Cara Lindungi Bisnis UMKM dari Peretas Ala Google

Liberty Jemadu, Lintang Siltya Utami

Rabu, 27 Oktober 2021 | 00:19 WIB
Cara Lindungi Bisnis UMKM dari Peretas Ala Google
Laman mesin Google Indonesia diakses pada Rabu (14/12) [Google Indonesia/Suara.com].

Suara.com - Bisnis semakin berkembang seiring dengan perkembangan internet dan pelaku UMKM harus menyadari pentingnya keamanan online bagi bisnis agar terhindar dari hacker atau peretas.

Risiko keamanan online terbaru mencakup phising, di mana hacker menyamar sebagai perusahaan atau orang terkenal.

Kepala Hubungan Publik Asia Tenggara Google, Ryan Rahardjo, hacker umumnya menggunakan email phising yang akan mengecoh pengguna untuk mengklik link berbahaya. Jika pengguna tidak waspada, kredensial login atau informasi akun pengguna dapat dicuri oleh hacker.

"Google memiliki sistem proteksi keamanan yang secara otomatis dapat mengidentifikasi ancaman dengan tingkat akurasi 99,9 persen," kata Ryan, dalam acara virtual keamanan siber untuk UMKM pada Selasa (26/10/2021).

Pelaku UMKM juga dapat menggunakan layanan Google untuk mengamankan bisnis dan privasi di internet.

Berikut ini cara melindungi bisnis untuk UMKM ala Google:

  1. Memeriksa dan mengelola kata sandi
    Pengguna dapat menyimpan kata sandi di Akun Google menggunakan layanan https://passwords.google.com/

  2. Melindungi akun dengan verifikasi dua langkah
    Dengan verifikasi dua langkah, setiap kali pengguna masuk ke Akun Google, pengguna akan memerlukan sandi dan kode verifikasi.

    Hal ini berfungsi untuk menambahkan lapisan keamanan ekstra dalam bisnis. Verifikasi dua langkah dapat dilakukan melalui g.co/2SV.

  3. Lakukan pemeriksaan keamanan dan privasi
    Pelaku UMKM dapat mengamankan akun dan privasi Akun Google dengan mengakses situs g.co/SecurityCheckup dan g.co/PrivacyCheckup.

    Lewat pemeriksaan keamanan, pengguna dapat memasukkan email dan nomor telepon pemulihan jika akun pengguna terkunci atau jika Google menemukan aktivitas yang mencurigakan.

    Selain itu, pengguna juga dapat mengetahui perangkat apa saja yang terhubung ke dalam Akun Google.

  4. Aktifkan pemblokir pop-up
    Untuk memblokir pop-up, buka Chrome di komputer > klik Lainnya di kanan atas > klik Setelan > di bagian Privasi dan Keamanan, klik Setelan situs > Klik Pop-up dan pengalihan > di bagian Diizinkan, cari situs > di sebelah kanan situs, klik Lainnya > Blokir.

Tak hanya itu, Google juga memberi tahu apa yang harus pengguna lakukan jika perangkat diretas. Pengguna dapat mengikuti tips di bawah ini:

  • Putuskan sambungan perangkat dari kabel WiFi atau internet.

  • Pindai perangkat dan hapus semua virus yang terdeteksi.

  • Jika disusupi atau jika pengguna tidak yakin hacker telah berhasil masuk, segera ubah kata sandi.

  • Hubungi bank jika data keuangan pengguna terancam disusupi.

Pengguna juga dapat mengetahui jika perangkat telah diretas. Umumnya, pengguna akan menyadari kehilangan sejumlah uang, mendapatkan banyak pesan dari pihak mencurigakan, dan toolbar dan add-on browser yang tidak diinginkan.

Selain itu, munculnya pop-up atau software yang tidak diinstal oleh pengguna serta orang lain melihat pengguna mengirim postingan aneh atau permintaan yang tidak pernah pengguna kirim.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Produk UMKM Makin 'Naik Kelas', Percetakan Digital Kini Makin Fleksibel

Bikin Produk UMKM Makin 'Naik Kelas', Percetakan Digital Kini Makin Fleksibel

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 21:10 WIB

Perkuat Inklusi Keuangan, bank bjb Raih Anugerah Inovasi Pengembangan Ekonomi dan UMKM

Perkuat Inklusi Keuangan, bank bjb Raih Anugerah Inovasi Pengembangan Ekonomi dan UMKM

