alexametrics

Arkeolog Temukan Kota Kematian, Berisi 40 Makam Berusia Seribu Tahun

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami
Arkeolog Temukan Kota Kematian, Berisi 40 Makam Berusia Seribu Tahun
Kota kematian di Korsika. [Eric Cabanis/AFP]

Para arkeolog Prancis menemukan kota kematian berusia seribu tahun.

Sementara itu, para ahli masih menggali dua situs seluas 6.500 kaki persegi di pusat kota.

Beberapa makam juga ditutupi dengan tanah liat terakota, yang biasanya digunakan sebagai atap dalam arsitektur Romawi.

Para peneliti mengatakan analisis lebih lanjut masih diperlukan untuk mengidentifikasi identitas mayat-mayat tersebut.

INRAP mengakui bahwa orang Romawi memang menempati daerah Ile-Rousse selama periode waktu makam tersebut bertanggal.

Baca Juga: Arkeolog Temukan Jejak Kaki Bayi Dinosaurus, Terkecil di Dunia

Namun, dikatakan bahwa pemukim setelahnya, seperti Visigoth, mungkin telah menempati kota setelah orang Romawi pergi.

Pada awal milenium, Korsika memiliki sejumlah peradaban karena lokasi pulau itu merupakan pos strategis bagi negara mana pun yang mencoba menguasai Mediterania.

Arkeolog menemukan kota kematian di Korsika. [Eric Cabanis/AFP]
Arkeolog menemukan kota kematian di Korsika. [Eric Cabanis/AFP]

Pulau tersebut pernah digunakan oleh orang Romawi, Kartago kuno, Visigoth, Vandal, hingga kekuasaan Ostrogoth, sebelum dikuasai kekaisaran Bizantium pada 536 Masehi.

Meskipun diyakini daerah itu sebagian besar kosong, penemuan ini meningkatkan kemungkinan bahwa kepadatan populasi di daerah itu selama pertengahan milenium pertama lebih besar dari yang dibayangkan para ahli.

Baca Juga: Sejarah Islam Masuk ke Uluan Sumsel Jadi Objek Penelitian

Komentar