facebook

Apa Itu Ekuiluks? Fenomena Astronomi yang Bisa Dirasakan di 36 Kota di Indonesia Mulai 20 Januari 2022

Chyntia Sami Bhayangkara
Apa Itu Ekuiluks? Fenomena Astronomi yang Bisa Dirasakan di 36 Kota di Indonesia Mulai 20 Januari 2022
Ilustrasi Fenomena Ekuiluks, apa itu ekuiluks (Pexels)

Apa itu ekuiluks? fenomena astronomi ini terjadi di Indonesia mulai 20 Januari 2022. Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Suara.com - Sejumlah wilayah di Indonesia akan mengalami fenomena astronomi yang bernama ekuiluks mulai 20 Januari 2022. Fenomena ini akan dialami oleh tiga ibu kota dan 36 lokasi di lima provinsi di Indonesia.

Periode ekuiluks akan berlangsung mulai dari 20 Januari 2022 hingga 26 Februari 2022. Lalu apa perbedaan fenomena ekuiluks dengan ekuinoks beserta daftar kota yang merasakannya? Simak ulasannya berikut ini.

Apa Itu Ekuiluks?

Dikutip dari laman Edukasi Sains Antariksa, fenomena ekuiluks sendiri merupakan fenomena ketika panjang siang tepat sama dengan panjang malam yakni 12 jam. Fenomena ekuiluks ini bisa terjadi selama beberapa hari, minggu hingga beberapa bulan sebelum atau setelah ekuinoks. Ekuinoks adalah fenomena astronomi ketika lintasan semu harian matahari berhimpitan dengan garis Khatulistiwa.

Baca Juga: Jangan Minum Vitamin D Keseringan, Ini yang Terjadi pada Tubuh Bila Berlebihan!

Ekuiluks sendiri tidak memiliki dampak yang signifikan kepada manusia. Namun, langit akan mulai tampak lebih terang ketika terjadi aram beberapa menit sebelum matahari terbit maupun saat matahari terbenam.

Hal ini dikarenakan oleh pembiasan sinar matahari ke atmosfer sehingga ketika matahari terbenam, langit tidak langsung gelap dan sebaliknya matahari tidak langsung terang pada saat matahari terbit.

Berdasarkan informasi melalui laman Edukasi Sains Antariksa, aram merupakan masa waktu ketika masih terdapat cahaya alami dari langit yang langsung menerima sinar matahari dan langsung memantulkannya ke sebagian permukaan bumi pada waktu fajar dan senja sedangkan matahari masih berada di pandangan cakrawala.

Fenomena ini bisa terjadi dua kali setahun. Ekuiluks akan terjadi kembali pada 15 Oktober hingga 18 November mendatang. Berdasarkan informasi melalui situs LAPAN, ada tiga ibu kota provinsi yang mengalami fenomena ini yakni Tanjung Selor (Kalimantan Utara) pada 27 Januari 2022, Medan (Sumatera Utara) pada 10 Februari 2022 dan Banda Aceh (Nanggroe Aceh Darussalam) pada 25 Februari 2022.

Selain tiga ibu kota tersebut, ada 36 kota lain yang mengalami fenomena ekuiluks pada 20 Januari 2022 – 26 Februari 2022.

Baca Juga: Usai Matahari Buatan, Ilmuwan China Kini Berencana Buat Replika Bulan

1.  Subulussalam (NAD): 20 Januari

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar