Bir Berusia 9.000 Tahun Ditemukan di China, Digunakan untuk Ritual Kematian

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 02 September 2021 | 17:41 WIB
Bir Berusia 9.000 Tahun Ditemukan di China, Digunakan untuk Ritual Kematian
Artefak kuno berkaitan dengan pembuatan bir di China berusia 9.000 tahun. [Eurakalert]

Suara.com - Para arkeolog menemukan beberapa artefak tertua yang terkait dengan pembuatan bir di China berusia 9.000 tahun.

Namun, tim ahli menduga bir itu dibuat bukan untuk bersenang-senang seperti zaman modern saat ini.

Temuan tersebut terdiri dari dua kerangka manusia yang dikelilingi oleh beberapa tembikar keramik.

Dari 50 tembikar yang ditemukan, para ahli mengambil 20 untuk dianalisis.

Analisis mencakup apakah tembikar tersebut digunakan untuk membuat makanan atau minuman dan apakah bahan-bahan produknya sulit untuk dikumpulkan.

Dalam kasus ini, para ahli menyimpulkan tembikar tersebut digunakan untuk membuat minuman bir yang digunakan dalam hal tak biasa.

Artefak kuno berkaitan dengan pembuatan bir di China berusia 9.000 tahun. [PLOS ONE]
Artefak kuno berkaitan dengan pembuatan bir di China berusia 9.000 tahun. [PLOS ONE]

Studi menunjukkan bahwa bir diminum sebagai bagian dari upacara ritual yang berkaitan dengan penguburan orang menginggal.

Beberapa tembikar memiliki ukuran yang mirip dengan gelas minum pada saat ini.

Sementara tujuh artefak di antara tampak seperti teko Hu berleher panjang, yang digunakan untuk minum alkohol pada periode sejarah selanjutnya.

baca juga

"Melalui analisis residu tembikar, hasil kami mengungkapkan bahwa bejana tembikar digunakan untuk menampung bir, dalam arti yang paling umum," kata Jiajing Wang, antropolog dari Dartmouth College.

Namun, bir kuno ini tidak seperti bir yang dimiliki saat ini. Sebaliknya, itu minuman yang sedikit difermentasi, manis, dan mungkin berwarna keruh.

Analisis tembikar mengambil sampel pati, fitolit (sisa tanaman yang diawetkan), dan jamur yang ditemukan di bagian dalam tembikar.

Itu dibandingkan dengan sampel yang diambil dari tanah sekitarnya.

Jejak jamur, pati, dan fitolit yang ditemukan di dalam tembikar konsisten dengan proses fermentasi bir.

Para ahli menduga, biji-bijian dan umbi-umbian yang tidak diketahui juga digunakan dalam proses membuat minuman tersebut.

Sayangnya, para ahli tidak tahu pasti bagaimana alkohol ini diproduksi di masa lalu.

Artefak kuno berkaitan dengan pembuatan bir di China berusia 9.000 tahun. [PLOS ONE]
Artefak kuno berkaitan dengan pembuatan bir di China berusia 9.000 tahun. [PLOS ONE]

Dilansir dari Science Alert, Kamis (2/9/2021), komunitas tersebut mungkin telah mengamati proses fermentasi dan memanfaatkannya melalui percobaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Detektor Logam Temukan Piramida Pedang Berusia 1.400 Tahun Milik Prajurit Elit

Detektor Logam Temukan Piramida Pedang Berusia 1.400 Tahun Milik Prajurit Elit

Tekno | Senin, 23 Agustus 2021 | 12:05 WIB

Ilmuwan Temukan Bukti Baru Kekejaman Nazi di Lembah Kematian

Ilmuwan Temukan Bukti Baru Kekejaman Nazi di Lembah Kematian

Tekno | Rabu, 18 Agustus 2021 | 13:08 WIB

Amerika Serikat Akan Mengembalikan Artefak yang Dicuri Saat Invasi Irak

Amerika Serikat Akan Mengembalikan Artefak yang Dicuri Saat Invasi Irak

Your Say | Minggu, 08 Agustus 2021 | 17:34 WIB

Rekomendasi Build Senjata dan Artefak Terbaik Fischl di Genshin Impact

Rekomendasi Build Senjata dan Artefak Terbaik Fischl di Genshin Impact

Tekno | Jum'at, 06 Agustus 2021 | 13:54 WIB

Berusia 2.000 Tahun, Bangkai Kapal Romawi Pengangkut Wine Ditemukan

Berusia 2.000 Tahun, Bangkai Kapal Romawi Pengangkut Wine Ditemukan

Tekno | Rabu, 04 Agustus 2021 | 18:08 WIB

Pemakaman Tersembunyi dan Kapal Kuno Ditemukan di Kota Bawah Laut Mesir

Pemakaman Tersembunyi dan Kapal Kuno Ditemukan di Kota Bawah Laut Mesir

Tekno | Selasa, 27 Juli 2021 | 18:55 WIB

Terkini

Orang Miskin Dituntut Tahu Diri, Orang Kaya Bebas Mengejar Ambisi

Orang Miskin Dituntut Tahu Diri, Orang Kaya Bebas Mengejar Ambisi

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam

Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam

Entertainment | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:56 WIB

Komnas HAM Pantau Dampak Karhutla di Kalimantan, Soroti Hak Kesehatan hingga Pendidikan

Komnas HAM Pantau Dampak Karhutla di Kalimantan, Soroti Hak Kesehatan hingga Pendidikan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:56 WIB

Harga Gas Industri Sempat Tembus US$23, PGN Amankan 20 Kargo LNG

Harga Gas Industri Sempat Tembus US$23, PGN Amankan 20 Kargo LNG

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Yadea GT80 Tembus 182 Kilometer Bromo Hingga Madura Sekali Charge

Yadea GT80 Tembus 182 Kilometer Bromo Hingga Madura Sekali Charge

Otomotif | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:51 WIB

Lebih dari 100 Titik Api Kepung Gunung Arjuno, Jalur Pendakian Ditutup

Lebih dari 100 Titik Api Kepung Gunung Arjuno, Jalur Pendakian Ditutup

Foto | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:50 WIB

PDIP Tolak Mentah-mentah Usul Luhut Hapus Kerugian Negara dari Korupsi: Cedera Keadilan Rakyat

PDIP Tolak Mentah-mentah Usul Luhut Hapus Kerugian Negara dari Korupsi: Cedera Keadilan Rakyat

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Bangga Capaian 2 Tahun Memimpin, Prabowo Sindir Kebiasaan Puji Bangsa Lain

Bangga Capaian 2 Tahun Memimpin, Prabowo Sindir Kebiasaan Puji Bangsa Lain

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:46 WIB

Sportwear untuk Olahraga Santai, Nyaman Bergerak Tanpa Ribet

Sportwear untuk Olahraga Santai, Nyaman Bergerak Tanpa Ribet

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:43 WIB

Kabut Asap Karhutla Lintas Negara, Aktivis Desak ASEAN Bertindak

Kabut Asap Karhutla Lintas Negara, Aktivis Desak ASEAN Bertindak

Foto | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:42 WIB

×