Pertama! Mumi Mesir Direkonstruksi dengan Data Genetik

Dythia Novianty

Selasa, 28 September 2021 | 06:37 WIB
Pertama! Mumi Mesir Direkonstruksi dengan Data Genetik
Ilustrasi mumi. (Pixabay/Skitterphoto)

Suara.com - Teknologi pengurutan DNA baru, memberi kita pandangan sekilas tentang seperti apa rupa manusia purba, sebelum mereka menjadi mumi.

Peneliti genetika telah mengungkapkan rendering tiga dimensi yang sangat rinci dari wajah tiga lelaki Mesir yang hidup lebih dari 2.000 tahun lalu.

Penelitian ini menggunakan DNA yang diambil dari sisa-sisa mumi mereka.

Rekonstruksi digital menunjukkan lelaki berusia 25 tahun, yang ditemukan di sekitar kota Mesir kuno Abusir el-Meleq, di selatan Kairo.

Para ilmuwan memperkirakan mereka masing-masing dikubur sekitar tahun 1380 SM dan 425 M, sebagaimana melansir dari New York Post mengutip Live Science, Selasa (28/9/2021).

DNA mereka sebelumnya diurutkan pada 2017 di institut Max Planck di Jerman, pada saat itu, rekonstruksi genom mumi Mesir pertama yang berhasil dalam sejarah.

. Rekonstruksi wajah sebelum jadi mumi. [Parabon-nanolabs]
. Rekonstruksi wajah sebelum jadi mumi. [Parabon-nanolabs]

Sejak itu, para peneliti di Parabon NanoLabs di Reston, Virginia telah menggunakan fenotip DNA forensik untuk membuat model 3D wajah lelaki.

Hal ini merupakan sebuah proses di mana data genetik digunakan untuk memprediksi fitur wajah dan karakteristik fisik lainnya dari mumi sampel.

"Ini adalah pertama kalinya fenotip DNA komprehensif dilakukan pada DNA manusia seusia ini," kata Parabon dalam sebuah pernyataan.

baca juga

Laboratorium menggunakan kombinasi upaya untuk merekonstruksi wajah.

Beberapa fitur, termasuk warna kulit dan mata, dapat diprediksi melalui penanda genetik dalam genom individu, sementara yang lain diukur melalui apa yang tersisa dari sisa fisik mereka.

Metode Parabon mengungkapkan bahwa laki-laki memiliki kulit coklat muda dengan mata dan rambut gelap, dan bahwa lelaki secara genetik lebih mirip dengan populasi Mediterania modern daripada Mesir saat ini.

Proses mereka harus memperhitungkan fakta bahwa DNA manusia terdegradasi dari waktu ke waktu dan kemungkinan besar terkontaminasi oleh DNA bakteri.

Dalam hal ini, para peneliti menggunakan kesamaan genetik antara populasi manusia untuk mengisi kekosongan genom mumi mereka.

Ilustrasi DNA manusia. [Shutterstock]

Para peneliti melihat bahwa proses ini pada akhirnya dapat digunakan dalam forensik kontemporer, untuk mengidentifikasi sisa-sisa individu yang tidak dikenal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Temukan Mumi Perempuan Hamil Pertama di Dunia

Ilmuwan Temukan Mumi Perempuan Hamil Pertama di Dunia

News | Senin, 03 Mei 2021 | 11:59 WIB

Pertama di Dunia, Ditemukan Mumi Hamil!

Pertama di Dunia, Ditemukan Mumi Hamil!

Tekno | Minggu, 02 Mei 2021 | 09:30 WIB

Mumi Hamil 7 Bulan Ditemukan, Pertama Kali dalam Sejarah

Mumi Hamil 7 Bulan Ditemukan, Pertama Kali dalam Sejarah

Tekno | Jum'at, 30 April 2021 | 17:28 WIB

Misteri Mumi Perempuan Hamil Tua Berusia Lebih dari 2.000 Tahun

Misteri Mumi Perempuan Hamil Tua Berusia Lebih dari 2.000 Tahun

News | Jum'at, 30 April 2021 | 13:15 WIB

Pindah Museum, Mesir Tampilkan 22 Mumi dalam Parade Akbar

Pindah Museum, Mesir Tampilkan 22 Mumi dalam Parade Akbar

Tekno | Senin, 05 April 2021 | 14:00 WIB

Pindahkan Mumi Para Raja dan Ratu ke Museum Baru, Mesir Gelar Parade Akbar

Pindahkan Mumi Para Raja dan Ratu ke Museum Baru, Mesir Gelar Parade Akbar

News | Minggu, 04 April 2021 | 17:20 WIB

Terkini

Sentil Advokat yang Asal Bela Klien, Harris Arthur: Hukum Ditegakkan, Bukan Dicari Pembenaran!

Sentil Advokat yang Asal Bela Klien, Harris Arthur: Hukum Ditegakkan, Bukan Dicari Pembenaran!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 17:43 WIB

Kelelawar Masuk Rumah Pertanda Apa? Ini Kepercayaan yang Berkembang dan Menurut Islam

Kelelawar Masuk Rumah Pertanda Apa? Ini Kepercayaan yang Berkembang dan Menurut Islam

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 17:38 WIB

11 Night Cream untuk Mencerahkan Wajah dan Menyamarkan Flek Hitam

11 Night Cream untuk Mencerahkan Wajah dan Menyamarkan Flek Hitam

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 17:32 WIB

Merawat Ingatan tentang Tanah Melayu dalam Kenangan-Kenanganku di Malaya

Merawat Ingatan tentang Tanah Melayu dalam Kenangan-Kenanganku di Malaya

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 17:30 WIB

Menang Sembilan Gol, MilkLife Kickers Tutup Singa Cup 2026 di Posisi Runner-up

Menang Sembilan Gol, MilkLife Kickers Tutup Singa Cup 2026 di Posisi Runner-up

Surakarta | Sabtu, 07 November 2026 | 17:26 WIB

Taktik Politik Kebisingan: Saat Skandal Sengaja Ditumpuk agar Publik Lupa

Taktik Politik Kebisingan: Saat Skandal Sengaja Ditumpuk agar Publik Lupa

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 17:20 WIB

Bukan Cuma Megapiksel, OPPO dan Hasselblad Uji 3 Hal Penting agar Foto HP Lebih Natural

Bukan Cuma Megapiksel, OPPO dan Hasselblad Uji 3 Hal Penting agar Foto HP Lebih Natural

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 17:12 WIB

Penyelam TNI AL Temukan Kotak Hitam Heli Mi-17 yang Jatuh di Laut Kalteng

Penyelam TNI AL Temukan Kotak Hitam Heli Mi-17 yang Jatuh di Laut Kalteng

News | Sabtu, 07 November 2026 | 17:07 WIB

GJLS: Berapi-Api, Aksi Pemadam Kebakaran Paling Konyol dan Menghibur!

GJLS: Berapi-Api, Aksi Pemadam Kebakaran Paling Konyol dan Menghibur!

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 17:00 WIB

Kebakaran Hebat di Kalimalang Bekasi: Lapak Palet Ludes, Api Merembet ke Bangunan Warga

Kebakaran Hebat di Kalimalang Bekasi: Lapak Palet Ludes, Api Merembet ke Bangunan Warga

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:52 WIB

×