Tidak Bisa Instan, Deteksi Asteroid Berbahaya Harus Dilakukan 5 Tahun

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 18 Mei 2021 | 10:30 WIB
Tidak Bisa Instan, Deteksi Asteroid Berbahaya Harus Dilakukan 5 Tahun
Ilustras asteroid menghantam Bumi. [Shutterstock]

Suara.com - Para ilmuwan dari NASA dan badan antariksa lainnya melakukan skenario fiktif, jika asteroid berbahaya akan menghantam Bumi dalam latihan bulan lalu.

Latihan tersebut memberikan skenario waktu enam bulan sejak penemuan asteroid fiktif hingga bertabrakan dengan Bumi.

NASA menyebut, tidak ada teknologi yang dapat menghentikan asteroid tersebut dan tidak ada pesawat luar angkasa mampu menghancurkannya.

Namun, Paul Chodas, Manajer Center for Near-Earth Object Studies di NASA, telah melakukan lima simulasi terpisah.

Ia mengatakan bahwa para ahli membutuhkan peringatan bertahun-tahun, bukan enam bulan seperti dalam skenario fiktif.

"Lima tahun adalah waktu minimumnya. Waktu adalah komoditas paling berharga yang mungkin kita harapkan, jika dihadapkan dengan asteroid yang nyata," kata Chodas, dikutip dari Science Alert, Selasa (18/5/2021).

Ilustrasi asteroid (Shutterstock).
Ilustrasi asteroid (Shutterstock).

Menurut Richard Binzel, astronom dari MIT, mengatakan bahwa para ilmuwan membutuhkan setidaknya satu dekade pendeteksian sebelum asteroid menghantam Bumi.

Namun, para ahli belum mengidentifikasi sebagian besar batuan antariksa berbahaya yang lewat di dekat Bumi, sehingga kemungkinan kecil dapat mendeteksinya dalam lima atau 10 tahun.

Kongres sebelumnya meminta NASA untuk menemukan dan melacak 90 persen semua objek dekat Bumi yang berukuran 140 meter atau lebih besar pada 2005.

baca juga

Tetapi hingga saat ini, NASA hanya menemukan sekitar 40 persen dari objek tersebut.

Selain itu, para ahli juga harus mengetahui informasi sebanyak mungkin tentang asteroid yang berpotensi mengancam, termasuk ukurannya, jalurnya mengelilingi Matahari, hingga komposisinya.

Untuk mencari lebih banyak asteroid, NASA juga akan meluncurkan misi Surveyor NEO yang terdiri dari teleskop inframerah ke orbit Bumi pada 2026.

Logo NASA. [Shutterstock]
Logo NASA. [Shutterstock]

Jika teleskop berfungsi sesuai rencana, itu mungkin dapat menemukan 90 persen objek dekat Bumi yang paling berbahaya, sesuai dengan mandat Kongres

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

NASA Bagikan Audio Penerbangan Pertama Ingenuity di Mars

NASA Bagikan Audio Penerbangan Pertama Ingenuity di Mars

Tekno | Senin, 10 Mei 2021 | 12:00 WIB

Helikopter Pertama NASA di Mars Sukses Lakukan Uji Penerbangan ke-5

Helikopter Pertama NASA di Mars Sukses Lakukan Uji Penerbangan ke-5

Tekno | Senin, 10 Mei 2021 | 06:15 WIB

Sukses di Mars, NASA Akan Kirim Helikopter ke Planet Lain

Sukses di Mars, NASA Akan Kirim Helikopter ke Planet Lain

Tekno | Jum'at, 07 Mei 2021 | 16:30 WIB

Mengenal 2021PDC, Asteroid Fiktif Disebut Akan Tabrak Bumi

Mengenal 2021PDC, Asteroid Fiktif Disebut Akan Tabrak Bumi

Tekno | Rabu, 05 Mei 2021 | 10:30 WIB

Hore! Helikopter Pertama NASA di Mars Sukses Lakukan Penerbangan Keempat

Hore! Helikopter Pertama NASA di Mars Sukses Lakukan Penerbangan Keempat

Tekno | Minggu, 02 Mei 2021 | 07:45 WIB

Alami Kendala, Helikopter NASA di Mars Gagal Lakukan Penerbangan Ke-4

Alami Kendala, Helikopter NASA di Mars Gagal Lakukan Penerbangan Ke-4

Tekno | Jum'at, 30 April 2021 | 09:49 WIB

Terkini

Pentingnya Jaga Mental Krisis Iklim Anak Muda dari Sustainability Burnout

Pentingnya Jaga Mental Krisis Iklim Anak Muda dari Sustainability Burnout

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 10:45 WIB

Dugaan Keracunan MBG, Akademisi: Jangan Berhenti pada Permintaan Maaf

Dugaan Keracunan MBG, Akademisi: Jangan Berhenti pada Permintaan Maaf

News | Rabu, 30 September 2026 | 10:39 WIB

5 Sepatu 910 Nineten untuk Trail Running Terpopuler, Lengkap Harga dan Spek

5 Sepatu 910 Nineten untuk Trail Running Terpopuler, Lengkap Harga dan Spek

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 10:36 WIB

Kenapa Pengering Mesin Cuci Tak Berputar dan Cuma Berdengung? Begini Solusinya

Kenapa Pengering Mesin Cuci Tak Berputar dan Cuma Berdengung? Begini Solusinya

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 10:35 WIB

Erick Thohir Konfirmasi Gianni Infantino Hingga Presiden Prabowo Hadiri Final FIFA ASEAN Cup 2026

Erick Thohir Konfirmasi Gianni Infantino Hingga Presiden Prabowo Hadiri Final FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 10:30 WIB

Pantauan Terkini Lapas Cibinong Jelang Kedatangan DPR RI Pascatemuan Fasilitas Mewah

Pantauan Terkini Lapas Cibinong Jelang Kedatangan DPR RI Pascatemuan Fasilitas Mewah

Bogor | Rabu, 30 September 2026 | 10:29 WIB

KPK Geledah 3 Rumah di Madiun Terkait Pengembangan Kasus TPPU

KPK Geledah 3 Rumah di Madiun Terkait Pengembangan Kasus TPPU

News | Rabu, 30 September 2026 | 10:23 WIB

Chandra Asri Group Gelar CHASE Volleyball Tournament 2026, Hadirkan Puluhan Tim dan UMKM Lokal

Chandra Asri Group Gelar CHASE Volleyball Tournament 2026, Hadirkan Puluhan Tim dan UMKM Lokal

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 10:18 WIB

Kabel Semrawut di Kuningan Barat Bikin Warga Resah, Dinas Bina Marga Janji Beres Oktober

Kabel Semrawut di Kuningan Barat Bikin Warga Resah, Dinas Bina Marga Janji Beres Oktober

News | Rabu, 30 September 2026 | 10:16 WIB

Bocah 8 Tahun Tendang Anggota PKI Solo, Heri Isranto Kenang Suasana Mencekam 1965

Bocah 8 Tahun Tendang Anggota PKI Solo, Heri Isranto Kenang Suasana Mencekam 1965

Jawa Tengah | Rabu, 30 September 2026 | 10:15 WIB

×