DDoS Kuartal III Tumbuh 24 Persen, Menjadi Lebih Canggih

Dythia Novianty

Rabu, 10 November 2021 | 19:10 WIB
DDoS Kuartal III Tumbuh 24 Persen, Menjadi Lebih Canggih
Ilustrasi peretas sedang melancarkan serangan siber. [Shutterstock]

Suara.com - Jumlah total serangan Distributed Denial of Service (DDoS) meningkat hampir 24 persen.

Sedangkan jumlah total serangan pintar (serangan DDoS lanjutan yang bertarget) meningkat sebesar 31 persen jika dibandingkan dengan Q3 2020.

Beberapa target paling menonjol adalah organisasi pemerintahan, pengembang game, alat untuk memerangi pandemi, dan publikasi keamanan siber terkenal.

DDoS ditujukan untuk membanjiri server jaringan dengan permintaan layanan, sehingga server berhenti—menolak akses pengguna.

Ini dapat menyebabkan gangguan besar bagi organisasi dan bisnis. Serangan semacam itu dapat berlangsung selama beberapa menit atau bahkan beberapa hari.

Sedangkan, apa yang disebut sebagai serangan DDoS “pintar” aktivitasnya selangkah lebih maju.

Ilustrasi serangan siber, DDOS. [Markus Spiske/Pixabay]
Ilustrasi serangan siber, DDOS. [Markus Spiske/Pixabay]

Serangan ini lebih canggih dan cenderung bertarget, dan tidak hanya digunakan untuk mengganggu layanan.

Tapi juga membuat sumber daya tertentu tidak dapat diakses atau pencurian uang, dan kedua jenis serangan tersebut meningkat pada Q3 2s021.

Jika dibandingkan dengan Q3 2020, jumlah total serangan DDoS meningkat hampir 24 persen, dan jumlah total serangan “pintar” meningkat sebesar 31 persen.

baca juga

Kedua jenis serangan tersebut juga meningkat jika dibandingkan dengan Q2 2021, dengan persentase sumber daya yang diserang terbesar (40,8 persen) berada di Amerika Serikat, diikuti oleh Hong Kong dan China daratan.

Faktanya, pada Agustus, Kaspersky mencatat rekor jumlah serangan DDoS dalam satu hari mencapai 8.825.

Perbandingan jumlah serangan DDoS, Q2 dan Q3 2021, serta Q3 2020. Data Q3 2020 diambil sebagai 100 persen.

Beberapa serangan DDoS skala besar yang paling menonjol selama kuartal terakhir melibatkan botnet
baru dan cukup kuat yang disebut Mris, yang mampu mengirimkan sejumlah besar permintaan dalam
waktu per detik.

Botnet ini terlihat dalam serangan terhadap dua publikasi keamanan siber paling terkenal—Krebs on Security dan InfoSecurity Magazine.

Tren DDoS penting lainnya di Q3 termasuk serangkaian serangan bermotif politik di Eropa dan Asia, serta serangan terhadap pengembang game.

Ilustrasi game online. (Pexels/RODNAE Productions).
Ilustrasi game online. (Pexels/RODNAE Productions).

Selain itu, penyerang menargetkan sumber daya untuk memerangi pandemi di beberapa negara, dan ada serangkaian serangan ransomware terhadap penyedia telekomunikasi di Kanada, AS, dan Inggris.

Para penyerang menampilkan diri sebagai anggota kelompok ransomware terkenal REvil dan mematikan server perusahaan untuk membuat mereka membayar uang tebusan.

Peneliti Kaspersky juga menyaksikan serangan DDoS yang sangat tidak biasa di universitas negeri
berlangsung beberapa hari.

Sementara serangan terhadap sumber daya pendidikan bukanlah hal baru, namun yang satu ini bersifat sangat canggih.

Para penyerang menargetkan akun online para pelamar universitas negeri tertentu, dan mereka menjalankan vektor serangan yang membuat sumber daya sama sekali tidak tersedia.

Serangan itu juga berlanjut setelah penyaringan para pelamar dimulai, ini merupakan hal yang cukup jarang terjadi.

“Selama beberapa tahun terakhir, kami telah melihat kelompok serangan cryptomining dan DDoS bersaing memperoleh sumber daya, karena banyak botnet yang sama-sama dapat digunakan untuk serangan DDoS maupun cryptomining," komentar Alexander Gutnikov, pakar keamanan di Kaspersky.

Meskipun sebelumnya, dia menambahkan, terlihat penurunan serangan DDoS karena nilai mata uang kripto meningkat.

Situasi sekarang menunjukkan redistribusi sumber daya. Sumber daya DDoS sangat dibutuhkan dan serangan menjadi lebih menguntungkan.

Logo Kaspersky. [Kaspersky]
Logo Kaspersky. [Kaspersky]

"Kami memperkirakan jumlah serangan DDoS terus meningkat di Q4, terutama karena, secara historis,
serangan DDoS menjadi sangat tinggi di akhir tahun,” tutupnya dalam keterangan resminya, Rabu (10/11/2021).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kaspersky: Penggunaan Teknologi Biometrik seperti Face ID Adalah Ide Bagus, tapi...

Kaspersky: Penggunaan Teknologi Biometrik seperti Face ID Adalah Ide Bagus, tapi...

Tekno | Kamis, 21 Oktober 2021 | 12:46 WIB

Tips Aman Transaksi dengan Pembayaran Digital

Tips Aman Transaksi dengan Pembayaran Digital

Sumut | Sabtu, 16 Oktober 2021 | 13:42 WIB

Survei: Ini yang Jadi Momok Pengguna sebelum Beralih ke Pembayaran Digital

Survei: Ini yang Jadi Momok Pengguna sebelum Beralih ke Pembayaran Digital

Tekno | Kamis, 14 Oktober 2021 | 16:25 WIB

Kaspersky: Daftar Serangan Siber Merugikan secara Finansial Periode 2021

Kaspersky: Daftar Serangan Siber Merugikan secara Finansial Periode 2021

Tekno | Senin, 11 Oktober 2021 | 16:18 WIB

Spyware Finfisher Punya Lapisan Kode Sulit Dikenal

Spyware Finfisher Punya Lapisan Kode Sulit Dikenal

Tekno | Senin, 04 Oktober 2021 | 17:20 WIB

Awas, Ada Trojan yang Menyusup dalam Film James Bond Bajakan

Awas, Ada Trojan yang Menyusup dalam Film James Bond Bajakan

Tekno | Sabtu, 02 Oktober 2021 | 15:37 WIB

Terkini

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×