alexametrics

Unmaze Jadi Game Baru, Andalkan Sensor Cahaya di Smartphone

Dinar Surya Oktarini
Unmaze Jadi Game Baru, Andalkan Sensor Cahaya di Smartphone
Gameplay Unmaze. (Unmaze)

Game baru Unmaze menawarkan cerita mitologi Yunani.

Suara.com - Sebuah game mobile anyar berjudul Unmaze telah rilis di iOS dan Android. Unmaze termasuk game yang cukup menarik mengingat gameplay-nya unik. Game ini mengandalkan sensor cahaya di dalam HP pengguna.

Unmaze menceritakan kembali mitologi Yunani Minotaur dan labirin. Pengguna bakal diberi misi untuk membimbing dua karakter melalui labirin.

Pemain hanya dapat berinteraksi dengan salah satu karakter di tempat terang dan yang lainnya di tempat teduh. Game bakal berubah tergantung pada cahaya yang ditangkap oleh sensor smartphone. Berbicara pada salah satu dari mereka terlalu banyak, maka pemain akan merusak hubungannya dengan yang lain.

Dikutip dari Droid Gamers, ini merupakan game bergenre petualangan narasi di mana pemain bisa menentukan alur berdasarkan opsi pembicaraan yang dipilih.

Baca Juga: Tersedia 18 Karakter, Game Kimetsu no Yaiba Rilis Meluncur di Tanggal Ini

Pilihan yang dibuat bakal secara langsung memengaruhi alur permainan. Terdapat delapan ending yang berbeda pada Unmaze. Chapter pertama dalam game yang berdurasi satu jam, tersedia secara gratis.

Unmaze menyediakan labirin sebagai teka-teki. (Unmaze)
Unmaze menyediakan labirin sebagai teka-teki. (Unmaze)

Untuk membuka sisanya, pemain harus membayar 3,99 dolar AS atau Rp 57 ribu. Sebagai syarat khusus, pemain harus memiliki sensor cahaya yang bekerja di smartphone. Jika tidak, maka game tidak akan berjalan sama sekali.

Dilihat dari situs resmi Unmaze, pemain akan disuguhi visualisasi novel yang terinspirasi berdasarkan mitologi Yunani. Kita bakal bermain sebagai Ariadne, yang dihadapkan misi untuk membimbing Asterion dan Theseus keluar dari labirin.

Unmaze menggunakan sensor cahaya untuk memainkannya. (Unmaze)
Unmaze menggunakan sensor cahaya untuk memainkannya. (Unmaze)

Pemain harus meletakkan HP di tempat yang terang untuk berbicara dengan Theseus, atau di tempat teduh untuk berbicara dengan Asterion. Semakin kita membantu salah satu dari mereka, maka yang lain justru dapat bertambah tersesat.

"Bantu mereka membuat keputusan yang tepat saat Anda menghadapi banyak bahaya yang berbeda, temukan rahasia labirin dan bebaskan mereka. Nasib mereka sekarang ada di tangan Anda. Akankah kelicikan, kebijaksanaan, ketekunan, dan keterampilan Anda cukup untuk membantu membuat pilihan yang tepat?" tulis keterangan di dalam deskripsi game.

Baca Juga: Oppo Reno6 Akan Dibekali Fitur Quick Startup untuk Penyuka Game

Komentar