Eksperimen, Ilmuwan Sukses Tumbuhkan Kembali Kaki Katak yang Hilang

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 27 Januari 2022 | 14:21 WIB
Eksperimen, Ilmuwan Sukses Tumbuhkan Kembali Kaki Katak yang Hilang
Ilustrasi kodok. (Pixabay/@JillWellington)

Suara.com - Para ilmuwan berhasil menumbuhkan kembali kaki seekor katak yang hilang dengan campuran obat-obatan eksperimental.

Katak cakar Afrika yang tidak dapat meregenerasi anggota tubuhnya secara alami itu, dirawat dengan obat-obatan hanya selama 24 jam.

Kondisi ini memicu periode 18 bulan pertumbuhan kembali kaki katak yang dapat berfungsi.

Uji coba ini meningkatkan prospek bahwa di masa depan obat dapat digunakan untuk mengaktifkan kemampuan regenerasi serupa.

Namun, belum diterapkan pada pasien manusia untuk memulihkan jaringan atau organ yang hilang karena penyakit atau cedera.

"Fakta bahwa hanya diperlukan paparan singkat terhadap obat-obatan untuk memicu proses regenerasi menunjukkan bahwa katak dan mungkin hewan lain memiliki kemampuan regeneratif yang tidak aktif, namun dapat dipicu untuk bereaksi," kata Nirosha Murugan dari Tufts University di Massachusetts.

Kembalinya kaki katak yang hilang. [The Guardian]
Kembalinya kaki katak yang hilang. [The Guardian]

Dilansir dari The Guardian, Kamis (27/1/2022), banyak makhluk yang mampu meregenerasi beberapa anggota badan, termasuk salamander, bintang laut, kepiting, dan kadal.

Manusia sendiri memiliki beberapa kemampuan regeneratif, seperti hati dapat tumbuh kembali ke ukuran penuh setelah dibelah dua.

Namun, hilangnya anggota tubuh yang besar dan kompleks tidak dapat dipulihkan dengan proses alami apa pun pada mamalia.

baca juga

Pembentukan jaringan parut yang cepat melindungi manusia dari kehilangan darah dan infeksi, namun proses itu juga mencegah pertumbuhan kembali.

Dalam penelitian terbaru ini, para ahli mengamputasi kaki belakang katak dan menutupi lukanya dengan tutup silikon yang berisi lima obat.

Masing-masing obat memiliki fungsi yang berbeda, termasuk mengurangi peradangan dan produksi kolagen untuk menghentikan pertumbuhan jaringan parut.

Obat-obatan tersebut juga bertujuan untuk mendorong pertumbuhan serat saraf baru, pembuluh darah, dan otot.

Percobaan itu dilakukan pada lusinan katak dan banyak dari hewan tersebut memiliki pertumbuhan kembali jaringan.

Banyak yang menumbuhkan kembali kaki yang hampir berfungsi penuh, jaringan tulang, dan struktur seperti jari kaki di ujung anggota badan.

Ilustrasi katak. (Pexels)
Ilustrasi katak. (Pexels)

Tak hanya itu, anggota tubuh yang tumbuh kembali dapat bergerak, merespons sentuhan, dan katak dapat menggunakannya untuk berenang.

Para ilmuwan kini berharap untuk melakukan penyempurnaan lebih lanjut dan mungkin di masa depan, pengobatan serupa dapat diterapkan pada mamalia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Ilmuwan Genius Sepanjang Masa dalam Buku Rahasia Cara Belajar Einstein

Mengenal Ilmuwan Genius Sepanjang Masa dalam Buku Rahasia Cara Belajar Einstein

Your Say | Senin, 03 Januari 2022 | 17:30 WIB

Perbedaan Pernapasan Berudu dan Katak karena Tempat Hidupnya

Perbedaan Pernapasan Berudu dan Katak karena Tempat Hidupnya

Tekno | Selasa, 28 Desember 2021 | 12:21 WIB

Klasifikasi Makhluk Hidup: Pengertian, Tujuan, Tahapan

Klasifikasi Makhluk Hidup: Pengertian, Tujuan, Tahapan

Tekno | Minggu, 26 Desember 2021 | 17:15 WIB

Ilmuwan Menemukan Misteri Kehidupan di Bawah Antartika

Ilmuwan Menemukan Misteri Kehidupan di Bawah Antartika

Tekno | Rabu, 22 Desember 2021 | 05:47 WIB

Ilmuwan: Jika Kucing Manusia, Mereka Mungkin Psikopat

Ilmuwan: Jika Kucing Manusia, Mereka Mungkin Psikopat

Tekno | Rabu, 08 Desember 2021 | 09:47 WIB

BRIN Temukan dua Spesies Katak Baru dari Sumatra

BRIN Temukan dua Spesies Katak Baru dari Sumatra

Tekno | Senin, 15 November 2021 | 17:03 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×