Bekukan Sperma Mamalia di ISS, Tikus Antariksa Berhasil Lahir di Bumi

Senin, 14 Juni 2021 | 07:41 WIB
Bekukan Sperma Mamalia di ISS, Tikus Antariksa Berhasil Lahir di Bumi
Ilustrasi tikus. [Pixabay]

Suara.com - Para ilmuwan membekukan sperma tikus selama berbulan-bulan di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) dan dikembalikan ke Bumi.

Sperma beku itu rupanya berhasil membuahi indung telur tikus betina dan menghasilkan "anak tikus antariksa" yang bermanfaat bagi sains.

Para ilmuwan Jepang ingin mengetahui, bagaimana radiasi luar angkasa memengaruhi kesuburan pada mamalia.

Radiasi dapat merusak DNA di dalam sel sehingga menyebabkan mutasi.

Radiasi luar angkasa telah menjadi perhatian utama bagi banyak negara seperti Amerika Serikat dan Jepang, yang mengirim banyak astronot dalam misi panjang ke orbit rendah Bumi.

Penelitian sebelumnya tidak dapat meniru kondisi radiasi luar angkasa di Bumi, sehingga tim mengirim eksperimen ke luar angkasa.

Ilustrasi stasiun luar angkasa internasional (ISS) [Shutterstock).
Ilustrasi stasiun luar angkasa internasional (ISS) [Shutterstock).

Para ahli membekukan sampel sperma tikus dari 12 tikus dan menyegelnya dalam kapsul kecil.

Sperma tersebut diangkut ke ISS dan disimpan dengan waktu yang berbeda-beda.

Sebagian sampel kembali ke Bumi setelah sembilan bulan di luar angkasa, sementara beberapa sampel lainnya kembali setelah dua tahun sembilan bulan, dan sampel terakhir tikur kembali ke Bumi setelah lima tahun 10 bulan di luar angkasa.

Baca Juga: Lima Tahun Mengabdi, Tikus Berkantung Afrika Ini Akhirnya Pensiun Mendeteksi Ranjau

Setelah kembali ke Bumi, tim menentukan berapa banyak radiasi yang diserap sampel menggunakan sekuensing RNA.

Menariknya, para ahli menemukan bahwa perjalanan ke luar angkasa tidak mengakibatkan kerusakan DNA pada inti sperma.

Dilansir dari Space.com, Senin (14/6/2021), para ilmuwan memilih merehidrasi sperma dengan air dan menyuntikkannya ke dalam sel ovarium tikus yang baru.

Setelah memindahkannya ke tikus betina, tikus tersebut hamil dan akhirnya melahirkan bayi tikus.

Proses pembekuan sperma tikus di ISS. [Science Advances]
Proses pembekuan sperma tikus di ISS. [Science Advances]

Menurut keterangan dalam makalah yang diterbitkan di jurnal Science Advances pada 11 Juni, bayi tikus itu lahir dengan sehat dan tanpa cacat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI