Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Menuju Indonesia Digital, Akses Internet Cepat Menjadi Fondasi Utama

Fabiola Febrinastri | RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Rabu, 04 Maret 2026 | 22:50 WIB
Menuju Indonesia Digital, Akses Internet Cepat Menjadi Fondasi Utama
Acara Buka Puasa Bersama FiberStar dan Media Partner diisi pemaparan dan diskusi yang menghadirkan Yudo Satrio, Network Planning Department Head FiberStar (paling kanan) (Dok: FiberStar)

Suara.com - Di masa sekarang, kebutuhan manusia akan koneksi internet telah menjadi bagian penting, bahkan tidak terpisahkan dari aktivitas sehari-hari, mulai dari rumah. PT Mega Akses Persada (FiberStar) adalah penyedia infrastruktur jaringan optik nasional yang menghadirkan layanan konektivitas berkualitas tinggi bagi sektor residensial, komersial, dan korporasi di seluruh Indonesia.

Sebagai penyedia infrastruktur fiber optik nasional berbasis konsep neutral carrier yang melayani operator, ISP, pelaku bisnis, dan ekosistem digital lintas sektor melalui pengembangan jaringan backbone, metro, dan last-mile, FiberStar menyediakan konektivitas jaringan yang aman, stabil, dan mudah diintegrasikan dengan berbagai layanan digital.

Dalam acara buka puasa FiberStar bersama media partner di Other Half, Jakarta Pusat, pada Selasa (4/3/2026), Network Planning Department Head FiberStar, Yudo Satrio, mengungkapkan bahwa sepanjang 2025 jumlah homepass FiberStar meningkat menjadi 3.360.119 titik, naik dari 2.303.553 pada 2024 atau tumbuh 45,9% (YoY). Pada saat yang sama, capaian home connected melonjak menjadi 489.211 pelanggan tersambung, dari 322.150 pada 2024 atau tumbuh 51,9% (YoY), lebih cepat dibanding laju pertumbuhan homepass.

Struktur jaringan serat optik untuk perkotaan dan daerah (Dok: FiberStar)
Struktur jaringan serat optik untuk perkotaan dan daerah (Dok: FiberStar)

Kondisi ini tercermin pada rasio pemanfaatan jaringan atau take rate (home connected dibanding homepass) yang naik dari sekitar 14,0% pada 2024 menjadi sekitar 14,6% pada 2025. Peningkatan ini menggambarkan utilisasi infrastruktur yang makin sehat, seiring meningkatnya penetrasi layanan para mitra ISP dan pelaku usaha yang memanfaatkan jaringan FiberStar sebagai tulang punggung operasional digital di berbagai area strategis.

“Yang kami jaga bukan hanya seberapa luas jaringan bertambah, tapi seberapa efektif jaringan itu dipakai. Pada 2025, pertumbuhan home connected lebih cepat dibanding pertumbuhan homepass. Ini menunjukkan utilisasi makin solid dan jaringan yang dibangun benar-benar dimanfaatkan,” paparnya.

Sejalan dengan tren ini, panjang jaringan FiberStar kini mencapai 64.497.562 meter atau sekitar 64.498 km. Pengembangan dilakukan melalui trase baru dan penguatan berlapis dari backbone, jaringan metro, hingga last-mile bersama mitra strategis untuk memperkuat konektivitas antarwilayah serta menjaga konsistensi kualitas layanan di area dengan pertumbuhan permintaan tinggi.

“Utilisasi yang sehat harus ditopang desain jaringan yang siap dari hulu ke hilir. Karena itu kami memperkuat backbone, metro, hingga last-mile agar kapasitas lebih merata dan kualitas tetap konsisten ketika trafik tumbuh,” kata Yudo Satrio.

Dalam kesempatan yang sama, FiberStar menyampaikan rencana penguatan infrastruktur hingga 2026. Selain melanjutkan perluasan homepass secara bertahap, perusahaan menargetkan peningkatan penetrasi layanan dan utilisasi infrastruktur melalui penguatan kolaborasi dengan mitra ISP dan pelaku usaha, serta penyelarasan ekspansi dengan kapasitas backbone dan jaringan metro agar setiap perluasan dapat dieksekusi lebih efektif dan siap memenuhi lonjakan permintaan layanan digital.

