alexametrics

Efek La Nina, Musim Kemarau Mundur Akhir Juni

Oke Atmaja | Alfian Winanto
Warga beraktivitas saat hujan deras di kawasan Pinang Ranti, Jakarta Timur, Jumat (18/6/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]
Warga beraktivitas saat hujan deras di kawasan Pinang Ranti, Jakarta Timur, Jumat (18/6/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi jika musim kemarau tahun ini mundur menjadi akhir Juni karena fenomena La Nina.

Suara.com - Warga beraktivitas saat hujan deras di kawasan Pinang Ranti, Jakarta Timur, Jumat (18/6/2021). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi jika musim kemarau yang idealnya berlangsung di bulan Mei atau awal Juni, tahun ini mundur, menjadi akhir Juni dikarenakan adanya efek La Nina.

Fenomena La Nina menyebabkan permukaan laut di sekitaran Indonesia masih hangat dan menyebabkan kandungan uap airnya masih banyak di udara. Karena femomena ini sebagian besar wilayah Indonesia seperti Jawa, Sumatera, dan Kalimantan masih akan mengalami musim hujan hingga beberapa hari kedepan. [Suara.com/Alfian Winanto]

Komentar