Array

Kominfo: Internet 5G Berpotensi Sumbang Rp 2.800 Triliun untuk PDB Indonesia di 2030

Kamis, 16 September 2021 | 13:15 WIB
Kominfo: Internet 5G Berpotensi Sumbang Rp 2.800 Triliun untuk PDB Indonesia di 2030
Ilustrasi koneksi internet 5G (Shutterstock).

Suara.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johnny G. Plate menyatakan, perkembangan internet 5G di tanah air berpotensi memberikan kontribusi lebih dari Rp 2.800 triliun atau setara 9,5 persen dari total Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada 2030.

"Nilai ini terus tumbuh hingga berpotensi mencapai angka kumulatif lebih dari Rp 3.500 triliun atau setara dengan 9,8 persen dari total PDB Indonesia pada tahun 2035," jelas Plate dalam keterangannya, dikutip pada Kamis (16/9/2021).

Mengutip hasil Survei World Economic Forum pada 2020, Johnny menunjukkan 95 persen pelaku industri nasional, telah mengadopsi teknologi IoT dan cloud computing dari manfaat teknologi 5G, khususnya di masa pandemi Covid-19.

Ia melanjutkan, penerapan 5G yang agresif juga memberikan potensi keuntungan bagi peningkatan investasi bisnis di Indonesia, dengan tambahan investasi sebesar Rp 591 triliun di 2030 dan Rp 719 di 2035.

"Penerapan 5G yang agresif ini menghadirkan potensi peningkatan produktivitas per kapita sebesar Rp 9,7 juta pada tahun 2030, dan Rp 11,6 juta pada tahun 2035," paparnya.

Kemudian, internet 5G juga menambah lapangan kerja sebesar 4,6 juta kesempatan kerja pada 2030 dan 5,1 juta kesempatan kerja pada 2035 mendatang.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate. [Antara]
Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate. [Antara]

Selain bermanfaat bagi ekonomi makro Indonesia, Menkominfo menjelaskan penggelaran 5G di Indonesia juga berpotensi membantu mengembangkan ekonomi hilir, termasuk bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

"Kualitas jaringan yang sangat baik yang dapat diakses oleh seluruh pelaku UMKM memungkinkan transaksi dilakukan lebih efektif dan lancar, dengan memanfaatkan platform digital yang memungkinkan perekonomian berkembang lebih inklusif dan merata di seluruh Indonesia," ujarnya.

Johnny mengingatkan, setidaknya ada lima aspek kebijakan yang harus dikelola secara komprehensif untuk mendukung pergelaran koneksi 5G yang berkualitas.

Baca Juga: Strategi Kominfo Maksimalkan Internet 5G di Indonesia

Adapun kebijakan tersebut antara lain regulasi, spektrum frekuensi radio, model bisnis, infrastruktur, hingga talenta perangkat, ekosistem, serta digital.

"Kelima aspek tersebut sangat vital bagi pengembangan ekosistem 5G, sehingga akan menghasilkan nilai dan manfaat yang maksimal bagi masyarakat dan sektor ekonomi," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI