Saksikan Flower Blood Moon Pekan Depan, Gerhana Bulan Total di 2021

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami | Suara.com

Jum'at, 21 Mei 2021 | 08:00 WIB
Saksikan Flower Blood Moon Pekan Depan, Gerhana Bulan Total di 2021
Gerhana bulan total (Suara.com/Oke Atmaja)

Suara.com - Gerhana Bulan total akan terjadi pada 26 Mei mendatang di mana Bulan akan berada pada ketinggian 4 derajat di atas cakrawala.

Pengamat di Oseania, Hawaii, Asia timur, dan Antartika bisa mulai mengamati fenomena tersebut pada 25-27 Mei.

Ini juga bertepatan ketika Bulan berada pada jarak terdekatnya dengan Bumi, menjadikannya Supermoon yang mengubah Bulan menjadi kemerahan atau dikenal sebagai "Blood Moon".

Warna kemerahan Bulan disebabkan oleh atmosfer Bumi. Atmosfer cenderung menyebarkan cahaya biru, itu salah satu alasan mengapa langit tampak biru dari permukaan Bumi.

Saat Bumi melintas di antara Matahari dan Bulan, cahaya dari Matahari melewati atmosfer Bumi dan cahaya biru tersebar.

Selama Gerhana Bulan total, Bumi akan berada di antara Matahari dan Bulan, menghalangi cahaya Matahari mencapai Bulan.

Penampakan Gerhana Bulan Total. [NASA]
Penampakan Gerhana Bulan Total. [NASA]

Selain itu, cahayanya dibiaskan dan difokuskan ke Bulan. Cahaya akan menghantam Bulan dan dipantulkan kembali ke Bumi.

Oleh karena itu, pengamat melihat Bulan berubah menjadi warna kemerahan seperti darah.

Saat Gerhana Bulan terjadi, Bulan akan memasuki bayang-bayang inti Bumi atau umbra Bumi.

Sementara itu, Bulan Purnama pada Mei disebut juga Flower Moon untuk menandakan bunga yang mekar selama bulan ini.

Dilansir dari Space.com, Jumat (21/5/2021), tidak seperti Gerhana Matahari yang hanya terlihat di sepanjang jalur sempit, Gerhana Bulan terlihat dari seluruh sisi malam Bumi.

Namun, pemandangan terbaik gerhana Bulan total kali ini berada di Australia, Selandia Baru, Hawaii, pulau-pulau di Pasifik Selatan, dan Alaska barat daya.

Nantinya, Bulan akan tampak sedikit lebih besar daripada biasanya karena satelit alami Bumi itu akan mencapai perigee atau titik terdekatnya di orbit ke Bumi.

Biasanya, jarak Bulan sekitar 384.500 km dan saat mencapai perigee pekan depan, Bulan akan berada pada jarak 357.311 km dari Bumi.

Menurut Langit Selatan, pengamat di Indonesia tidak dapat menyaksikan seluruh proses gerhana karena Bulan sudah memasuki gerhana ketika Bulan terbit di sore hari pada 26 Mei.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada 4 Gerhana Matahari dan Bulan di 2021, Simak Tanggalnya

Ada 4 Gerhana Matahari dan Bulan di 2021, Simak Tanggalnya

Jabar | Senin, 04 Januari 2021 | 15:44 WIB

Ini Daftar Gerhana Matahari dan Bulan Sepanjang 2021

Ini Daftar Gerhana Matahari dan Bulan Sepanjang 2021

Bogor | Senin, 04 Januari 2021 | 14:07 WIB

Daftar Gerhana Matahari dan Bulan selama 2021

Daftar Gerhana Matahari dan Bulan selama 2021

Tekno | Senin, 04 Januari 2021 | 12:22 WIB

Tiga Fakta Unik Gerhana Bulan Malam Ini, yang Terakhir di 2020

Tiga Fakta Unik Gerhana Bulan Malam Ini, yang Terakhir di 2020

Tekno | Senin, 30 November 2020 | 18:22 WIB

Mengamati Gerhana Bulan Penumbra Malam Ini

Mengamati Gerhana Bulan Penumbra Malam Ini

Tekno | Senin, 30 November 2020 | 12:03 WIB

Yuk Lihat Gerhana Bulan Penumbra Senin Besok, Apa Itu?

Yuk Lihat Gerhana Bulan Penumbra Senin Besok, Apa Itu?

Tekno | Sabtu, 28 November 2020 | 11:28 WIB

Terkini

Pemerintah Panggil Google dan Meta agar Patuhi PP TUNAS

Pemerintah Panggil Google dan Meta agar Patuhi PP TUNAS

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:55 WIB

32 Kode Redeem FC Mobile 31 Maret 2026, Siap Hadapi Kiper Raksasa 270 Cm?

32 Kode Redeem FC Mobile 31 Maret 2026, Siap Hadapi Kiper Raksasa 270 Cm?

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:50 WIB

35 Kode Redeem FF 31 Maret 2026, Bocoran Event Kolaborasi Gintama dan Squad Beatz Bulan April

35 Kode Redeem FF 31 Maret 2026, Bocoran Event Kolaborasi Gintama dan Squad Beatz Bulan April

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:30 WIB

HMD Crest 2 Pro Bakal Pakai Chip Snapdragon Terbaru, Usung Baterai 6.000 mAh

HMD Crest 2 Pro Bakal Pakai Chip Snapdragon Terbaru, Usung Baterai 6.000 mAh

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:54 WIB

Usai Debut di Filipina, HP Gaming Murah Nubia Neo 5 Series Bakal ke Indonesia

Usai Debut di Filipina, HP Gaming Murah Nubia Neo 5 Series Bakal ke Indonesia

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:50 WIB

Setara Laptop Entry Level: Harga PS5 Bekas di Maret 2026 Berapaan?

Setara Laptop Entry Level: Harga PS5 Bekas di Maret 2026 Berapaan?

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:20 WIB

10 Cara Mengatasi WhatsApp Pending padahal Sinyal Bagus, Coba Tips Ini

10 Cara Mengatasi WhatsApp Pending padahal Sinyal Bagus, Coba Tips Ini

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:58 WIB

Mantan Petinggi Perusahaan Sarankan Disney Akuisisi Fortnite dan Epic Games

Mantan Petinggi Perusahaan Sarankan Disney Akuisisi Fortnite dan Epic Games

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:45 WIB

Poco X8 Pro Rilis 2 April, Baterai 8500mAh dan Dimensity 8500

Poco X8 Pro Rilis 2 April, Baterai 8500mAh dan Dimensity 8500

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:33 WIB

REDMI 15 untuk Outdoor: Baterai Jumbo 7000mAh dan Tahan Air

REDMI 15 untuk Outdoor: Baterai Jumbo 7000mAh dan Tahan Air

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:22 WIB