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:28 WIB

Bos-bos Kecil di Negeri Besar: Potret Gagal Negara Membuka Lapangan Kerja

Bos-bos Kecil di Negeri Besar: Potret Gagal Negara Membuka Lapangan Kerja

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 17:00 WIB

KDMP Berpeluang Ekspor, Tapi Belum Jadi Prioritas

KDMP Berpeluang Ekspor, Tapi Belum Jadi Prioritas

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 09:58 WIB

Ekonomi Digital RI Diproyeksi Capai 340 Miliar USD di 2030, UMKM Mulai Ikut Andil

Ekonomi Digital RI Diproyeksi Capai 340 Miliar USD di 2030, UMKM Mulai Ikut Andil

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 07:35 WIB

Kemendagri Dorong Penguatan UMKM Kerajinan Nasional melalui Rakernas

Kemendagri Dorong Penguatan UMKM Kerajinan Nasional melalui Rakernas

News | Selasa, 22 September 2026 | 12:27 WIB

Menuntut Dampak Nyata BRICS: Mampukah QRIS dan UPI India Berkolaborasi demi Pedagang Kaki Lima?

Menuntut Dampak Nyata BRICS: Mampukah QRIS dan UPI India Berkolaborasi demi Pedagang Kaki Lima?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:51 WIB

UMKM Sudah Bisa Produksi, Kini Pemerintah Fokus Buka Akses Pasar

UMKM Sudah Bisa Produksi, Kini Pemerintah Fokus Buka Akses Pasar

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 09:25 WIB

Pengusaha Mau Genjot Ekonomi Daerah, UMKM Dipacu Naik Kelas

Pengusaha Mau Genjot Ekonomi Daerah, UMKM Dipacu Naik Kelas

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 08:19 WIB

Ironi Buah Nusantara: Dulu Pangan Sehari-hari, Kini Jadi "Kemewahan" Kecil?

Ironi Buah Nusantara: Dulu Pangan Sehari-hari, Kini Jadi "Kemewahan" Kecil?

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 07:25 WIB

Terkini

Transaksi BRI Ini Bisa Kasih Kamu Voucher Tokopedia Rp100 Ribu

Transaksi BRI Ini Bisa Kasih Kamu Voucher Tokopedia Rp100 Ribu

Bri | Kamis, 24 September 2026 | 15:27 WIB

Rambut Rontok dan Ketombe? Ini 4 Rekomendasi Hair Tonic Ampuh Beserta Reviewnya!

Rambut Rontok dan Ketombe? Ini 4 Rekomendasi Hair Tonic Ampuh Beserta Reviewnya!

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 15:27 WIB

Delhi Diteror Geng Pemerkosa India, Korbannya Cewek 17 Tahun

Delhi Diteror Geng Pemerkosa India, Korbannya Cewek 17 Tahun

News | Kamis, 24 September 2026 | 15:26 WIB

Gepeng di Pekanbaru Banyak Pendatang, Dinsos: Bukan Cari Nafkah Tapi untuk Kaya

Gepeng di Pekanbaru Banyak Pendatang, Dinsos: Bukan Cari Nafkah Tapi untuk Kaya

Riau | Kamis, 24 September 2026 | 15:23 WIB

Perjuangan PMI di Taiwan Kini Lebih Tenang Berkat Inovasi Finansial BRI

Perjuangan PMI di Taiwan Kini Lebih Tenang Berkat Inovasi Finansial BRI

Bri | Kamis, 24 September 2026 | 15:22 WIB

UMKM Perempuan Mulai Berbenah, Buka Toko Online hingga Siapkan Strategi Pemasaran Digital

UMKM Perempuan Mulai Berbenah, Buka Toko Online hingga Siapkan Strategi Pemasaran Digital

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 15:22 WIB

Korban Dugaan Keracunan MBG di Batang Tembus 300 Orang, RS Sampai Penuh

Korban Dugaan Keracunan MBG di Batang Tembus 300 Orang, RS Sampai Penuh

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 15:20 WIB

RI Kuasai 80% Pasokan Rotan Global, Pemerintah Larang Ekspor Mentah lewat Hilirisasi

RI Kuasai 80% Pasokan Rotan Global, Pemerintah Larang Ekspor Mentah lewat Hilirisasi

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 15:20 WIB

Dugaan Napi Huni 'Rumah Apartemen' di Lapas Cibinong, Ditjenpas Klaim Rumah Dinas

Dugaan Napi Huni 'Rumah Apartemen' di Lapas Cibinong, Ditjenpas Klaim Rumah Dinas

Bogor | Kamis, 24 September 2026 | 15:19 WIB

Heboh Buku 'Memburu Muhammad', Polda Metro Jaya Turun Tangan Usut Dugaan Penistaan Agama

Heboh Buku 'Memburu Muhammad', Polda Metro Jaya Turun Tangan Usut Dugaan Penistaan Agama

News | Kamis, 24 September 2026 | 15:17 WIB

×