program B50 Dinilai Belum Sukses

Anggaran Subsidi Energi Naik di RAPBN 2027, Program B50 Dinilai Belum Sukses

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:40 WIB

Yaqut Tantang KPK Buktikan Soal Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Kuota Haji

Yaqut Tantang KPK Buktikan Soal Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Kuota Haji

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:38 WIB

Ada Demo Mahasiswa, Pengguna Transjakarta Harap Simak! Koridor 1 hingga Rute 9D Alami Perubahan

Ada Demo Mahasiswa, Pengguna Transjakarta Harap Simak! Koridor 1 hingga Rute 9D Alami Perubahan

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Pilu Pensiunan PTP III, Kebun Sawit di Langkat yang Jadi Tumpuan Hari Tua Diklaim Agrinas

Pilu Pensiunan PTP III, Kebun Sawit di Langkat yang Jadi Tumpuan Hari Tua Diklaim Agrinas

Sumut | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:33 WIB

×