Array

Meteorit Mars Terbukti Simpan Molekul Organik, Tanda Kehidupan?

Jum'at, 14 Januari 2022 | 11:16 WIB
Meteorit Mars Terbukti Simpan Molekul Organik, Tanda Kehidupan?
Meteorit Mars Allan Hills 84001 (ALH 84001). [NASA]

Suara.com - Para ilmuwan mengungkap bahwa meteorit Mars Allan Hills 84001 atau juga dikenal sebagai ALH 84001 terbukti menyimpan molekul organik.

Batuan itu ditemukan di Allan Hills, Antartika, pada 1984. Penelitian lebih lanjut telah mengungkap bahwa meteorit merupakan dampak dari ledakan di Mars sekitar 17 juta tahun lalu yang terlempar ke Bumi pada 13.000 tahun lalu.

Pada temuan terbaru, para ahli mengungkap adanya molekul organik di meteorit Mars. Sayang, itu bukanlah tanda-tanda kehidupan.

Molekul organik itu terbentuk dalam reaksi kimia antara air dan batu di Mars sekitar empat miliar tahun yang lalu.

Menurut para peneliti, temuan ini dapat menjelaskan asal-usul blok bangunan kehidupan di Bumi awal.

Molekul organik umumnya mencakup senyawa karbon, oksigen, nitrogen, belerang, dan elemen lainnya.

Planet Mars. [NASA]
Planet Mars. [NASA]

Senyawa organik sering dikaitkan dengan kehidupan, tetapi itu juga dapat muncul karena aktivitas abiotik atau non-biologis.

"Menemukan sesuatu yang baru di meteorit memberi jalan untuk memahami pengamatan yang dilakukan selama bertahun-tahun sebelumnya," kata Andrew Steele, ahli astrobiologi di Carnegie Institution for Science, dilansir Space.com, Jumat (14/1/2022).

Selama bertahun-tahun, para ilmuwan berdebat tentang bagaimana bahan kimia organik dalam ALH 84001 terbentuk.

Baca Juga: Kejutan Tahun Baru, Tianwen 1 China Mengambil Foto Selfie di atas Mars

Beberapa menilai adanya faktor abiotik, seperti aktivitas gunung berapi atau dampak kosmik, serta kehidupan purba di Mars.

Untuk membantu memecahkan misteri ini, para peneliti menganalisis mineral kecil di dalam meteorit.

Tim menemukan bahwa senyawa organik dalam meteorit itu terkait dengan mineral seperti serpentin.

Serpentine adalah mineral berwarna hijau tua yang diasosiasikan dengan lingkungan yang dulunya basah.

Temuan ini menunjukkan bahan kimia organik di ALH 84001 mungkin terbentuk karena interaksi air-batuan serupa dengan yang diketahui terjadi di Bumi.

Proses itu disebut serpentinisasi dan terjadi ketika batuan vulkanik yang kaya besi atau magnesium secara kimiawi berinteraksi dengan air yang bersirkulasi, sehingga mengubah sifat mineralnya dan menghasilkan hidrogen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI