Warga Sumbar Enggan Divaksin Covid-19 Karena Percaya Hoaks

Liberty Jemadu Suara.Com
Minggu, 18 April 2021 | 04:05 WIB
Warga Sumbar Enggan Divaksin Covid-19 Karena Percaya Hoaks
Warga Sumbar enggan menerima vaksin Covid-19 karena percaya hoaks. Foto: ilustrasi petugas medis memeriksa data penerima vaksin COVID-19 lansia. [Antara/Maulana Surya]

Suara.com - Satgas Penanganan COVID-19 Sumatra Barat mengungkapkan capaian vaksinasi untuk warga di provinsi itu, termasuk vaksin untuk orang lanjut usia (lansia), masih rendah hingga pertengahan April 2021 karena masyarakat percaya kabar hoaks.

"Kabar hoaks tentang vaksin Covid-19 ini berpengaruh besar pada capaian vaksinasi di Sumbar. Kita perlu mencari solusi terkait hal ini," kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Sumbar Jasman di padang, Sabtu (17/4/2021).

Ia merinci berdasarkan data Dinas Kesehatan Sumbar vaksinasi tahap pertama bagi lansia hingga pertengahan April baru terealisasi bagi 8.863 dari target 442.033 orang atau baru 2,01 persen. Sementara untuk vaksinasi tahap kedua lebih rendah, yaitu 3.570 orang, atau baru 0,81 persen.

Jasman mengatakan salah satu solusi yang bisa dilakukan adalah sosialisasi yang lebih masif pada masyarakat agar mereka tidak percaya kabar tidak benar terkait vaksin COVID-19.

"Sebelum memvaksin ada tahapan pemeriksaan kesehatan serta wawancara singkat yang dilakukan. Hal itu dilakukan untuk memastikan kondisi sebelum disuntik vaksin. Setelah penyuntikan juga ada jeda waktu untuk memastikan kondisi," katanya.

Ia menyebut dengan standar prosedur yang jelas dan terukur itu, vaksin COVID-19 aman untuk dilakukan, sehingga masyarakat tidak perlu merasa cemas.

"Gubernur, wakil gubernur dan sejumlah anggota forum komunikasi pimpinan daerah sudah divaksin tahap pertama dan kedua. Semua aman sampai sekarang," kata Jasman.

Selain vaksinasi untuk lansia, vaksinasi untuk petugas publik di Sumbar juga relatif masih rendah. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Sumbar, dari target 400.274 orang, capaian vaksinasi tahap pertama baru 93.830 orang atau 23,44 persen, sementara tahap kedua 49.751 orang atau 12,43 persen.

Jasman menjelaskan hanya capaian untuk SDM kesehatan yang jauh melebihi target. Untuk tahap pertama dari target 32.391 orang sudah tervaksinasi 38.538 orang atau 118,98 persen dan tahap kedua 35.454 orang atau 109,46 persen.

Baca Juga: Pakar Kesehatan Rekomendasikan Vaksinasi Saat Puasa, Ini Alasannya

Secara umum, total sasaran vaksinasi COVID-19 di Sumbar berjumlah 874.698 orang dengan capaian tahap pertama141.231 orang atau 16,14 persen sementara tahap kedua 88.775 orang atau 10,14 persen. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI