alexametrics

5 Tim Indonesia Melaju ke Babak Super Weekend PMPL SEA Season 4

Agung Pratnyawan | Amelia Prisilia
5 Tim Indonesia Melaju ke Babak Super Weekend PMPL SEA Season 4
Kautsar Faruqurrohman salah satu penggawa dari Evos Reborn. [Dok Evos]

5 tim asal Indonesia yaitu EVOS Reborn, RRQ Ryu, Bigetron Red Aliens, NFT dan Genesis Dogma melaju ke babak selanjutnya.

Suara.com - PMPL SEA Season 4 akhirnya memasukan babak super weekend ketiga. Dalam laga seru, 5 tim Indonesia akhirnya berhasil melaju ke babak super weekend ketiga PMPL SEA Season 4.

Memasuki babap super weekend ketiga, jelas saja jika masing-masing tim berusaha sekuat tenaga guna merebut tiket menuju babak grand final yang semakin mendekat.

Dalam ranking tersebut, 5 tim asal Indonesia yaitu EVOS Reborn, RRQ Ryu, Bigetron Red Aliens, NFT dan Genesis Dogma melaju ke babak selanjutnya. Pada laga panas tersebut, EVOS Reborn hampir finish di urutan pertama namun harus terpukul kalah.

Di sisi lain, RRQ Ryu berada di posisi ke-8 yang kemudian disusul oleh Bigetron Red Aliens yang berada di urutan ke-14. Dua tim Indonesia lainnya yaitu NFT dan Genesis Dogma tidak bermain di minggu tersebut.

Baca Juga: Positif Covid-19 Indonesia Tambah 723 Kasus, 12.440 Orang Masih Dirawat

Hasil akhir dari match, 5 tim asal Indonesia dipastikan lolos ke babak super weekend ketiga PMPL SEA Season 4. Pasalnya, kelima tim ini berada pada ranking 16 besar.

NFT cukup tangguh karena berhasil berada di posisi ketiga dengan 1 kali WWCD. Sedangkan EVOS Esports di posisi ke 7 dan Bigetron Red Aliens serta Genesis Dogma yang berada di posisi 10 dan 11.

Menutup ranking super weekend PMPL SEA Season 4, RRQ Ryu berada di urutan ke-13. Walaupun begitu, seluruh tim perwakilan Indonesia dipastikan dapat melaju ke babak berikutnya.

Agar bisa memastikan diri pada babak grand final PMPL SEA Season 4, seluruh tim harus menyelesaikan 5 ronde penentuan. Banyak yang lalu berharap agar seluruh tim Indonesia dapat terus melaju.

Baca Juga: Indonesia Segera Miliki Sekolah Perhotelan Besar, Gunakan Kurikulum Internasional

Komentar