Activision Blizzard dan Epic Games Setop Jual Produk di Rusia

Dythia Novianty, Dicky Prastya

Senin, 07 Maret 2022 | 15:44 WIB
Activision Blizzard dan Epic Games Setop Jual Produk di Rusia
Ilustrasi logo Epic Games. [Shutterstock]

Suara.com - Activision Blizzard dan Epic Games mengumumkan bahwa perusahaan berhenti menjual produknya di Rusia.

Aksi ini menambah daftar panjang perusahaan game yang menghukum Rusia atas invasinya ke Ukraina.

Activision yang pertama kali mengumumkan kebijakan itu. President dan COO Activision Blizzard, Daniel Alegre dalam surat terbukanya menyatakan bahwa perusahaan melarang gamers Rusia melakukan transaksi, baik itu penjualan maupun pembelian dalam game.

Surat Alegre tidak menjelaskan game mana yang dilarang dijual di Rusia, entah itu dalam bentuk fisik maupun digital, sebagaimana diungkap The Verge, Senin (7/3/2022).

Alegre juga menawarkan beberapa bantuan untuk para karyawannya yang terkena dampak perang Rusia-Ukraina.

"Kami melakukan segala kemungkinan untuk membantu karyawan dan keluarga mereka yang terkena dampak langsung dari tragedi ini," tulis Alegre.

Cuitan Epic Games. [Twitter]
Cuitan Epic Games. [Twitter]

"Jika Anda atau teman membutuhkan dukungan, jangan ragu untuk menghubungi manajer anda atau kepala SDM setempat. Saya juga ingin mengingatkan anda bahwa program bantuan karyawan kami tersedia bagi mereka yang membutuhkan dukungan selama masa sulit ini," sambung dia.

Tak lama setelah Activision, Epic Games juga mengumumkan kebijakan pelarangan penjualan di Rusia.

Namun, mereka masih memperbolehkan gamers Rusia mengakses produknya.

baca juga

"Epic menghentikan penjualan dengan Rusia di dalam game kami sebagai tanggapan atas invasinya ke Ukraina," ujar Epic dalam akun Twitter @EpicNewsroom.

Tidak jelas apakah larangan Epic Games ini berlaku untuk transaksi mikro, game, atau keduanya.

Activision Blizzard sendiri adalah perusahaan game yang mengembangkan permainan seperti Call of Duty.

Sementara Epic Games adalah adalah perusahaan pengembang game yang menerbitkan produk seperti Fortnite.

Activision Blizzard
Activision Blizzard

Keduanya bergabung dengan beberapa perusahaan game lain seperti EA Games yang menghapus tim Rusia dari game FIFA dan NHL, hingga CD Projekt Red selaku pengembang Cyberpunk 2077 yang melarang penjualan game fisik dan digital di Rusia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Microsoft Akuisisi Perusahaan Game Activision Blizzard Senilai Rp 986 Triliun

Microsoft Akuisisi Perusahaan Game Activision Blizzard Senilai Rp 986 Triliun

Tekno | Rabu, 19 Januari 2022 | 10:58 WIB

Wow! Activision Blizzard Dapatkan Rp 17,6 Triliun dari Microtransactions

Wow! Activision Blizzard Dapatkan Rp 17,6 Triliun dari Microtransactions

Tekno | Senin, 02 November 2020 | 21:00 WIB

Hitman Jadi Game Gratis di Epic Games Store, Buruan Sikat!

Hitman Jadi Game Gratis di Epic Games Store, Buruan Sikat!

Tekno | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 19:05 WIB

Siap Rilis, Game PC Crysis Remastered Eksklusif di Epic Games Store?

Siap Rilis, Game PC Crysis Remastered Eksklusif di Epic Games Store?

Tekno | Selasa, 25 Agustus 2020 | 15:20 WIB

Tinggal Klaim, Ini 2 Game Gratis dari Epic Games Store

Tinggal Klaim, Ini 2 Game Gratis dari Epic Games Store

Tekno | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 19:35 WIB

Hapus Fortnite, Apple dan Google Digugat Epic Games

Hapus Fortnite, Apple dan Google Digugat Epic Games

Tekno | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 16:03 WIB

Terkini

Teaser Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Dirilis, Kisah Ale Ingin Akhiri Hidup

Teaser Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Dirilis, Kisah Ale Ingin Akhiri Hidup

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Paling Anjlok se-Asia Hari Ini, Ditutup di Level Rp17.847

Rupiah Paling Anjlok se-Asia Hari Ini, Ditutup di Level Rp17.847

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 16:13 WIB

Cara Menurunkan Desil Online Pakai HP, Begini Langkah Mudahnya!

Cara Menurunkan Desil Online Pakai HP, Begini Langkah Mudahnya!

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 16:11 WIB

PDIP Soal Syarat Capres: Setuju Minimal 2 Parpol, tapi Harus Ada Batas Maksimal

PDIP Soal Syarat Capres: Setuju Minimal 2 Parpol, tapi Harus Ada Batas Maksimal

News | Senin, 21 September 2026 | 16:11 WIB

Nonton Ulang Your Name: Saat Gen Z Terhubung dengan Banyak Orang, tapi Merasa Kesepian

Nonton Ulang Your Name: Saat Gen Z Terhubung dengan Banyak Orang, tapi Merasa Kesepian

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 16:08 WIB

12 Cara Cepat Mendinginkan HP Panas Agar Tak Sampai Meledak

12 Cara Cepat Mendinginkan HP Panas Agar Tak Sampai Meledak

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 16:05 WIB

7 Makanan-Minuman yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Tidur, Bisa Bikin Susah Terlelap

7 Makanan-Minuman yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Tidur, Bisa Bikin Susah Terlelap

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 16:05 WIB

Sinyal Peluncuran Yamaha NMAX Turbo Facelift Menguat untuk Model 2027

Sinyal Peluncuran Yamaha NMAX Turbo Facelift Menguat untuk Model 2027

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 16:05 WIB

3 Pilihan Kompor Tanam Rinnai Paling Murah untuk Dapur Sempit

3 Pilihan Kompor Tanam Rinnai Paling Murah untuk Dapur Sempit

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 16:05 WIB

Pemilik Restoran Bongkar Sogok Polisi Rp1,75 Miliar Demi Bisnis Esek-esek Tak Diganggu

Pemilik Restoran Bongkar Sogok Polisi Rp1,75 Miliar Demi Bisnis Esek-esek Tak Diganggu

News | Senin, 21 September 2026 | 16:05 WIB

×