Array

Elon Musk Diserang Warganet China Gara-gara Stasiun Antariksa Nyaris Ditabrak Starlink

Liberty Jemadu Suara.Com
Selasa, 28 Desember 2021 | 07:05 WIB
Elon Musk Diserang Warganet China Gara-gara Stasiun Antariksa Nyaris Ditabrak Starlink
Elon Musk diserang warganet Chian setelah satelit-satelit Starlink milik perusahaan antariksanya, SpaceX nyaris menabrak Stasiun Antariksa Tiongkok. Foto: CEO Tesla Elon Musk dalam acara peletakan batu pertama pabrik mobil listrik di Shanghai, China, pada 2019. [Xinhua/mii via ANTARA].

Suara.com - Warganet China kompak menyerang Elon Musk, salah satu orang terkaya di dunia, setelah pemerintah Tiongkok melaporkan bahwa stasiun antariksa mereka hampir saja ditabrak oleh satelit-satelit Starlink milik SpaceX.

Pemerintah China pada awal Desember rupanya telah mengajukan keberatan ke Perserikatan Bangsa-Bangsa setelah stasiun luar angkasanya nyaris dua kali ditabrak oleh satelit-satelit Starlink, program konstelasi satelit Spacex, perusahaan antariksa milik Musk.

Insiden itu, demikian menurut Reuters, Senin (27/12/2021) terjadi pada 1 Juli 2021 an 21 Oktober 2021. Badan antariksa China sampai harus membuat stasiun antariksanya bermanuver agar tidak ditabrak oleh satelit-satelit mini Starlink.

"Demi keselamatan, Stasiun Antariksa China harus melakukan manuver untuk menghindari tabrakan," terang pemerintah China dalam dokumen yang ditayangkan di website resmi Kantor Urusan Luar Angkasa PBB.

SpaceX sendiri belum memberikan komentar terkait keberatan dari Beijing tersebut.

Di internet, khususnya di situs media sosial Weibo, para warganet Tiongkok menuding Starlink sebagai senjata perang luar angkasa Amerika. Mereka juga menuding Musk dan perusahaannya tak bertanggung jawab dengan membiarkan satelit-satelitnya membahayakan stasiun antariksa China.

Sejauh ini sudah ada 1.900 satelit kecil Starlink yang beroperasi di orbit rendah Bumi. Satelit-satelit ini berfungsi mirip menara BTS, yakni memancarkan internet ke seluruh dunia.

Di orbit sendiri saat ini ada hampir 30.000 satelit yang beroperasi. Belum lagi sampah-sampah antariksa yang turut mengitari Bumi dan membuat pengoperasian satelit serta stasiun antariksa berawak semakin berbahaya.

China sendiri telah mulai membangun stasiun antariksanya pada April 2021 lalu usai meluncurkan Tianhe, modul paling besar dari infrastruktur luar angkasa bergengsi tersebut. Stasiun tersebut diharapkan rampung pada akhir 2022 mendatang.

Baca Juga: Elon Musk Lebih Pilih Neuralink Ketimbang Metaverse, Apa itu?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI