Array

Asia Pasifik Jadi Target Utama Ransomware 2.0 Sepanjang 2020

Dythia Novianty Suara.Com
Rabu, 26 Mei 2021 | 06:00 WIB
Asia Pasifik Jadi Target Utama Ransomware 2.0 Sepanjang 2020
Ilustrasi seorang peretas dan komputer yang telah terserang ransomware. [Shutterstock]

Suara.com - Kaspersky hari mengonfirmasi bahwa 2020 adalah tahun Ransomware 2.0 di Asia Pasifik (APAC).

Pakar dari perusahaan keamanan siber global membahas dua kelompok ransomware terkenal yang secara khusus mengincar korban di wilayah tersebut, REvil dan JSWorm.

Ransomware 2.0 merujuk pada grup yang berpindah tujuan dari penyanderaan data ke eksfiltrasi data, ditambah dengan pemerasan.

Buntut dari serangan yang berhasil mencakup kerugian moneter yang signifikan hingga kerusakan reputasi.

“2020 adalah tahun paling produktif bagi keluarga ransomware yang beralih dari penyanderaan data ke eksfiltrasi data, ditambah lagi dengan pemerasan," ujar Kepala Analis Malware Kaspersky, Alexey Shulmin saat jumpa pers virtual, Selasa (25/5/2021).

Pihaknya melihat kemunculan kembali yang menarik dari dua grup yang sangat aktif, REvil dan JSWorm di Asia Pasifik.

Serangan Ransomware 2.0, REvil dan JSWorm sepanjang 2020, Selasa (25/5/2021). [Screeshot/Dythia Novianty]
Serangan Ransomware 2.0, REvil dan JSWorm sepanjang 2020, Selasa (25/5/2021). [Screeshot/Dythia Novianty]

"Keduanya muncul kembali saat pandemi mengamuk di wilayah tersebut tahun lalu dan kami tidak melihat tanda-tanda mereka akan berhenti dalam waktu dekat,” kata dia.

Kaspersky pertama kali menulis tentang REvil ransomware pada Juli 2019.

Dikenal sebagai Sodinokibi dan Sodin, grup ini awalnya mendistribusikan dirinya sendiri melalui celah web Oracle dan melakukan serangan terhadap penyedia MSP (Managed Service Provider).

Baca Juga: Waspada! Trojan Pencuri Kata Sandi, Singapura Target Utama

Dari menargetkan hanya 44 pengguna Kaspersky secara global pada Juni 2020 lalu, grup ransomware mempercepat serangan mereka.

Hasilnya, solusi Kaspersky melindungi 877 pengguna di Juli dari ancaman ini, mencatat peningkatan 1.893 persen hanya dalam kurun waktu satu bulan.

Selain itu, pemantauan para ahli juga menunjukkan bagaimana kelompok tersebut secara aktif menyebarkan senjata berbahaya mereka dari Asia Pasifik ke dunia.

Menurut Shulmin, pada 2019, sebagian besar korban mereka hanya dari kawasan Asia Pasifik, khususnya di Taiwan, Hong Kong, dan Korea Selatan.

Tahun lalu, Kaspersky telah mendeteksi kehadiran mereka di hampir semua negara dan wilayah.

"Dapat dikatakan bahwa selama “masa hiatus”, pencipta REvil meluangkan waktu untuk meningkatkan persenjataan, metode dalam menargetkan korban, dan jangkauan jaringan mereka,” tambahnya.

Namun, ada satu hal yang tidak berubah. Asia Pasifik tetap menjadi salah satu target utama REvil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI