Ada Gerhana Bulan Total, Ini 5 Fenomena Langit yang Terjadi Mei 2021

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 03 Mei 2021 | 10:30 WIB
Ada Gerhana Bulan Total, Ini 5 Fenomena Langit yang Terjadi Mei 2021
Bulan Purnama. [Shutterstock]

Suara.com - April 2021 sebelumnya telah dihiasi oleh fenomena pendekatan Bulan dan Saturnus, Bulan dan Jupiter, waktu terbaik mengamati Omega-Cen, okultasi Mars, dan pink supermoon.

Mei 2021 pun tidak kalah dengan peristiwa menarik lainnya. Dilansir dari In The Sky, Senin (3/5/2021), berikut ini lima peristiwa langit yang akan terjadi pada Mei 2021:

1. Pendekatan Bulan dan Saturnus

Bulan dan Saturnus akan melakukan pendekatan pada 4 Mei mendatang dengan jarak masing-masing 4 derajat.

Pasangan ini akan terlihat mulai pukul 23:59 WIB dan mencapai ketinggian 76 derajat di atas ufuk tenggara sebelum menghilang saat Matahari terbit sekitar pukul 05:41 WIB.

Sementara itu, pendekatan puncak akan terjadi pukul 01:49 WIB dini hari.

Pendekatan Bulan dan Saturnus Mei 2021. [In the Sky]
Pendekatan Bulan dan Saturnus Mei 2021. [In the Sky]

Bulan dan Saturnus akan terletak di konstelasi Capricornus dan pada waktu yang bersamaan, keduanya juga akan berbagi kenaikan yang sama, yang disebut konjungsi.

2. Pendekatan Bulan dan Jupiter

Setelah melakukan pendekatan dengan Saturnus, Bulan juga akan tampak berdekatan dengan planet terbesar di tata surya pada 5 Mei.

baca juga

Keduanya akan berada pada jarak 4 derajat satu sama lain dan mulai terlihat pada pukul 00:57 WIB dini hari dengan ketinggian 68 derajat di atas ufuk timur.

Pasangan ini akan menghilang dari pandangan saat fajar sekitar pukul 05:41 WIB.

Bulan dan Jupiter akan terletak di konstelasi Aquarius. Nantinya, planet ini akan terlihat seperti bintang yang tidak berkelap-kelip dan lebih terang dibandingkan Saturnus.

Jika pengamat ingin melihat permukaan Jupiter dan empat bulan terbesarnya, pengamat dapat menggunakan bantuan teleskop.

3. Hujan meteor Eta-Akuarid

Hujan meteor Eta-Akuarid akan aktif mulai dari 19 April hingga 28 Mei, dengan puncaknya terjadi pada 6 Mei mendatang.

Selama periode ini, akan ada peluang untuk melihat meteor Eta-Akuarid di konstelasi Aquarius.

Hujan meteor Eta-Akuarid Mei 2021. [In the Sky]
Hujan meteor Eta-Akuarid Mei 2021. [In the Sky]

Hujan meteor tersebut tidak akan terlihat sebelum sekitar pukul 01:26 WIB dan akan tetap aktif sampai fajar menyingsing sekitar pukul 05:33 WIB.

Pengamat diperkirakan akan dapat melihat hujan meteor dengan sekitar 40 meteor per jam, namun jika diamati dalam keadaan langit gelap sempurna dan tidak ada polusi.

4. Sudut elongasi timur terjauh Merkurius

Merkurius akan mencapai jarak pemisahan terbesarnya dari Matahari pada 17 Mei.

Dengan kata lain, pengamat juga dapat melihat Merkurius lebih jelas karena planet itu akan berada setinggi 18 derajat dari cakrawala barat saat Matahari terbenam.

Merkurius akan memudar dengan cepat menjelang akhir penampakan saat menuju konjungsi inferior, ketika planet itu melewati antara Bumi dan Matahari.

Konjungsi inferior ini akan membelokkan sisi planet yang tidak diterangi ke arah Bumi sehingga tampak seperti bulan sabit tipis yang tidak bercahaya.

Karena Merkurius hanya dapat diamati saat senja, sangat sulit untuk menemukannya saat berada dalam fase tersebut sehingga lebih mudah untuk mengamatinya pada hari-hari sebelum planet itu mencapai titik tertinggi di langit.

5. Gerhana Bulan Total

Bulan purnama. [Shutterstock]
Bulan purnama. [Shutterstock]

Gerhana Bulan total akan terjadi pada 26 Mei mendatang di mana Bulan akan berada pada ketinggian 4 derajat di atas cakrawala.

Selama gerhana Bulan total, Bumi akan berada di antara Matahari dan Bulan, menghalangi cahaya Matahari mencapai Bulan.

Saat gerhana Bulan terjadi, Bulan akan memasuki bayang-bayang inti Bumi atau umbra Bumi.

Menurut Langit Selatan, gerhana Bulan total 26 Mei juga bertepatan dengan Bulan yang berada di perigee atau titik terdekat dengan Bumi.

Pada saat itu, Bulan akan mencapai jarak 357.311 km dari Bumi. Dengan kata lain, peristiwa ini juga dapat disebut supermoon di mana Bulan akan tampak lebih besar dari pandangan Bumi.

Karena berada pada jarak terdekatnya dengan Bumi, kenampakan piringan Bulan menjadi lebih besar sekitar 14 persen dan 30 persen lebih terang.

