Gerak Semu Matahari dan Fenomena Matahari Terbit dari Utara

Rifan Aditya

Senin, 21 Juni 2021 | 07:04 WIB
Gerak Semu Matahari dan Fenomena Matahari Terbit dari Utara
Gerak Semu Matahari dan Fenomena Matahari Terbit dari Utara - Ilustrasi matahari terbit. (Shutterstock)

Suara.com - Gerak semu matahari dan fenomena matahari terbit dari Utara ternyata saling berkaitan. Fenomena matahari seolah terbit dari utara tidak serta merta menjadi tanda datangnya hari kiamat tetapi bisa dijelaskan secara ilmiah. 

Kamis (17/6/2021), masyarakat dihebohkan dengan video yang menampilkan matahari yang terbit dari Utara. Video tersebut disebut direkam di MAN Binamu, Jeneponto. Kejadian tersebut disaksikan kemudian direkam oleh para guru. Lalu, benarkah matahari terbit dari utara? 

Fenomena tersebut ternyata berkaitan dengan gerak semu tahunan matahari atau GSTM. Hal tersebut seperti dijelaskan oleh Siswanto Kepala Sub Bidang Produksi Informasi dan Kualitas Udara BMKG.

Siswanto mengungkapkan, GSTM menyebabkan Matahari tidak selalu terbit tepat di arah timur tetapi terkadang seolah-olah terbit semakin ke utara atau ke selatan tergantung bulan tertentu.

Pengertian Gerak Semu Matahari dan Fenomena Matahari Terbit dari Utara

Gerak Semu Matahari merupakan fenomena biasa dan rutin terjadi setiap tahunnya. GSTM disebabkan revolusi bumi, yaitu gerak putar bumi pada orbitnya mengelilingi matahari. Namun, poros Bumi ketika mengelilingi Matahari tidak tegak lurus, melainkan miring 23,5 derajat.

Hal tersebut menyebabkan pergerakan semu matahari, yakni matahari seolah-olah bergerak dari selatan ke utara dan kembali ke selatan setiap tahunnya. Itulah mengapa terkadang matahari seakan terbit dari utara atau selatan. Hal tersebut semakin jelas saat diamati di daerah khatulistiwa seperti di Indonesia. 

Dampak Gerak Semu Matahari dan Fenomena Matahari Terbit dari Utara

GSTM berdampak pada bumi, mulai dari pergeseran arah terbit matahari hingga perubahan iklim. Berikut dampak GSTM terhadap bumi. 

baca juga
  • Pergeseran arah terbit matahari, menyebabkan matahari seolah terbit dari Utara atau selatan.
  • Perubahan iklim, saat matahari seolah bergerak ke utara maka belahan bumi bagian itu akan mendapatkan lebih banyak cahaya matahari sehingga memicu munculnya musim semi dan panas. Sebaliknya, jika matahari seolah bergerak ke Selatan maka bumi bagian Utara tidak mendapatkan sinar yang melimpah sehingga datanglah musim dingin. 
  • Hari tanpa bayangan, ketika gerak semu matahari berada di khatulistiwa, wilayah Indonesia mengalami hari tanpa bayangan. Fenomena ini terjadi antara Maret dan September setiap tahunnya.
  • Perbedaan panjang waktu siang dan malam.

Pada belahan Bumi bagian selatan, siang hari akan lebih panjang antara 23 September hingga 21 Maret. Sementara di belahan Bumi utara siang hari akan lebih panjang pada 21 Maret hingga 23 September.

Demikian penjelasan tentang fenomena matahari terbit dari Utara yang berkaitan dengan gerak semu matahari.

Kontributor : Lolita Valda Claudia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prakiraan Cuaca BMKG 21 Juni 2021 Tangerang Banten

Prakiraan Cuaca BMKG 21 Juni 2021 Tangerang Banten

Banten | Senin, 21 Juni 2021 | 06:55 WIB

Efek La Nina, Musim Kemarau Mundur Akhir Juni

Efek La Nina, Musim Kemarau Mundur Akhir Juni

Foto | Jum'at, 18 Juni 2021 | 17:19 WIB

Penjelasan BMKG soal Matahari Terbit dari Utara di Sulsel

Penjelasan BMKG soal Matahari Terbit dari Utara di Sulsel

Video | Kamis, 17 Juni 2021 | 15:55 WIB

Terkini

Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli

Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:23 WIB

4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol

4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:05 WIB

3 Cara Cek Battery Health di HP Android, Lengkap dengan Tips agar Awet

3 Cara Cek Battery Health di HP Android, Lengkap dengan Tips agar Awet

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tanpa Ribet, Ini Cara Install Aplikasi Google di Tablet Huawei

Tanpa Ribet, Ini Cara Install Aplikasi Google di Tablet Huawei

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:03 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:43 WIB

HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil

HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:29 WIB

7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik

7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22 WIB

Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud

Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:56 WIB

Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber

Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:52 WIB

Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris

Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:39 WIB