Sebagai bagian dari rencana ini, FiberStar menetapkan target pembangunan sekitar 750.000 homepass baru sepanjang 2026 sebagai langkah menjaga momentum pertumbuhan sekaligus memperluas akses konektivitas di wilayah prioritas.

“Untuk 2026, fokus kami bukan hanya menambah cakupan, tetapi juga mendorong penetrasi dan utilisasi jaringan agar investasi infrastruktur makin produktif bagi mitra dan relevan bagi kebutuhan digital masyarakat. Sebagai neutral carrier, kami ingin mitra bisa lebih cepat memperluas layanan, sementara kami memastikan fondasinya siap dan andal,” tegas Yudo Satrio.

FiberStar menambahkan bahwa tantangan seperti proses perizinan, kondisi konstruksi lapangan, hingga ketidakseimbangan permintaan antarwilayah telah diantisipasi melalui berbagai mitigasi agar pembangunan berjalan tepat waktu dan berkelanjutan.

“Eksekusi di lapangan memiliki banyak variabel, sehingga mitigasi harus disiapkan sejak tahap perencanaan agar rollout tetap on-track dan pembangunan berkelanjutan,” imbuhnya.

Sebagai penyedia infrastruktur netral yang melayani operator, ISP, pelaku bisnis, hingga ekosistem digital lintas sektor, FiberStar menyatakan akan terus mengambil peran dalam pemerataan akses broadband di Indonesia melalui pembangunan jaringan yang merata dan berkelanjutan, sejalan dengan kebutuhan konektivitas nasional yang terus berkembang.

FiberStar juga menegaskan komitmennya untuk mendukung transformasi digital masyarakat Indonesia, termasuk sektor ekonomi kerakyatan. Saat berbincang dengan Suara.com, Yudo Satrio menyatakan perusahaan turut bermitra dengan sejumlah kementerian hingga Starlink, layanan internet satelit berkecepatan tinggi dan latensi rendah milik SpaceX yang didirikan Elon Musk.

“Untuk daerah terpencil atau sulit dijangkau, kami mendukung kebutuhan UMKM dan BUMDes karena pelaku usaha tidak lepas dari kebutuhan e-commerce. Saat itu nama kementerian masih Kominfo sebelum berubah menjadi Komdigi. UMKM yang kami dukung antara lain Batik Trusmi di Cirebon,” jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Harita Nickel Gerakkan Roda Ekonomi Kerakyatan

Cara Harita Nickel Gerakkan Roda Ekonomi Kerakyatan

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 17:34 WIB

Dari Kajian Sampai Bazaar UMKM, Hijrahfest Ramadan 2026 "Comeback Stronger" Hadir di Jakarta

Dari Kajian Sampai Bazaar UMKM, Hijrahfest Ramadan 2026 "Comeback Stronger" Hadir di Jakarta

Lifestyle | Sabtu, 28 Februari 2026 | 19:51 WIB

Alasan ASUS ExpertBook P1 P1403 Cocok untuk Pebisnis UMKM

Alasan ASUS ExpertBook P1 P1403 Cocok untuk Pebisnis UMKM

Tekno | Jum'at, 27 Februari 2026 | 14:47 WIB

Sepanjang 2025, TJSL PLN Peduli Jangkau Lebih dari 700 Ribu Penerima Manfaat di Seluruh Indonesia

Sepanjang 2025, TJSL PLN Peduli Jangkau Lebih dari 700 Ribu Penerima Manfaat di Seluruh Indonesia

Bisnis | Rabu, 18 Februari 2026 | 17:55 WIB

BRI Peduli Salurkan Bantuan Sarana Produksi untuk Dukung UMKM Kreatif Sumbar

BRI Peduli Salurkan Bantuan Sarana Produksi untuk Dukung UMKM Kreatif Sumbar

Bisnis | Senin, 16 Februari 2026 | 12:45 WIB

PNM Raih Apresiasi Internasional, Komitmen Perluas Pemberdayaan Perempuan Lewat Orange Bonds

PNM Raih Apresiasi Internasional, Komitmen Perluas Pemberdayaan Perempuan Lewat Orange Bonds

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 20:36 WIB

Terkini

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 14:51 WIB

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:51 WIB

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:33 WIB

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:26 WIB

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 11:17 WIB

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 10:47 WIB

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB