alexametrics

Wow! Arkeolog Temukan Artefak Berusia 9.000 Tahun Berkat Kelinci

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami
Wow! Arkeolog Temukan Artefak Berusia 9.000 Tahun Berkat Kelinci
Ilustrasi kelinci. (Shutterstock)

Para arkeolog menemukan dua artefak terkubur berusia 9.000 tahun.

Suara.com - Para arkeolog menemukan dua artefak terkubur berusia 9.000 tahun berkat seekor kelinci yang menggali tanah di Pulau Skokholm, Inggris.

Kedua artefak tersebut merupakan alat Zaman Batu berusia 9.000 tahun dan potongan tembikar berusia 3.750 tahun, kemungkinan dari guci Zaman Perunggu yang rusak.

Arkeolog sebelumnya telah menemukan artefak serupa di daratan Inggris, tetapi temuan baru ini adalah yang pertama dari jenisnya di Pulau Skokholm.

Temuan ini menunjukkan bukti bahwa manusia pernah mengunjungi atau tinggal di pulau tersebut ribuan tahun lalu.

Baca Juga: Makam Mewah Prajurit Zaman Besi Terkubur Dekat Burung Hantu Tanpa Kepala

Pulau yang terletak sekitar 3,2 kilometer di lepas pantai Pembrokeshire itu dikenal dengan puluhan ribu burung laut yang bersarang pada musim semi dan musim panas.

Keindahan alam dan margasatwa membuatnya mendapat julukan "Pulau Impian".

Artefak berusia 9.000 tahun dari zaman batu. [Skokholm Blog]
Artefak berusia 9.000 tahun dari zaman batu. [Skokholm Blog]

Temuan arkeologi selama bertahun-tahun menunjukkan bukti adanya orang prasejarah yang hidup di pulau ini, tetapi sedikit yang diketahui tentang mereka.

Mulai 1324, Pulau Skokholm diketahui menjadi peternakan kelinci selama 200 tahun ke depan.

Wardens Richard Brown dan Giselle Eagle, yang memantau pulau itu saat lockdown akibat pandemi, pertama kali menemukan artefak Zaman Batu berbentuk oval yang halus, ketika keduanya berada di dekat kelinci.

Baca Juga: Temuan Sementara Arkeolog: Pulau Kemaro Baru Dihuni Penduduk pada Abad 17

Foto-foto artefak tersebut kemudian dikirim melalui email kepada Toby Driver, arkeolog dari Royal Commission, Wales, yang akhirnya menghubungi ahli alat batu prasejarah Andrew David.

Komentar