alexametrics

Planet Ekstrasurya Terpanas Kedua Ditemukan, Mengorbit Hanya 16 Jam

RR Ukirsari Manggalani | Lintang Siltya Utami
Planet Ekstrasurya Terpanas Kedua Ditemukan, Mengorbit Hanya 16 Jam
Kandidat eksoplanet yang diamati TESS. Sebagai ilustrasi [NASA]

Planet ini hanya membutuhkan waktu 16 jam untuk mengelilingi bintang induknya.

Suara.com - Para astronom menemukan planet ekstrasurya raksasa yang disebut sebagai eksoplanet terpanas kedua yang pernah diketahui. Planet ini hanya membutuhkan waktu 16 jam untuk mengelilingi bintang induknya.

Diberi nama TOI-2109b, planet tersebut termasuk dalam kategori yang disebut sebagai Jupiter panas. Planet dalam kategori tersebut memiliki susunan kurang lebih sama seperti Jupiter, tetapi mengorbit lebih dekat dengan bintang induk.

Meskipun para ahli telah mengidentifikasi lebih dari 400 Jupiter panas hingga saat ini, tim ilmuwan menyebut tidak ada planet seperti TOI-2109b.

Energi Jupiter. [NASA]
Energi di Planet Jupiter, sebagai ilustrasi [NASA]

"Semuanya konsisten menjadi sebuah planet dan kami menyadari kami memiliki sesuatu yang sangat menarik dan relatif langka," kata Avi Shporer, ilmuwan planet ekstrasurya di Massachusetts Institute of Technology (MIT), seperti dikutip Space.com pada Selasa (30/11/2021).

Baca Juga: China Bangun Reaktor Nuklir Luar Angkasa, 100 Kali Lebih Kuat dari NASA

Shporer dan tim ahli membuat penemuan tersebut dalam data yang dikumpulkan oleh Transiting Exoplanet Survey Satellite (TESS) NASA, yang telah mengorbit Bumi sejak April 2018.

TESS dapat menemukan planet yang mengorbit bintangnya dengan sangat cepat, karena teleskop mengamati satu petak langit selama sekitar satu bulan sebelum bergerak.

Satelit ini tidak melihat planet secara langsung, sebaliknya TESS mengamati penurunan kecil berirama dalam kecerahan yang menandai sebuah planet.

Dalam kasus TOI-2109b, penurunan itu terjadi setiap 16 jam, lebih cepat daripada yang ditemukan oleh para ilmuwan hingga saat ini.

Bintang TOI-2109b terletak sekitar 855 tahun cahaya dari Bumi di konstelasi Hercules, yang disebut sebagai TOI-2109.

Baca Juga: Astronot Panen Cabe di Luar Angkasa

Pengamatan tersebut juga mengungkapkan karakteristik kunci tentang TOI-2109b. Planet ini memiliki jarak sekitar 2,4 juta km dari bintangnya. Sebagai perbandingan, Merkurius sekitar 24 kali lebih jauh dari Matahari.

TOI-2109b sekitar lima kali lebih masif dan sepertiga lebih besar dari Jupiter, sementara bintangnya memiliki massa serta ukuran dua kali dari Matahari.

Planet baru itu juga menjadi planet ekstrasurya terpanas kedua yang diketahui, dengan suhu siang hari mencapai 3.300 derajat Celsius.

Bagi para ahli, karakteristik yang paling menarik dari TOI-2109b mungkin adalah perubahan orbitnya. Menurut tim peneliti, planet ini perlahan mendekati bintangnya dengan kecepatan tercepat yang pernah dilihat para astronom, antara 10 dan 750 milidetik per tahun.

TESS akan melakukan pengamatan kembali pada Mei dan Juni 2022 terhadap TOI-2109. Para ahli berharap pengamatan tersebut dapat memungkinkan tim untuk mempelajari fenomena pendekatan orbit secara lebih rinci.

Komentar