facebook

Apa Itu Cloudflare? Sempat Bikin Layanan Internet Tak Bisa Diakses saat Down

Farah Nabilla
Apa Itu Cloudflare? Sempat Bikin Layanan Internet Tak Bisa Diakses saat Down
Cloudflare

Layanan internet yang sempat tak bisa diakses pada Selasa (21/6) berhubungan dengan Cloudflare.

Suara.com - Beberapa layanan berbasis internet di dunia yang menggunakan Cloudflare seperti Discord, Valorant, dan beberapa situs global mengalami gangguan dan tidak bisa diakses (down) pada Selasa (21/6/2022) siang kemarin. Usut punya usut hal tersebut karena tumbangnya layanan Cloudflare. Apa itu Cloudflare?

Berdasarkan laporan dari situs web pemantau gangguan layanan internet, Downdetector, sebagian besar penyebab layanan internet down karena gangguan yang terjadi pada server internal Cloudflare. Lalu apa itu Cloudflare sebenarnya? Yuk simak penjelasannya berikut ini. 

Apa Itu Cloudflare?

Cloudflare adalah perusahaan teknologi asal Amerika Serikat yang menyediakan layanan pembuatan infrastruktur internet berupa server yang berfungsi untuk mengirimkan konten internet ke layar pengguna atau biasa dikenal CDNs (Content Delivery Networks). Selain itu Cloudflare juga menyediakan layanan sistem keamanan untuk situs web agar tidak kena serangan Distributed Denial-of-Service (DDoS) yang bisa mengakibatkan situs web tidak bisa diakses oleh pengguna.

Baca Juga: Apa Itu Virtual? Kebiasaan Baru Seiring Pesatnya Perkembangan Teknologi

Sebagai gambaran sederhana, Cloudflare bertindak sebagai penghubung antara pengunjung dan server website. Tujuannya supaya website terhindar dari serangan berbahaya yang dilakukan oleh pengunjung website.

Pada umumnya, pengunjung website dibagi menjadi 3 jenis yang di antaranya:

1. Visitor, yang diartikan sebagai pengunjung (dalam arti umum).

2. Robot, yaitu program yang mengunjungi wesbite untuk memindai setiap halaman website sehingga dapat menghabiskan bandwith server.

3. Attackers, adalah pihak yang ingin melakukan serangan pada website. 

Baca Juga: PPDB di Gunungkidul Terkendala Jaringan Internet

Dengan menggunakan layanan Cloudflare, website dijamin aman dari berbagai serangan maupun aktivitas yang dapat merusak performa website. Selain itu, Cloudflare juga melayani semua request ke website dan dapat menawarkan layanan yang lebih berguna bila dibandingkan dengan CDN lain.

Perusahaan besar yang menggunakan server Cloudflare di antaranya seperti platform transaksi kripto BlockFi, marketplace Blibli, Shopify, Chanva dan sebagainya. Sementara itu ketika server Cloudflare mengalami gangguan,  maka tentu saja akan berpengaruh terhadap layanan yang menggunakan jasanya. 

Namun gangguan skala masif tersebut telah berhasil diidentifikasi dan ditangani oleh pihak Cloudflare. Walau belum jelas penyebab tumbangnya Cloudflare, mereka mengeklaim layanannya telah kembali berjalan normal. Kekinian, situs maupun aplikasi yang menggunakan layanan Cloudflare sudah bisa diakses kembali. 

Fungsi Cloudflare

Cloudflare punya beberapa fungsi yang sangat penting, seperti:

1. Mengarahkan visitor pada koneksi yang paling cepat. Dengan adanya layanan Cloudflare, maka visitor dapat diarahkan pada data center terdekat sehingga website dapat diakses dua kali lebih cepat jika dibandingkan tanpa menggunakan Cloudflare.

2. Mengawasi lalu lintas berbahaya pada website. Layanana Cloudflare dapat menerima permintaan akses dan menganalisa apakah pengunjung tersebut berbahaya atau tidak. Hal itu dapat dilihat dari IP,  resource yang diakses dan seberapa sering melakukan akses tersebut ke situs website. Jika tampak seperti ancaman, maka Cloaudflare akan memblokirnya.

3. Sebagai cache konten statis. CloudFlare berfungsi sebagai cache konten statis untuk website, misalnya gambar,  CSS, JavaScript dan lain-lain.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Komentar