Waspadai Peretasan, Jangan Simpan Kata Sandi di Chrome!

Dythia Novianty

Senin, 03 Januari 2022 | 07:12 WIB
Waspadai Peretasan, Jangan Simpan Kata Sandi di Chrome!
Ilustrasi Google Chrome di desktop. [Shutterstock]

Suara.com - Sebuah peringatan keras keluar dari para ahli yang melarang untuk menyimpan kata sandi (password) di Chrome.

Pasalnya, banyak hacker (peretas) menargetkat pekerja jarak jauh yang hingga kini masih berlaku.

Dilansir laman New York Post, Senin (3/1/2022), menurut klaim para ahli, peretas memangsa orang yang bekerja dari rumah untuk mendapatkan kata sandi yang disimpan di browser web.

Menyimpan kata sandi seperti Chrome dan Edge adalah praktik yang cukup umum dan biasanya dianggap cukup aman.

Mereka dirancang untuk menghilangkan kerumitan mengingat detail login untuk setiap situs yang digunakan.

Tapi sekarang, peneliti TI memperingatkan agar tidak menggunakan fitur seperti itu di browser apa pun karena peretasan yang baru-baru ini yang membahayakan perusahaan.

Ilustrasi Peretasan. [Pete Linforth/Pixabay]
Ilustrasi Peretasan. [Pete Linforth/Pixabay]

Peretas tampaknya mengeksploitasi pekerja kantoran di Inggris dan AS dipaksa bekerja dari rumah di tengah pandemi virus corona yang sedang berlangsung.

Menurut pakar keamanan AhnLab, seorang karyawan yang bekerja dari jarak jauh menjadi korban saat mereka menggunakan VPN untuk mengakses jaringan perusahaan mereka.

Orang tersebut dengan polosnya melakukan pekerjaan mereka pada perangkat yang dibagikan dengan orang lain yang tinggal bersama mereka, tanpa menyadari bahwa perangkat tersebut telah terinfeksi malware pencuri informasi yang disebut Redline Stealer.

baca juga

Hal ini menyebabkan detail akun dan kata sandi sensitif dari berbagai situs dicuri, termasuk informasi untuk mengakses VPN perusahaan.

Peretas kemudian menggunakannya untuk masuk dan mengorek data bisnis pribadi tiga bulan kemudian.

Dan lebih buruk lagi, komputer memiliki perangkat lunak antivirus yang diinstal tetapi malware dapat mengatasinya.

Ilustrasi kata sandi email. [Shutterstock]
Ilustrasi kata sandi email. [Shutterstock]

“Meskipun fitur penyimpanan kredensial akun dari browser sangat nyaman, karena ada risiko kebocoran kredensial akun pada infeksi malware, pengguna disarankan untuk tidak menggunakannya dan hanya menggunakan program dari sumber yang jelas,” kata AhnLab.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Mematikan Pelacakan Google ke Data Kamu

Cara Mematikan Pelacakan Google ke Data Kamu

Tekno | Kamis, 11 November 2021 | 07:55 WIB

Segera Periksa Gmail dan Hotmail! Ada Peretasan Besar ke Pusat Data

Segera Periksa Gmail dan Hotmail! Ada Peretasan Besar ke Pusat Data

Tekno | Jum'at, 05 November 2021 | 08:34 WIB

Duh! 89 Persen Kata Sandi Orang Indonesia Masih Lemah

Duh! 89 Persen Kata Sandi Orang Indonesia Masih Lemah

Tekno | Rabu, 03 November 2021 | 14:50 WIB

Cara Lindungi Bisnis UMKM dari Peretas Ala Google

Cara Lindungi Bisnis UMKM dari Peretas Ala Google

Tekno | Rabu, 27 Oktober 2021 | 00:19 WIB

BSSN Dibobol, Indonesia Butuh UU Keamanan Siber

BSSN Dibobol, Indonesia Butuh UU Keamanan Siber

Tekno | Selasa, 26 Oktober 2021 | 23:50 WIB

Situs BSSN Diretas, Kepercayaan Publik Pada Pemerintah Bisa Kian Lemah

Situs BSSN Diretas, Kepercayaan Publik Pada Pemerintah Bisa Kian Lemah

Tekno | Selasa, 26 Oktober 2021 | 18:28 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×