facebook

Pelatnas Esports untuk SEA Games Vietnam Masuki Tahap Dua, Fokus ke Kerja Sama

Liberty Jemadu
Pelatnas Esports untuk SEA Games Vietnam Masuki Tahap Dua, Fokus ke Kerja Sama
Sejumlah atlet mengikuti Pemusatan Latihan Nasional atau Pelatnas Esports untuk SEA Games 2021 Vietnam di Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (7/3/2022). [ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/rwa]

Para atlet esports yang berasal dari klub berbeda akan digembleng untuk lebih solid dalam kerja sama.

Suara.com - Pemusatan latihan nasional atau pelatnas esports Indonesia untuk SEA Games Vietnam yang akan digelar di Hanoi telah berlanjut ke tahap kedua dengan berfokus pada penguatan kerja sama tim.

Manajer tim nasional atau timnas esport Indonesia, Tjahyono, mengatakan akan membangun chemistry antara anggota tim karena hal tersebut penting mengingat para atlet berasal dari klub esport yang berbeda.

"Skill kemampuan mereka tidak perlu disangsikan lagi, hanya sekarang pada tahap kedua ini kita fokuskan kepada bagaimana menguatkan kerja sama tim, mental dan motivasi mereka," ujar Tjahyono di Jakarta, Jumat (8/4/2022).

Terkait dengan Ramadhan saat ini, Tjahyono mengatakan durasi untuk melatih skill tetap sama, namun latihan fisik bergeser dari sebelumnya pagi menjadi sore hari jelang berbuka puasa.

Baca Juga: PBESI Pangkas Atlet Esports SEA Games Vietnam, AoV dan League of Legends

Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI) telah menggelar pelatnas sejak awal Maret, dengan tahap pertama berlangsung 1-10 Maret 2022. Fokus Pelatnas tahap pertama adalah untuk melatih dan menyiapkan seluruh anggota kontingen.

Pelatnas tahap kedua dilaksanakan dari 28 Maret hingga 9 Mei 2022 dan berfokus pada pelatihan para atlet yang dinyatakan terpilih untuk diberangkatkan ke SEA Games Vietnam.

Pelatnas esport telah menghasilkan 66 orang atlet terpilih dari 10 nomor game cabang esport.Namun, pemerintah melalui tim review Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional (PPON) Kementerian Pemuda dan Olahraga melakukan perampingan jumlah kontingen yang diberangkatkan ke SEA Games Vietnam untuk seluruh cabang olahraga, termasuk esport.

Dari hasil review tim PPON, PBESI akhirnya memutuskan untuk membatalkan keikutsertaan di empat nomor game.

"Kita ingin semua berangkat, namun kembali lagi tentunya ada cabor-cabor lain. Menpora telah menetapkan kita 38 dari 66 orang yang kita siapkan, kita harus bersyukur," ujar Tjahyono.

Baca Juga: Persija Esports Diresmikan, Siap Berprestasi di Turnamen Valorant Tingkat Dunia

Dengan pembatalan keikutsertaan empat nomor tersebut, timnas esport akan mengikuti enam nomor lainnya, yaitu PUBG Mobile tim, PUBG Mobile solo, Mobile Legends: Bang-Bang, FIFA Online 4, Crossfire dan Free Fire.

Dari enam nomor pertandingan tersebut, PBESI mengirimkan 38 atlet dan 12 ofisial. Esport menjadi cabang olahraga terbanyak di atas sepak bola dalam pengiriman kontingen SEA Games Vietnam.

"Mewakili Badan Timnas, saya meminta doa restu kepada seluruh masyarakat Indonesia agar seluruh cabang olahraga yang akan bertanding dalam SEA Games bisa memperoleh hasil maksimal dan dapat mengharumkan nama bangsa Indonesia di event internasional," ujar Tjahyono. [Antara]

Komentar