Selain di Indonesia, gerhana Bulan total ini juga dapat dilihat di Australia, Amerika Serikat bagian barat, Amerika Selatan bagian barat, Asia Tenggara, dan Asia Timur.

Meski begitu, pengamat di Indonesia tidak dapat menyaksikan seluruh proses gerhana karena Bulan sudah memasuki gerhana ketika Bulan terbit di sore hari pada 26 Mei.

Pengamat di wilayah Indonesia timur bisa mengamati sebagian besar proses gerhana ketika Bulan baru memasuki gerhana penumbra. Sementara untuk wilayah Indonesia barat, Bulan terbit sudah dalam kondisi gerhana sebagian dan memasuki fase gerhana total.

Awal gerhana penumbral akan dimulai pukul 15:47 WIB / 16:47 WITA / 17:47 WIT.

Kalender peristiwa langit Mei 2021. [In the Sky]
Kalender peristiwa langit Mei 2021. [In the Sky]

Puncak gerhana Bulan total dapat disaksikan pada pukul 18:18 WIB / 19:18 WITA / 20:18 WIT.

Sementara itu fase akhir gerhana penumbral terjadi pada pukul 20:49 WIB / 21:49 WITA / 22:49 WIT.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Pink Moon! Masuk April 2021, Ini 5 Fenomena Langit Menarik

Ada Pink Moon! Masuk April 2021, Ini 5 Fenomena Langit Menarik

Tekno | Jum'at, 02 April 2021 | 07:45 WIB

Apa Itu Fenomena Apogee? Malam Ini Juga Ada Konjungsi Bulan-Mars-Aldebaran!

Apa Itu Fenomena Apogee? Malam Ini Juga Ada Konjungsi Bulan-Mars-Aldebaran!

Tekno | Jum'at, 19 Maret 2021 | 19:29 WIB

Asteroid Raksasa Diprediksi Akan Lintasi Bumi di Bulan Maret 2021

Asteroid Raksasa Diprediksi Akan Lintasi Bumi di Bulan Maret 2021

Your Say | Selasa, 16 Maret 2021 | 17:46 WIB

Masuk Maret 2021, 5 Fenomena Langit Menarik Ini Bisa Dinikmati di Indonesia

Masuk Maret 2021, 5 Fenomena Langit Menarik Ini Bisa Dinikmati di Indonesia

Tekno | Rabu, 03 Maret 2021 | 08:00 WIB

Apa itu Super Snow Moon?

Apa itu Super Snow Moon?

Tekno | Sabtu, 27 Februari 2021 | 13:08 WIB

Fenomena Bulan Purnama Salju Akan Terjadi Malam Ini, Simak Penjelasannya

Fenomena Bulan Purnama Salju Akan Terjadi Malam Ini, Simak Penjelasannya

Tekno | Kamis, 25 Februari 2021 | 13:13 WIB

Terkini

Apa yang Harus Dilakukan Jika Jadi Korban Penyadapan? Simak Langkah Darurat Ini

Apa yang Harus Dilakukan Jika Jadi Korban Penyadapan? Simak Langkah Darurat Ini

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 11:01 WIB

Kemudi Kosong Kantor Staf Presiden Setelah Listyo Sigit Ditahan, Siapa yang Menggantikan?

Kemudi Kosong Kantor Staf Presiden Setelah Listyo Sigit Ditahan, Siapa yang Menggantikan?

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:00 WIB

Tak Apa-Apa Tak Sempurna: Belajar Menerima Diri dan Menjalani Hidup dengan Lebih Bahagia

Tak Apa-Apa Tak Sempurna: Belajar Menerima Diri dan Menjalani Hidup dengan Lebih Bahagia

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 11:00 WIB

Sadap Prabowo, Listyo Sigit Terancam Hukuman Mati?

Sadap Prabowo, Listyo Sigit Terancam Hukuman Mati?

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:59 WIB

Kenapa Prabowo Disadap? Motif Penyadapan Ilegal oleh Listyo Cs Dibongkar

Kenapa Prabowo Disadap? Motif Penyadapan Ilegal oleh Listyo Cs Dibongkar

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:59 WIB

Anggota Polda Sulsel Ditemukan Tewas di Lokasi Tambang Masmindo Luwu

Anggota Polda Sulsel Ditemukan Tewas di Lokasi Tambang Masmindo Luwu

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 10:56 WIB

Tanpa Dipanggil, Nusron Wahid Tiba-tiba Sambangi KPK: 'Inisiatif Datang Sendiri'

Tanpa Dipanggil, Nusron Wahid Tiba-tiba Sambangi KPK: 'Inisiatif Datang Sendiri'

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:53 WIB

Trump Disebut Siapkan Serangan Nuklir ke Iran Karena Permintaan PM Israel

Trump Disebut Siapkan Serangan Nuklir ke Iran Karena Permintaan PM Israel

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:53 WIB

Notifikasi SISCAMLING Telkomsel Muncul Terus? Begini Cara Mematikannya

Notifikasi SISCAMLING Telkomsel Muncul Terus? Begini Cara Mematikannya

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 10:51 WIB

Kasus Penyadapan Presiden, ISESS: Ungkap User Data Penting untuk Telusuri Dugaan Makar

Kasus Penyadapan Presiden, ISESS: Ungkap User Data Penting untuk Telusuri Dugaan Makar

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:50 WIB

×